AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
"Apa yang harus aku lakukan ya Tuhan ??? " ...


__ADS_3

Setelah mereka berdua sudah didalam mobil, Ray segera mengambil jasnya yang bersih dan Ia kenakan pada Kinara.


Saat Ray memakaikan jasnya, wajah mereka begitu dekat, seketika mata mereka pun beradu pandang.


Ray pun teringat kembali saat-saat kedekatannya bersama Kinara, ya ... kini Ray merasa dirinya sangat jauh dengan wanita yang ada dihadapannya, wanita yang Ia cintai secara tiba-tiba, entah karena dirinya yang mencoba menjauhi Kinara atau Ray yang sudah tau jika Kinara sudah memiliki kekasih dan Ray mencoba menghargai itu ...


Ray menyadarkan dirinya sendiri, namun Kinara tetap memandang Ray dengan tatapan yang sendu,


"Apa yang kamu lakukan ??? ... ",


tanya Kinara sontak membuat Ray mengernyitkan dahinya bingung akan pertanyaan Kinara.


"Maksud kamu ??? ... ",


Tanya Ray balik, karena seharusnya Ray yang bertanya seperti itu pada Kinara,


"Kenapa kamu nolongin aku ??? ... dan seharusnya kamu biarin aku !!! ... ",


ucap Kinara lirih,


Mendengar ucapan Kinara, Ray mengalihkan pandangannya kedepan. Entah apa yang dipikirkan oleh Ray, walaupun bukan Kinara saat ini, Ia tetap harus menolongnya ... atau karena cinta ??? ...


Ray kembali menatap Kinara,


"Seharusnya aku yang bertanya, apa yang kamu lakukan ditempat seperti, lalu kamu duduk diam ditengah-tengah jalan dan derasnya hujan !!! ... kamu ngga takut kamu sakit, Atau ada kendaraan lain yang lewat dan ngga melihat keberadaan kamu yang terlalu rendah, itu bahaya Kinara !!! ... ",


ucap Ray dengan sedikit kesal, namun mendengar kata-kata Ray, Kinara hanya diam, justru lagi-lagi mengeluarkan air matanya.


Melihat Kinara yang seperti itu Ray terdiam sejenak, berpikir jika mungkin Kinara sedang ada masalah, ya masalah yang begitu berat, sehingga Kinara bisa melakukan hal bodoh dengan duduk ditengah jalan dan derasnya hujan seperti tadi.


Akhirnya Ray menyalakan mesin mobilnya. Tanpa bertanya lagi pada Kinara, Ia mengantarnya pulang.


"Aku antar kamu pulang !!! ... ",


ucap Ray, namun Kinara masih tetap akan diamnya.


Disepanjang perjalanan Kinara dan Ray saling diam. Ray mencoba memahami kondisi Kinara saat ini. Ray takut, jika Ia banyak bertanya pada wanita yang ada disampingnya, justru itu akan membuat Kinara semakin mengingat masalahnya.


***


Langkah Noval yang begitu cepat, kini menjadi setengah berlari, karena mengejar Kinara yang entah dimana saat ini.


Namun saat Noval sudah berada diluar RS, seketika Noval tercengang melihat keadaan diluar. Ya, langit yang begitu gelap dan dilengkapi dengan hujan yang begitu deras.

__ADS_1


"Kinara !!! ... ",


gumam Noval,


"kemana dia ??? ... ",


tanya Noval dalam hati dan diam sejenak,


"Apa mungkin, Cecil sudah sadar saat bersama Kinara ??? ... Lalu dia ngomong sesuatu sama Kinara ??? ... ",


gumamnya lagi dalam hati.


Tanpa berfikir panjang, Noval menerobos hujan yang deras itu. Ia berlalu kearah parkiran dan menaiki motor CBRnya untuk mencari Kinara.


Saat ini Noval sedang mencari Kinara ditengah-tengah hujan. Namun apa yang dicarinya tidak membuahkan hasil, Noval tak menemui Kinara, kekasihnya, pujaannya hatinya.


Dengan perasaan yang berat dan takut akan terjadi sesuatu pada Kinara, Noval pun memutuskan untuk mencoba mendatangi rumah Kinara.


***


Ray pun telah sampai mengantar Kinara hingga depan pintu gerbang rumahnya.


Kinara tidak turun terburu-buru dari dalam mobil Ray, Kinara merasa jika Ray pasti sangat bingung melihat kejadian tadi dan kondisinya yang seperti ini. Namun seketika terlintas kembali dipikirannya untuk tidak menceritakannya pada Ray.


ucap Kinara hendak melepas jas Ray yang sedang Ia kenakan, namun seketika Ray menahan Kinara yang sedang ingin melepas jas tersebut, lagi-lagi perlakuan Ray membuat Kinara menatap laki-laki itu dalam ...


"Sama-sama, dan jas itu bisa kamu kembalikan nanti ... ",


ucap Ray, dan Kinara pun sadar jika dirinya sangat kuyup, sehingga membuat baju yang sedang Ia kenakan sangat basah dan membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas.


Saat Kinara melihat tubuhnya sendiri yang kuyup, justru Ray mengalihkan pandangannya, menghargai wanita yang masih Ia cintai. Saat Ray mengalihkan pandangannya, Kinara melihat itu, dan memahami jika Ray sangat menghargai dirinya ...


"Sekali lagi terima kasih !!! ... ",


ucap Kinara, dan Ray pun tersenyum mengangguk.


Ray turun dari mobilnya, membukakan pintu untuk Kinara. Lagi-lagi Kinara tertegun melihat perlakuan Ray. Tanpa banyak basa basi, Kinara segera masuk kedalam kediamannya. Melihat Kinara yang sudah masuk kedalam rumahnya, Ray pun segera pergi.


"ya Ampun non Nara, non Nara kok basah semua !!! ... non Nara hujan-hujanan ya Non ??? ... ",


tanya bi Sum saat Kinara sudah berada didalam rumah, dengan mimik wajahnya yang terkejut dan khawatir melihat Kinara yang basah dari ujung kepala hingga ujung kakinya ...


Kinara hanya tersenyum menanggapi pertanyaan bi Sum,

__ADS_1


"Saya mau keatas ya bi, mau langsung mandi ... ",


jelas Kinara,


"Iya iya non, nanti bibi buatin teh anget yah non, nanti bibi anter ... ",


ucap bi Sum, dan Kinara pun lagi-lagi hanya mengangguk,


Setelah selesai mandi dengan air hangat dan mengganti pakainya dengan piyama, Kinara segera meneguk teh buatan bi Sum yang sudah tak hangat lagi, karena dirinya yang terlalu lama didalam kamar mandi.


Lalu Kinara berjalan perlahan menuju kasurnya, Ia merebahkan tubuhnya, namun tak lama kemudian Ia memiringkan tubuhnya dan mengingat kembali tentang kata-kata Cecil ...


"Apa yang harus lakukan ??? ... ",


gumam Kinara dalam hati,


"apa aku harus merelakan orang yang aku cintai ??? ... apa aku harus memberikan Noval padanya, setelah aku juga baru mendapatkannya dengan penantian yang begitu lama ??? ... ",


ucap Kinara yang sudah mengeluarkan butiran kristal dari pelupuk matanya,


"Tapi kalo aku menghiraukan Cecil dengan tidak memberikan apa yang dia inginkan, aku juga ngga bisa bahagia diatas penderitaan orang lain !!! ... aku ngga bisa bahagia bersama Noval, jika ada hati yang tersakiti !!! ... ",


ucap Kinara yang mulai terisak,


"Apa aku harus merelakan orang yang aku cintai ??? ... Apa aku harus kehilangan orang yang aku cintai untuk yang kedua kalinya ??? ... Apa yang harus aku lakukan ya Tuhannn ... ",


ucap Kinara sambil memejamkan matanya. Tanpa terasa Ia pun mulai tertidur karena rasa lelah yang Ia rasakan pada hati, pikiran dan raganya.


***


Terdengar suara bell pintu berbunyi, dengan segera bi Sum pun berlari perlahan untuk membukakan pintu.


Setelah mengetahui siapa yang bertamu, lagi-lagi bi Sum terkejut melihat sosok dihadapannya yang juga basah kuyup, sama seperti majikannya tadi,


"Mas ... mas Noval ... ya ampun mas Noval, silahkan masuk mas !!! ... ",


titah bi Sum,


"Terima kasih banyak bi, tapi maaf saya disini aja. Apa Kinaranya ada bi ??? ... ",


tanya Noval.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2