AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Pertemuan dengan Ray Mahawira


__ADS_3

Tari mengetuk pintu ruangan Kinara.


"Masuk ... " , titah Kinara.


Tari pun masuk dan menutup kembali pintu ruangan tersebut.


"Ra ... mereka udah sampe Loby ... ",


nampak Tari semangat memberi tau Kinara bahwa yang akan bekerja sama dengan perusahaan mereka telah sampai.


"Oke ... ", nampak Kinara juga bersiap-siap menyambut kedatangan mereka.


Kinara dan Tari keluar dari ruangan itu bersamaan dan menuju depan lift. Kinara dan Tari akan menyambutnya.


"Ting .. " , terdengar bunyi lift.


Keluarlah beberapa orang dari dalam lift tersebut. Bisa dibilang 2 orang pengawal keluar terlebih dahulu. Setelah itu, wanita cantik dengan pakaian yang cukup seksi dan ...


Tampak pria tampan dan gagah dengan tubuh yang tinggi tegap, ikut berjalan dibelakang wanita tersebut. Wanita manapun yang melihatnya pasti akan terpana.


Tari menggeser tubuhnya mendekati Kinara.


"*ya ampun Raaaa ... ganteng bangetttt !!! baru kali ini gw liat cowok ganteng didepan mata kepala gw sendiri, bukan didalem TV* .. ", oceh Tari sambil berbisik.


Rasanya Tari sudah hampir meleleh, melihat sosok laki-laki yang sedang berjalan menuju kearah dimana Kinara dan Tari sedang bediri.


"dalam bayangan tuh gw kira udah tuwir tapi ternyata, OMG huuhhhh ... ", ocehnya lagi sambil melemah.


"Tolong jaga sikap !!! ... ",


Jawab Kinara tegas, membuat Tari melihat Kinara tak percaya akan jawabannya. Tari pun menjauhi lagi tubuhnya dari Kinara.


"ngga asyik loe Ra .. ", Tari mendengus kesal.


Kinara pun tersenyum menyambut kedatangan orang-orang yang sudah ada dihadapannya.


"Selamat datang diperusahaan kami, perkenalkan saya Kinara Azalea, Direktur Utama PT. MCM dan ini Tari Prapitasari sekretaris pribadi saya .. ",


Kinara dan Tari saling berjabat tangan bergantian.


"saya Ray Mahawira, Direktur Utama PT. Cakrawala Global United, dan ini Sektretaris pribadi saya Monalisa. Perkenalkan ... "


Mereka pun kembali berjabat tangan.


ya ... lelaki yang ada dihadapan Kinara itu bernama Ray Mahawira. Mungkin bagi kalangan perusahaan manapun siapa yang tak mengenali sosok pria ini. Pengusaha besar sekaligus CEO termuda yang selalu berada diatas angin. Karena kecerdasannya dan kemampuannya mengelola perusahaan, sehingga mengalahi perusahaan manapun.


Mungkin bagi Kinara nama Ray Mahawira sedikit asing ditelingannya. Karena, Kinara lebih menyibukkan dirinya dengan perusahaan-perusahaan yang hanya menjalin kerja sama dengan perusahaannya, dan tidak ingin terlalu mencari tau hal yang tidak penting bagi dirinya ataupun yang menyangkut tentang perusahaanya.


Tari yang berdiri disebelah Kinara terkagum-kagum dengan sosok laki-laki yang ada dihadapannya, begitu juga dengan perasaannya. Tapi berbeda dengan Kinara, entah kenapa perasahaan Kinara biasa saja saat berhadapan dengan lelaki yang bernama Ray ini, bahkan dengan lelaki manapun dan setampan apapun. Karena dihati dan pikiran Kinara masih ada bayang-bayang Noval.


Lain halnya dengan Ray. Karena tujuan Ray yang sebenarnya adalah untuk mengetahui dan mengenal lebih dalam siapa sosok Kinara Azalea ini. Karena nama Kinara Azalea pun tak kalah menjadi perbincangan perusahaan-perusahaan lain.


Karena kinara pun sosok wanita yang masih muda, cantik, smart, dan sudah sukses memimpin perusahaannya pada usia 26 tahun saat ini.


Ini yang membuat Ray penasaran dengan sosok yang bernama Kinara Azalea.


Pada saat pertama kali Ia melihat Kinara adalah diluar Ekspektasi. Dari penampilan, wajah, riasan wajah dan cara berpakaiannya, sangat berbeda dari wanita manapun.


ya ... walaupun Kinara seorang Direktur Utama, tapi penampilan Kinara sehari-hari biasa saja dan tidak pernah berlebihan. Itu yang membuat Ray kagum pada saat pertama kali melihat Kinara.


"Baik kalo begitu kita langsung saja keruangan Meeting ... "


Kinara mengajak Ray dan yang lainnya menuju ruang rapat, dimana nanti Kinara yang akan memimpin dan menjelaskan tentang perusahaannya sendiri tanpa dibantu oleh Sekretarisnya Tari.

__ADS_1


Mereka semua pun masuk keruangan meeting tersebut dan duduk ditempatnya masing-masing. Acara rapat pun dimulai dan dalam waktu setengah jam Kinara pun mengakhiri presentasinya.


"Sekian penjelasan dari saya, terima kasih ... ",


Kinara mengakhiri presentasinya dengan senyumannya yang manis, membuat Ray terkesima.


Tari dan Monalisa ( Sekretaris Ray ) bertepuk tangan melihat Kinara mengakhiri penjelasan tentang perusahaannya, hanya Ray yang tidak bertepuk tangan, karena terkesima.Namun Ray langsung sadar pada saat mendengar suara tepuk tangan itu.


Ray tersenyum pada Kinara, tapi yang salah tingkah adalah Tari. Karena sedari tadi pun Tari terus memperhatikan Ray.


"Saya tidak perlu lagi penjelasan atau menjaskan tentang perusahaan anda atau perusahaan saya. Karena saya mau mulai sekarang perusahaan kita bekerja sama .. ",


Ray pun beranjak dari duduknya, mengulurkan tangannya hendak menyalami tangan Kinara.


Kinara pun tak percaya, akan semudah ini perusahaan sebesar itu mau dan menerima kerjasama dengan perusahaannya.


Senyum Kinara mengembang tak percaya dan dengan semangat membalas jabatan tangan Ray, membuat Ray pun tak percaya akan sosok Kinara yang ada dihadapannya sekarang. Ada sedikit rasa bergetar dalam hati Ray melihat wajah Kinara yang dihiasi dengan senyum manisnya.


"Terima kasih Pak, terima kasih banyak .. !!! ",


ucap Kinara.


Acara meeting pun selesai. Kinara dan Ray juga telah selesai melakukan tanda tangan perjanjian kerjasama antara perusahaan.


"Maaf, untuk para sekretaris bisa tinggalkan saya dengan bu. Kinara sebentar ??? ... ",


Ucap Ray sambil beranjak dari duduknya.


Kinara tersentak dan menatap Ray, Kinara pun ikut berdiri. Tak lama, Tari dan Monalisa bergegas keluar ruangan meninggalkan Kinara dan Ray.


"Maaf, saya menyuruh mereka berdua keluar ... ",


Ucap Ray sambil tersenyum.


"Panggil saya Ray, dan saya bolehkan memanggil anda dengan KINARA ... ",


tanya Ray, membuat Kinara bingung.


"Owhhh ... tidak apa-apa, dengan senang hati RAY MAHAWIRA ... ",


Kinara menjawab dengan tenang dan tersenyum.


"Kenapa anda menjadi gugup, tidak seperti tadi pas menjelaskan presentasi ... ",


tanya Ray sedikit menggoda dengan senyumnya.


"Tidak ... ",


Kinara ikut tersenyum.


"Baiklah kalau begitu ... itu saja, semoga kita bisa menjalin hubungan kerjasama dengan baik .. ",


ada maksud lebih dari pernyataan Ray tersebut.


"Owhhh ... tentu saja, semoga kita bisa menjadi rekan bisnis yang baik pula ... ",


jawab Kinara.


"Bolehkah saya mengajak anda untuk makan siang dilain waktu ??? ... ",


tanya Ray.


Lagi-lagi membuat Kinara bingung akan pertanyaan dari pria yang ada didapannya.

__ADS_1


"Owhhh .. tentu saja Pak .. eemmm, maaf Ray .. suatu kehormatan bagi saya dan dengan senang hati ... ",


"Baiklah kalau begitu, sampai bertemu kembali .. ",


Lagi dan lagi Ray mengulurkan tangannya.


"Baik ... sekali lagi terima kasih banyak .. ",


Kinara membalas uluran tangan Ray.


Kinara dan Tari mengantarkan Ray, sekretarisnya dan 2 orang pengawal tadi sampai depan lift dimana Kinara dan Tari menyambutnya tadi.


Pintu lift terbuka, Ray dan orang-orang kepercayaannya masuk kedalam lift tersebut. Mereka semua tersenyum membuat tanda perpisahan.


Kinara dan Tari masuk keruang pribadi Kinara.


"ya ampun Raaaa ... loe liat ngga sih tadi pak Ray, ganteng bangettttt ... gw rela deh jadi istri simpenannya atau selingkuhannya ... ",


Tari berjalan menuju sofa yang ada dirungan Kinara dengan senyum menyeringai sambil menghempaskan tubuhnya pada sofa tersebut.


"Iya loe mau ... dianya mau ngga ??? ... ",


jawab Kinara meledek.


"Loe ko' gitu sih Ra, bukannya dukung ke ... bantuin dekettin ke ... apa ke ... ",


Tari beranjak dari tidurnya yang baru saja, karena mendengar jawaban Kinara yang masih mengejek.


"yang mau sama pak. Ray itu pasti banyak, bukan loe doank ... loe liat aja tuh tadi sekretarisnya. Sekretarisnya aja ngelebihin loe ... " ,


Kinara meledek lagi.


"Jahat loe Ra ... ",


tampak Tari kesal, karena bibirnya yang sudah maju.


"udah udah ... yuk akhhh ... ",


Kinara meraih tasnya, sambil berjalan menuju arah pintu.


"mau kemana ??? ... "


Tari pun langsung berdiri bingung.


"gw traktir makan siang ... ",


"srius ... ??? ",


"2 rius buat loe ... ",


Kinara mengangkat jarinya.


"bisa aja ngerayu gw kalo lagi badmoot .. "


Tari langsung beranjak dari duduknya dengan girang, menggelayuti lengan Kinara.


"yeeeee siapa yang ngerayu loe, pedeeee ... ",


Kinara dan Tari pun tertawa bersama.


...----------------...


Jangan Lupa Kasih Like & Comentnya ya temanΒ², trima kasihhh ... πŸ™πŸ˜Š

__ADS_1


__ADS_2