
"Mah ... Pah ... kenalin ini Kinara !!! ... Kinara, kenalin ini adalah kedua orang tua aku ... ",
ucap Ray tersenyum.
"Malam om ... tante. Perkenalkan saya Kinara Azalea ... ",
ucap Kinara tersenyum lembut kepada kedua orang tua paruh baya yang ada dihadapannya dan menyalaminya satu persatu.
"Malam Kinara, kamu cantik sekali !!! ... ",
jawab Anita sambil mengusap pipi Kinara yang lembut, Kinara yang mendapat prilaku seperti itu tiba-tiba terenyuh dan langsung mengingat sang bunda.
"Terima kasih tante atas pujiannya ... ",
balas Kinara,
"Itu bukan pujian, tapi kenyataan ... pantas jika Ray setiap malam memandangi foto kamu !!! ... ",
ucap Anita kembali seraya menggoda Ray dengan lirikan matanya, membuat Kinara terkejut akan kata-kata Anita.
"Apaaaa !!! ... Ray memandangi foto aku setiap malam, foto yang mana ??? ... ",
gumam Kinara dalam hati dan langsung melihat ke arah Ray, karena memang Kinara dan Ray tidak pernah foto atau selfie bersama.
Ray yang mendengar perkataan sang mamah dan melihat sikap Kinara padanya, hanya terdiam menunduk malu, karena memang benar adanya dan Anita yang pernah memergoki dirinya tengah memandangi foto Kinara diponsel miliknya.
"Mamah !!! ... kamu ini apa-apaan sih, bukannya tawarrin minum apa, malah ngegoda kaya gitu ... ",
seru Handoko pada istrinya, karena Ia sudah melihat akan tingkah Kinara dan Ray yang mulai canggung satu sama lain karena ulah istrinya.
"Ray !!! ... Sebaiknya kamu ajak Kinara untuk bertemu dengan om Hendrick dulu, kalian kan baru saja datang ... ",
saran dan titah Handoko pada anaknya.
Ya, ternyata Handoko dan Hendrick adalah sahabat dalam dunia bisnis, dan mereka sudah saling mengenal keluarga mereka satu sama lain, namun mereka tidak memaksakan anak-anaknya untuk saling mengenal jua dan menjodokannya.
"Iya pah ... ",
ucap Ray seraya mengajak Kinara untuk ikut bersama dirinya.
Ray yang langsung melihat keberadaan Hendrick dan sang istri yang tengah berbincang-bincang dengan seorang wanita dan pria yang masih tampak muda jika diperhatikan dari belakang, karena memang pasangan itu membelakangi Ray dan Kinara yang tengan berjalan menghampiri Hendrick dan Rahayu.
Belum sempat Ray sampai dihadapan Hendrick, dengan segera Hendrick menyeru nama Ray, karena memang Ia sudah melihat kedatangan Ray dan Kinara dari jauh untuk menghampirinya.
Seruan Hendrick pun membuat kedua orang yang ada dihadapannya ikut menoleh terkejut tak terkira.
"Kinara ... ",
seru Noval dalam hati, menatap wanita yang ada dihadapan tak percaya.
__ADS_1
"Kinara ... ",
begitu pula dengan Cecil.
Kinara yang melihat Noval dengan Cecil yang kini ada dihadapannya pun menatap tak percaya, membuat kakinya melangkah perlahan.
"Noval !!! ... Cecil !!! ... ",
gumam Kinara masih dengan langkah kakinya yang perlahan, membuat Ray pun ikut mensejajarkan langkahnya.
Kini Kinara dan Ray pun berhadapan dengan orang-orang yang masih tak percaya, dengan apa yang Ia lihat.
Saat Kinara ada dihadapan dengan orang-orang yang ada dihadapannya, terutama Noval. Kinara tak mengedipkan matanya sama sekali, karena benar-benar tak percaya jika dirinya akan bertemu dengan Noval ditempat yang sama.
"Kinara !!! ... ",
seru Cecil tersenyum tak percaya, Kinara hanya tersenyum tipis menanggapi Cecil, karena rasa yang bercampur aduk saat berhadapan dengan Noval.
Terlebih pasti Noval akan berfikir yang tidak-tidak pada Kinara yang bersanding dengan Ray malam ini, walaupun Kinara juga terlebih dahulu meminta izin pada Noval, bahwa malam ini Ia akan menemani rekan bisnisnya.
Kini Kinara benar-benar takut akan perasaannya, perasaan Noval padanya, perasaan yang menyangka dirinya yang tidak-tidak.
"Kinara, ngga nyangka yah kita ketemu lagi malam ini, dan ... ",
kata-kata Cecil pun terhenti saat melihat Ray yang berdiri disebelah Kinara, karena Cecil mengira jika Kinara adalah kekasih dari Ray Rahardian.
"Kalian ... ",
"Ray !!! ... Om kira kamu ngga dateng ke acara hari ulang tahun pernikahan om sama tante ... ",
ucap Hendrick disela-sela pembicaraan Cecil.
"Iya Ray, tante kira kamu ngga dateng !!! ... ",
tambah Rahayu menimpali.
"Ray pasti dateng kok Om tante !!! ... oh iya, ini souvenier kecil-kecilan buat om dan tante !!! ... ",
ucap Ray sambil menyodorkan kotak hitam yang diikat dengan pita berwarna merah.
Dengan perasaan yang bercampur aduk, Noval masih terdiam melihat kejadian yang ada dihadapannya, begitu pula dengan Kinara, raut wajah yang sangat khawatir akan perasaan Noval pada dirinya.
"Cecil, kamu kenal sama wanita yang ada disamping Ray ini ??? ... ",
tanya Hendrick pada anaknya.
"Kenal donk Pah, namanya Kinara ... Dia teman satu kantor sama Noval, iya kan Val !!! ... ",
ucap Cecil sambil melirik Noval, namun Noval masih terdiam.
__ADS_1
"Bukan hanya itu Om, Kinara adalah Direktur Utama diperusahaan PT. MITRA COPIERINDO MANDIRI dan salah satu wanita termuda yang sukses sebagai pemimpin termuda di Jakarta ... ",
pujian Ray disela-sela pembicaraan Hendrick dan Cecil, membuat Noval merasa asing dengan kata-kata yang dilontarkan oleh Ray.
Lagi-lagi Kinara menatap Noval.
"Wahhh ... pinter sekali kamu Ray cari pasangan, udah cantik, sukses, direktur utama lagi !!! ... ",
ucap Rahayu tiba-tiba dan seolah-olah sedang menyindir Noval. Namun Hendrick tak tinggal diam, Ia memberikan kode kepada istrinya agar menjaga sikap dan bicaranya kepada siapapun, termasuk Noval.
Begitu pula dengan Cecil, Ia pun mulai merasa jika sang mamah benar-benar tak menyukai kehadiran Noval.
"Terima kasih tante !!! ... "
jawab Ray yang tiba-tiba merangkul pinggang Kinara yang ramping, betapa terkejut Kinara saat Ray melingkarkan tangannya pada pinggang Kinara, bahkan Ray melakukannya tanpa persetujuan Kinara atau tanpa merasa bersalah sama sekali.
Kinara yang terkejut bukan main akan hal yang dilakukan Ray, langsung menatap kembali Noval untuk yang kesekian kalinya, menatap wajah laki-laki yang amat dicintainya.
Tak kalah dengan Kinara, Noval pun sangat terkejut. Kenapa lelaki yang bernama Ray bisa melakukan hal seperti itu, seperti pasangan kekasih, bahkan Kinara saat meminta izin kepadanya kemarin, jika dia bilang akan pergi bersama rekan bisnisnya.
Kinara yang mulai merasa sangat tak nyaman akan prilaku Ray, mencoba melepaskan tangan Ray dari pinggangnya.
Namun saat Kinara mencoba melepaskannya, justru Ray semakin mengencangkan lingkaran tangan tersebut dan menariknya hingga menempel ke tubuhnya, membuat Kinara memekik terkejut nyaris tak bersuara.
Noval yang benar-benar tak tahan melihat wanita yang sangat dicintainya melakukan hal seperti itu dihadapannya, menahan rasa sakit yang mendalam dalam perasaannya.
Dengan rasa kesal dan sakit hati atas apa yang dirasakannya malam ini, Noval memutar tubuhnya dan pergi berlalu begitu saja, tanpa sepatah kata pamit pada orang-orang yang ada dihadapannya.
Semua orang yang melihat sikap Noval pun terkejut, terutama pada Kinara. Kinara kembali mencoba melepaskan tubuhnya dari pelukan Ray.
"Ray maaf, tolong lepasin aku !!! ... ",
pinta Kinara setengah berbisik pada Ray, Ray pun merasa jika dirinya seperti tak terkendali akan saat-saat mendengar kata-kata Rahayu tadi, karena membanggakan dirinya dan merasa jika Kinara adalah kekasihnya.
Ray pun segera melepaskan tangannya dari pinggang Kinara,
"Maaf Kinara !!! ... ",
ucap Ray merasa bersalah, namun Kinara menghiraukannya dan pergi begitu saja.
Ray, Cecil, Hendrick dan Rahayu nampak bingung, kenapa Noval dan Kinara pergi begitu saja.
Ya, kepergian Kinara bukan tanpa alasan, tapi Kinara pergi untuk mengerjar Noval. Mengejar kekasih yang sebenarnya. Dengan setengah berlari, Kinara segera menghampiri Noval yang hendak menaiki motornya.
"Noval ... Noval tunggu !!! ... ",
ucap Kinara menahan Noval.
...----------------...
__ADS_1
Kritik dan saran ditunggu ya Reader's 🥰
Jangan lupa Likenya, terima kasih ... 🙏😊