AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
"Darah Rendah !!! ... "


__ADS_3

"gimana keadaan ibu kami dok' ??? ... ",


tanya Kinara dan kak Nina bersamaan, saat dokter telah selesai memeriksa keadaan sang bunda.


"Beliau mengalami darah rendah, mungkin akibat kelelahan atau terlalu banyak beban yang sedang dipikirkan !!! ... ",


jelas dokter, membuat Kinara dan kak Nina termenung seketika, mengingat kembali apa yang sedang dipikirkan oleh sang bunda


"saya akan memberikan beberapa resep obat dan kalian bisa tebus dibagian farmasi ... ",


ucap sang dokter lagi, yang diangguki oleh Kinara dan kak Nina.


Setelah selesai, Kinara, kak Nina dan bunda keluar dari ruang pemeriksaan. Lalu Kinara menyuruh kak Nina dan bunda untuk menunggunya terlebih dahulu, karena Kinara sendiri yang akan kebagian farmasi.


"Bunda sama kak Nina tunggu disini aja yah, biar aku yang ke bagian farmasi tebus obatnya ... ",


ucap Kinara berlalu pergi.


Saat menunggu racikan obat selesai, Kinara mengeluarkan ponselnya kembali dari dalam tasnya. Dan kali ini, Kinara akan menghubungi Noval untuk yang kesekian kalinya, namun tetap saja, nomer yang dihubungi oleh Kinara belum juga aktif.


"Mungkin dia udah tidur, pasti dia kecapean. Seharian kerja, pulang kerja jalan-jalan tadi, terus ... anterin aku pulang !!! ... ",


ucap Kinara pada dirinya sendiri dalam hati,


***


Kini Kinara, kak Nina dan bunda sudah kembali pulang kerumah.


Kinara dan kak Nina membaringkan sang bunda ditempat tidurnya.


"Nara ... kamu istirahat aja sana, udah malam. Pasti kamu capek banget, biar bunda kakak yang jagain ... ",


saran kak Nina,


"nggak apa-apa kok Kak, Nara tidur sama bunda aja. Kak Nina tidur sama Nuca aja, kasian Nuca sendirian ... ",


Kinara mengelak,


"Nuca ada bibi, udah kamu sana tidur, biar bunda sama kakak, ",


paksa kak Nina pada Kinara.


"iya Nak, kamu istirahat aja sana, pasti capek. Menempuh jarak yang jauh, terus nganterin bunda kerumah sakit ... lagian bunda kan ada kak Nina ... ",


setelah sang bunda yang berbicara, akhirnya Kinara pun luluh dan Ia menuruti perintah kak Nina dan bunda,


"yaudah, Nara ke kamar dulu yah ... ",


ucap Kinara pamit untuk istirahat terlebih dahulu dikamarnya dan meninggalkan kamar sang bunda.


***


"Vall ... Woyyy ... bangun, udah jam 6 lewat nih !!! ... ",


seru Agam mebangunkan sahabatnya yang memang nampak kelelahan, karena tak biasa Noval tidur sampai seperti ini.

__ADS_1


"Mentang-mentang semalem abis ngadate sam bos gw, tidur sampe ke bablasan !!! ... ",


ucap Agam meledek Noval,


"Apaan sih loe, nggak jelas !!! ... ",


balas Noval yang kini setengah tersadar dan berusaha untuk segera bangkit dari rasa kantuknya.


Noval pun bergegas mempersiapkan dirinya menjalani rutinitas kesehariannya untuk bekerja.


Saat Noval hendak melangkah keluar dari kamarnya, Ia baru menyadari jika ponselnya tertinggal dan dalam keadaan lowbat.


"ya ampun, lowbat lagi. Pasti Kinara semalem nelpon !!! ... ",


gumam Noval, namun Ia pun segera mencari cahrger ponselnya, dan setelah menemukannya Ia memasukkannya kedalam ransel kerja dan segera melaju ke kantor.


***


Mungkin Kinara memang-memang benar-benar merasa lelah, karena aktifitas kemarin dan langsung menuju kerumah sang bunda, setelah mendengar kabar bahwa sang bunda tengah sakit.


Kini Kinara terbangun dari tidurnya. Ia pun meraih ponselnya diatas nakas.


"ya ampun, udah jam 9 !!! ... ",


Kinara terkejut melihat jam yang tertera diponselnya. Tanpa melihat berapa banyaknya panggilan telpon yang masuk.


Kinara pun segera turun dari tempat tidurnya dan segera menuju kamar sang bunda.


"Bunda !!! ... ",


"Naraaa ... kamu udah bangun Nak' !!! ... ",


jawab sang bunda melihat Kinara yang kini langsung menggelendotinya.



"Udah bund, bunda gimana ??? ... udah mendingan ??? ... ",


tanya Kinara,


"udah ... "


jawab sang bunda dengan perangainya yang halus.


Kinara dan bunda saling terdiam beberapa saat. Namun tiba-tiba Kinara kembali berbicara,


"Nara janji, suatu saat Nara akan bawa Andre kehadapan bunda !!! ... ",


ucap Kinara, membuat sang bunda diam seketika, seolah-olah memang Kinara sudah mengetahui apa penyebab sang bunda jatuh sakit.


"Maafin Nara ya bund, ",


Kinara yang menyadari akan perkataannya, segera meminta maaf pada sang bunda,


"iya sayang, makasih yah ... ",

__ADS_1


jawab bunda yang langsung mengeluarkan air matanya.


Kinara dan sang bunda yang masih dalam keadaan suasana haru, harus terganggu dengan nada dering dari ponsel Kinara.


Kinara pun langsung melihat ponselnya, untuk mengetahui siapa yang menelponnya, dan ternyata Tari, sekretaris sekaligus sahabatnya.


"Kamu angkat dulu sana !!! ... ",


titah sang bunda yang diangguki oleh Kinara. Kinara pun segera keluar dari dalam kamar bunda.


"Hallo ... ",


jawab Kinara dengan suara yang terdengar lesu,


"Nara ... loe kemana sih, gw telpon nggak diangkat-angkat !!! ... ",


Tari pun langsung berkicau, setelah panggilan telponnya yang sedari tadi, baru terjawab oleh Kinara.


Kinara pun menarik nafasnya panjang dan membuangnya kasar, memasang kuda-kuda untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan Tari nanti.


"Huufffttttt ... nyokap gw sakit, semalem kak Nina nelpon gw, dan gw balik kerumah bunda malam itu juga, tapi bunda cuma kecapean aja kok, sory yah ... gw baru bangun tidur, jadi gw baru pegang hp ... ",


jelas dan jawab Kinara, membuat Tari disebrang sana diam seketika akan penuturan Kinara yang terasa sudah dijawab semua pertanyaan-pertanyaan yang ingin Tari lontarkan nanti,


"owwhhhh ... ",


Tari pun membisu seketika,


"Ada berita apa hari ini ??? ... ",


tanya Kinara pada Tari,


"Nggak ada apa-apa sih, cuma yaaaa .... tadi gw bingung aja, udah hampir siang, loe belum dateng ke kantor, terus gw telpon rumah loe, ngga diangkat-angkat sama bi Sum, terus gw tanya Noval dia juga malah ngga tau !!! ... ",


jelas Tari panjang lebar,


"Eeemmm ... yaudah kalo gitu gw mau mandi dulu yah !!! ... ",


ucap Kinara hendak mengakhiri,


"okee ... ",


balas Tari,


Kinara yang saat ini berdiri diteras balkonnya, termenung mengingat kembali tadi akan penjelas Tari, jika sahabatnya tadi yang menghubungi telpon rumah Kinara yang tidak ada jawaban dari bi Sum dan juga Noval ...


Itu yang ada dipikiran Kinara saat ini sambil memandang jauh.


"Aku telpon rumah dulu deh, takutnya ada apa-apa !!! ... ",


gumam Kinara, memilih menelpon bi Sum terlebih dahulu. Dan ternyata saat Kinara menelponnya, langsung mendapat jawaban dari bi Sum, dan keadaan dirumahnya pun baik-baik saja.


Setelah merasa lega, jika keadaan dirumah baik-baik saja, Kinara kembali memikirkan Noval.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2