AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Hari Pertama Masuk Kerja.


__ADS_3

Pagi ini Kinara sudah bersiap untuk pergi ke kantornya.


Ya, ini masih sangat pagi bagi Kinara, karena hari ini Kinara berangkat lebih awal dari biasanya. Sebenarnya kemarin Ia juga berangkat pagi, hanya saja tidak direncanakan seperti hari ini.


Segera Kinara menghampiri bi Sum di dapur, untuk mengambil bekal sarapan paginya.


"ini non bekalnya sudah siap ... ",


ucap bi Sum menyodorkan tas bekal tupperware kepada Kinara.


"makasih ya Bi ... ",


balas Kinara menerima tas bekalnya.


"bi ... saya langsung jalan yah ... ",


"iya non, hati-hati dijalan ya non ... ",


"eeemmm ... non Nara ... ",


bi Sum memanggil Kinara tampak ragu, Kinara pun membalikkan badannya.


"ya Bi ... ",


jawab Kinara lembut.


"eemmm .. maaf non, kebutuhan dirumah sehari-hari hampir habis non ... ",


"owhh, saya kira ada apa bi. Yaudah nanti sepulang saya dari kantor bibi siap-siap aja, nanti kita langsung berangkat ke supermarket, yaudah kalo gitu saya berangkat ya bi ... ",


jelas Kinara.


"baik non ... ",


bi Sum tersenyum lembut sambil menganggukkan kepalanya.


Tak ada rasa penasaran dalam hati bi Sum, kenapa majikannya berangkat sepagi ini. Karena semalam pada saat Kinara hampir sampai didepan pintu kamarnya, Ia kembali menjumpai bi Sum dan berpesan untuk membuatkan bekal sarapan, karena Kinara akan pergi kekantornya pagi-pagi sekali.


Saat Kinara menuju mobil kesayangannya, sudah ada pak Joko yang menyambutnya.


"hati-hati ya non ... ",


ucap pak Joko sambil membukakan pintu mobil,


"iya pak, makasih yah. Saya berangkat .. ",


"sama-sama non Nara, hati-hati Non ... ",


***


Kini Kinara dan kendaraannya sudah membelah jalanan ibu kota Jakarta.


"ternyata kalo jalan sepagi ini enak juga ... ",


gumam Kinara dalam hati, karena biasanya pada saat jam berangkat kekantor, jalanan yang biasa Kinara lewati pasti sudah padat merayap.


Akhirnya Kinara sampai dikantornya, dengan waktu yang tak biasa. Ia masuk kedalam gedung tersebut dan langsung menuju keruangan pribadinya.


Beberapa karyawan yang juga baru datang, terheran-heran melihat Kinara, kenapa direkturnya dari kemarin datang sepagi ini. Hanya saja mereka tidak mau dianggap kepo atau terlalu lancang, ingin mengetahui urusan pribadi orang lain.


Kinara merasa, jika ini adalah tindakan yang tepat agar Ia dan Noval tidak bertemu. Tapi apa iya mungkin Kinara akan berangkat sepagi ini setiap hari ??? ... bagaimana jika ada meeting yang mengharuskan Kinara keluar dari ruangan pribadinya ??? ... bagaimana jika Noval sudah tau jika dirinya adalah direktur utama ditempat perusahaannya bekerja.


Cepat atau lambat Kinara pasti akan bertemu dengan Noval, dan Kinara harus mempersiapkan dirinya sendiri jika berhadapan dengan Noval.


Belum juga memulai pekerjaannya, Kinara sudah merasa pusing dengan urusan pribadinya.


***


Hari ini Noval lebih semangat dari hari biasanya, karena hari ini adalah hari pertama Ia masuk kerja.


"kayanya mulai hari ini, gw punya saingan berat nih !!! ... ",


canda Agam sambil menyikut Noval.


"apaan sih loe ... ",

__ADS_1


elak Noval tersenyum.


"emang ganteng temen gw ... ",


Agam merangkul Noval, dan melihat pantulan mereka berdua pada cermin lemari yang ada dihadapannya.


"yuk akh, keburu siang ... ",


ajak Noval melenggang begitu saja.


"jiaahhh .. semangatnya hari pertama kerja, atau jangan-jangan loe udah udah ngga sabar mau liat cewek-cewek dikantor ??? ... atauuuu, loe mau liat direktur utama kita, iya kaannn ??? ... ",


ucap Agam masih dengan nada mengejeknya.


"apa sih loe, hari ini hari pertama gw masuk kerja yah, jadi gw harus menciptakan kesan yang baik ... ",


"wiisss .. mantap ",


Agam mengacungkan kedua jempolnya.


"cusss lah kalo gitu ... ",


ucap Agam lagi.


Setelah rapi, Noval dan Agam pun menuju garasi, menghampiri motor mereka masing-masing dan melaju ketempat dimana mereka bekerja.


***


Noval dan Agam pun sampai. Mereka langsung masuk kedalam gedung, namun tiba-tiba ponsel Noval berdering. Noval pun segera merogoh kantung celananya dan melihat layar ponselnya.


"Cecil ... ",


gumam Noval menautkan alis dan juga keningnya.


"Hallo ",


ucap Noval, Agam yang mendengarnya menoleh dan ikut berhenti.


"pagi Noval ... ",


ucap Cecil.


balas Noval.


"eemmm ... nanti siang kamu sibuk ngga ???, aku mau ngajak kamu makan siang bareng, gimana ??? ... ",


tanya Cecil.


"eemmm .. gimana yah ",


Noval menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal.


"hari ini, aku pertama masuk kerja Cil, jadi maaf aku mau fokus dulu untuk hari ini, supaya aku bisa menciptakan kesan yang baik dihari pertama aku masuk kerja ... ",


jelas Noval, namun sebenarnya Ia merasa tidak enak hati pada Cecil.


"Hari ini pertama kamu masuk kerja ??? ",


tanya Cecil kaget,


"iya Cil ",


"ya ampun, selamet ya Noval, maaf aku ngga tau kalo hari ini kamu udah mulai kerja, yaudah kalo gitu kamu fokus aja dulu, semoga hari ini menjadi hari keberuntungan buat kamu ... ",


ucap Cecil.


"hemm .. makasih ya Cil .. ",


"tapi kalo besok-besok aku ngajak kamu makan bareng lagi, kamu jangan nolak yah ... ",


"hemm ... iya, "


Ucap Noval tersenyum, sambil menundukkan kepalanya.


"janji yah, yaudah kalo gitu semangat untuk hari ini. Bye ... ",

__ADS_1


seru Cecil.


Sebenarnya Cecil benar-benar ingin mendekati Noval. Mungkin dengan cara Ia sering bertemu dengan Noval, maka Noval pun bisa menciptakan rasa kemistri diantara Noval dan dirinya.


Maka semenjak pertemuan makan siang mereka waktu itu, ada niat dihati Cecil untuk mendekati Noval lebih dekat dan ada rasa lebih dihati Cecil, yaitu ingin memiliki Noval.


Setelah Noval memutuskan sambungan telponnya dengan Cecil, nampak Agam menghampiri Noval.


"Siapa yang nelpon ??? ... ",


tanya Agam.


"Cecil ... ",


"owwhhhh ... yaudah loe jangan ngelirik-lirik cewek disini yah, udah ada yang ngincer loe tuh, mantep lagi tuh cewek ... ",


ledek Agam, Noval berlalu meninggalkan Agam menuju lift.


"ekh ... dia ngambek .. ",


seru Agam.


Kini Noval dan Agam telah sampai dilantai 6, dimana Noval akan bertemu bu. Sarah terlebih dahulu.


Setelah bertemu dengan bu Sarah, ternyata Noval diperintahkan untuk mengupdate dan menginstal semua komputer yang ada dilantai 6. Jika ada komputer yang perlu diganti dengan komputer yang baru maka Noval akan menggantinya juga, dan IT yang satunya lagi diperintahkan bu Sarah dilantai 5.


Noval pun langsung diperintahkan untuk bekerja.


buggg ...


terdengar suara pundak yang berbentur.


"awww ... ",


seorang wanita memekik sakit.


"maaf maaf mbak ... maaf saya ngk liat. Apa ada yang luka ??? ",


tanya seorang pria.


Wanita yang tadinya memekik kesakitan, sekarang seolah matanya sedang ada yang menghipnotisnya.


ya ... saat ini Tari sedang memandangi Noval.


Entah apa yang membuat Tari memandangnya seperti itu.


"maaf mbak, apa ada yang terluka ??? ... ",


tanya Noval lagi.


"ah emm ... ngga ada, ngga ada yang luka ko', cuma kaget aja ",


ucap Tari sambil nyengir, menyadarkan lamunannya.


"mas Noval disini ??? ... emm maksud saya mas Noval kerja dilantai ini ??? ",


tanya Tari, ya Tari sudah mengetahui karyawan baru yang ada dihadapannya saat ini bernama Noval. Karena kemarin Ia sudah membaca terlebih dahulu CV Noval sebelum Kinara membacanya.


Sedangkan Noval, mungkin hatinya bertanya-tanya saat ini. Siapa wanita yang ada dihadapannya saat ini, dan dari mana Ia mengetahui namanya ... Entahlah, namun Noval benar-benar ingin menciptakan kesan yang baik hari.


"iya mbak, bu Sarah menyuruh saya untuk mengupdate dan mengistall semua komputer yang ada dilantai ini ... ",


jelas Noval.


Tari mengangguk mengerti dan mengulurkan tangannya kepada noval seraya memberi selamat.


"selamat yah .. selamat bergabung di PT. MCM "


"terima kasih .. ",


Noval tersenyum membalas uluran tangan Tari. Mereka pun berjabat tangan dan saling permisi untuk memulai pekerjaan mereka masing-masing.


...----------------...


Jangan Lupa Like, Coment dan Vote juga yah 😊

__ADS_1


terima kasihhh 🙏🤗


__ADS_2