
Jam sudah menunjukan pukul 05.00 WIB. Kinara sudah bangun dan bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta. Kinara keluar dari kamarnya dan menuju ke kamar sang bunda.
Namun, Kinara tidak melihat sosok ibunya dikamar tersebut. Kinara menutup kembali pintu kamar yang Ia buka tadi. Ia pun menuju dapur dan disana lah Kinara melihat bunda dan asisten rumah tangganya yang sedang masak untuk sarapan pagi.
"bun .. ",
"Nara ... kamu udah bangun Nak' ??? ... ", bunda menoleh.
"iya bun, nanti jam 5 lewat Kinara berangkat ... ", jawab Kinara sambil duduk di kursi meja makan.
"yaudah, kamu sarapan dulu yah .. bunda siapain dulu ",
"ngga usah bun, Nara minum teh manis anget aja", karena Kinara tak terbiasa sarapan sepagi ini.
"yaudah, bentar yah bunda bikinin dulu ... ",
Bunda pun langsung berjibaku dengan apa yang diperlukan Kinara.
Walaupun sang bunda mempunyai asisten rumah tangga, tapi beliau tidak mau sepenuhnya merepotkan ARTnya tersebut.
"Ini .. kamu angettin perut kamu dulu .. ",
bunda menyodorkan secangkir teh manis hangat dan beberapa potong kue.
"Makasih yah bun .. ", Kinara pun langsung menyantapnya.
"Kenapa subuh-subuh banget sih jalannya ??? ... kenapa ngga nanti aja agak siangan .. ",
tanya bunda yang sudah duduk dihadapan Kinara.
"Iya bun, biar sampe kantor sebelum jam 07.00, kan rapatnya jam 08.00, jadi Nara sama sekretaris Nara bisa siapain bahan buat meeting nanti .. ",
jelas Kinara.
Bunda pun mengangguk, mencoba memahami, walaupun hatinya masih rindu.
"lohhh .. kamu udah bangun ??? .. udah rapi lagi !!! .. ",
tiba-tiba ka Nina muncul dari arah belakang Kinara.
"iya Ka, soalnya nanti jam 08.00 ada meeting penting, jadi nanti aku bisa siapin bahan-bahan buat meeting ",
jelas Kinara lagi.
"oowwhhh .. ",
jawab ka Nina yang selalu memahami keadaan adiknya.
Setelah selesai sarapan, Kinara berpamitan kepada bunda dan kakaknya, tidak lupa juga Kinara melihat terlebih dahulu keponakannya Nuka yang masih terlelap tidur. Kinara pun segera pergi, karena jam sudah menunjukkan pukul 05.10 WIB.
__ADS_1
"Bunda ... Kak ... Kinara pamit dulu yah .. ",
sambil mencium kedua tangan perempuan tersebut.
"Hati-hati yah sayang .. ",
bunda mengusap dan mencium kening Kinara.
"Iya hati-hati yah dek', jalanan masih agak gelap lohhh .. ",
ka Nina pun memeluk Kinara.
"iya Kak .. bun .. yaudah Kinara berangkat yah, assalamu'alaikum .. ",
Kinara pun mulai melangkahkan kan kakinya menuju mobil kesayangannya.
Kinara menyalakan mesin mobilnya, nampak bunda dan ka Nina melambaikan tangannya, Kinara pun membalas. Perlahan mobil Kinara pun menghilang.
***
Kinara pun sampai dikantornya tepat pukul jam 7 pagi. Kinara sengaja langsung menuju kantornya dan tidak pulang terlebih dahulu kerumahnya, karena Kinara takut telat ke acara meetingnya yang dibilang sekretarisnya itu sangat penting.
Kinara langsung menuju keruangan pribadinya. Sebelum memasuki ruangan pribadinya, Kinara terlebih dahulu melewati meja Sekretarisnya.
"Tari !!! ... "
Kinara memanggil Sekretarisnya yang nampak sibuk menyiapkan beberapa dokumen penting untuk acara meeting nanti.
Walaupun Tari dari dulu sangat dekat dengan Kinara, Tari tidak pernah melakukan pekerjaannya dengan semena-mena. Tari tetap profesional dan bertanggung jawab pada saat jam kerja. Itu yang membuat Kinara percaya kepada Tari sebagai Sekretarisnya.
Selama ini Tari lah yang selalu menemani dan membantu Kinara disaat senang maupun susah. Betapa beruntungnya Kinara memiliki sahabat sekaligus Sekretaris seperti Tari.
Tari pun menoleh kearah dimana Kinara berdiri.
"Bu Kinara !!! ... Selamat pagi bu ... ",
Tari pun bergegas dari duduknya untuk memberi hormat dan menyapa atasannya tersebut.
Seperti itulah mereka jika dihadapan banyak karyawannya.
"Bisa ikut keruangan saya sekarang !!! ... ",
Perintah Kinara, Kinara pun berjalan terlebih dahulu.
"Baik bu ... ", kemudian Tari menyusul.
Terlihat Kinara sudah duduk disinggahsananya. Tak lama kemudian Tari masuk keruangan Kinara sambil menutup pintu.
Kinara melihat Tari dan langsung angkat bicara.
__ADS_1
"Loe kenapa sih, kalo ngasih tau apa-apa tuh selalu mendadak. Loe tau ngga bunda kecewa sama gw karena gw udah janji mau nginep 2 hari disana, tapi apa ??? ...
gw ada disini sekarang ... ",
Kinara meluapkan kekesalannya pada Tari, karena memang Tari yang mengatur semua jadwal kegiatan kantor Kinara.
"ya soryyyy Ra ... gw juga bingung kalo nolak. Karena kalo kita kerja sama, sama perusahaan ini bakal ada banyak keuntungan buat perusahaan kita. Jarang banget Ra, perusahaan besar kaya mereka mau kerja sama, sama perusahaan yg ada dibawah perusahaanya ... ",
jelas Tari panjang lebar.
Namun Kinara terdiam sejenak, seolah sedang berfikir.
"Apa nama perusahannya ??? .. "
Tanya Kinara.
"*PT. C*AKRAWALA GLOBAL UNITED ... loe bisa searching ", jawab Tari sambil menunjuk laptop Kinara.
Kinara pun langsung mencari informasi dari perusahaan tersebut. Setelah mengetahuinya Kinara menyandarkan tubuhnya, menenangkan dirinya sejenak.
Tiba-tiba Kinara angkat bicara
"Loe udah siapin bahan-bahan buat meeting nanti ??? ... ",
Tanya Kinara lagi.
"Sudah bos !!! .. ",
jawab Tari sambil mengacungkan kedua tangannya, membuat Kinara melirik kepadanya.
"yaudah gw juga mau siap-siap dulu, sekalian pesenin bubur ayam yah ke Pantry, tadi gw cuma minum teh manis anget aja dirumah bunda ... ",
Pinta Kinara kepada Tari.
"Pantesan dari tadi ngomel ngomel, galak, laperrrr ... ",
Tampak Tari meledek sahabat sekaligus bosnya itu.
"Tarriiiii ... ", Kinara nampak kesal.
"Oke oke bos, siap laksanakan ... ",
Tari meluyur melaksanakan perintah dari Kinara.
Seperti itulah kelakuan Kinara dan Tari jika dibelakang karyawan-karyawannya.
Tak lama kemudian nampak Office girl yang membawa nampan berisi bubur ayam dan air jeruk hangat pesanan Kinara tadi. Itu yang biasa Kinara santap pada saat pagi hari jika Ia tak sempat sarapan dirumahnya.
...----------------...
__ADS_1
Jangan lupa Kritik, Saran, Like & Coment ya teman-teman, terima kasihhh 🙏😉