AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Pamit


__ADS_3

*M*atahari menampakkan dirinya di tengah kegelapan ...


"Hallo Val ... !!! ",


terdengar disebrang sana seseorang mengakat telponnya.


"Hallo Gam ... ",


jawab Noval.


"Gw udah siap, pagi ini gw berangkat ... ",


seru Noval.


"Oke ... gw kirim alamat kostsan gw sekarang, nanti kalo udah sampe loe telpon gw lagi yah, gw tunggu ... ",


jawab lagi, dari seseorang yang masih bicara dengan Noval disebrang sana.


"Oke ... ",


seru Noval dan menutup telponnya.


Seseorang yang ditelpon Noval adalah sahabat kecilnya yang bernama Agam. Saat berada di Jakarta nanti, Noval akan tinggal 1 kost bersama Agam dan Agam pula yang akan membantu Noval untuk mencari pekerjaan di Jakarta.


Noval pun berdiri dari duduknya, Ia menyambar jaket levis dan meraih tas ranselnya yang cukup besar.


Ia pun berjalan keluar dari kamarnya menuju dimana orang tuanya berada untuk berpamitan.


"Bu ... Pak ... !!! ",


Noval memanggil kedua orang tuanya yang sedang duduk dimeja makan.


"Noval ... "


Ucap sang ibu lirih, melihat Noval saat ini.


Sebenarnya ada perasaan berat dihati Noval meninggalkan kedua orang tuanya.


"Bu ... Pak ... Noval pamit yah. Noval pamit untuk pergi Jakarta ... ",


Izin Noval mantap.


"Apa kamu sudah yakin nak' ... ",


sang ibu menggenggam erat tangan Noval .


"Noval yakin Bu ... ",


Jawab Noval sambil tersenyum kepada ibunya.


Sang ibu pun menganggukkan kepalanya dan pasrah akan keputusan Noval.


"Pak ... Noval berangkat yah, Noval titip Ibu. Noval minta do'a dan restu dari kalian ... ",


Noval meraih tangan sang ayah, lalu menciumnya. Begitu juga kepada sang Ibu, Noval mencium dan memeluk tubuh wanita paruh baya tersebut, hingga sang ibu terisak dalam pelukan Noval.


"Kamu hati-hati yah nak' disana, sering-sering telpon Ibu dan Bapak, dan yang terpenting jangan pernah tinggalkan shalat, karena Tuhan maha Esa yang akan menolongmu disaat kamu kesusahaan. Tapi do'a Ibu dan Bapak juga selalu menyertai mu nak' ... ",


Isak sang Ibu sambil membelai wajah anaknya.


"Iya Bu. Bu ... Pak ... Noval berangkat ... ",


"Hati-hati dijalan nak', ingat pesan ibumu ... ",


timpal sang ayah.


"Baik Pak ... ",


Noval pun diantar oleh kedua orang tuanya hingga halaman depan rumahnya. Sang ibu memberi helm yang dipakai Noval setiap hari saat Ia menaiki motorCBR kesayangannya. Noval pun memakainya. Noval mencium tangan kedua orang tuanya lagi.


"Noval berangkat ya Bu ... Pak ... ",


.


"iya nak', hati-hati dijalan ... "


Ucap sang ayah dan Ibu.


Noval pun menaiki motornya dan menyalakan mesinnya.


Noval pun pergi dengan hati yang berat meninggalkan kedua orang tuanya.


***


Pagi itu Kinara juga tengah bersiap-siap untuk pergi ke kantornya. Kinara melihat cermin untuk yang terakhir kalinya, meyakinkan bahwa penampilannya sudah sempurna.


Kinara keluar dari kamarnya dan turun kebawah untuk sarapah pagi.


"Pagi Bi ... ",

__ADS_1


Sapa Kinara pada bi Sum.


"Non Nara ... pagi. Silahkan non sarapannya sudah siap ... "


jawab bi Sum dengan ramah.


"Makasih ya Bi ... ",


Kinara pun tersenyum manis dan menyantap hidangan yang ada dihadapannya.


"Maaf non, mobilnya sudah siap ... ",


pak Joko menghampiri Kinara yang tengah menikmati sarapannya.


"Oh iya pak, makasih ya Pak ... ",


Senyum Kinara lagi.


Kinara tau jika mobilnya telah selesai dibersihkan oleh pak Joko.


Tak lama kemudian.


"Bi, saya berangkat dulu yah .. ",


Pamit Kinara pada bi Sum.


"Iya non, hati-hati dijalan ya non ... ",


Jawab bi Sum.


Kinara tersenyum mengangguk.


Kinara pun pergi dengan mengendarai mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang.


***


Kinara sampai dikantornya dan langsung menuju keruangan pribadinya. Saat hendak masuk kerangan pribadinya, Kinara terlebih dahulu melewati meja sekretaris sekaligus sahabatnya itu.


"Pagi bu Kinara ... ",


Sapa Tari.


"Pagi ... ada jadwal apa hari ini ??? ... "


Tanya Kinara pada sekretarisnya.


"Hari ini tidak ada jadwal Bu ... "


Jelas Tari.


Kinara pun masuk kerungan pribadinya.


"Baik bu .. ",


seru Tari tersenyum.


Tak lama kemudian Tari baru ingat, karena ada hal yang ingin Tari sampaikan kepada Kinara. Tari pun bergegas masuk keruangan Kinara.


tok ... tok ...


Tari mengetuk pintu.


"Masukkk ... ",


Titah Kinara. Kinara sedang menyalakan Laptopnya. Kinara pun melihat siapa yang masuk.


"Tari ... ",


seru Kinara.


"Sory Ra, gw lupa ... kayanya kita butuh IT yang standby dikantor deh, soalnya banyak karyawan yang ngeluh komputernya error lahh ... lemot lahh ... ini lah itu lah ... ",


Jelas Tari.


Kinara terdiam sejenak berfikir.


"Komputer kita emang versi lama sih, apa kita ganti Unit baru aja ... ??? "


tanya Kinara pada Tari.


"Itu pasti mahal banget biayanya Ra ... ",


seru Tari.


"ya ngga apa-apa, malah meningkatkan kinerja para pegawai juga kan ... ",


"yaaa ... itu sih terserah loe Ra, tapi ada bagusnya juga sih ... ",


Tari pun menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"kalo ngga gini aja ... kalo emang ada komputer yang masih bisa diperbarui, perbarui ... tapi kalo emang ngga bisa, ganti aja sama Unit yang baru ... ",


Jelas Kinara.


Tari pun memganggukkan lagi kepalanya.


"tugas loe ... catet, berapa unit yang masih bisa diperbarui versinya, dan berapa Unit yang harus ganti, trus loe hubungin bagian keuangan, buat beli komputer yang harus diganti ... Abis itu loe ke bagian HRD, suruh Cari orang yang bener-bener dan paham tentang program komputer ... ",


titah Kinara lagi kepada Tari.


"Siap bos kuhhh ... ",


jawab tari, sambil mengangkat tangannya dan menaruhnya didepan keningnya, hormat dan membalikkan badannya meninggalkan ruangan Kinara.


Kinara pun tersenyum, melihat tingkah sahabat sekaligus sektetarisnya itu.


***


Hari sudah mulai senja, Noval pun sampai di alamat yang Agam kirim tadi pagi. Noval menghentikan dan mematikan mesin motor kesayangannya itu, Noval pun melihat lagi handponnya dan memastikan alamatnya benar.


Setelah Noval yakin, Noval menelpon sahabatnya itu.


"Hallo Val ... ",


jawab Agam.


"Hallo Gam, gw didepan kostsan loe nih ... ",


seru Noval.


"Srius loe ... Okeh, loe tunggu sebentar .. ",


Agam pun langsung menghampiri Noval yang sudah menunggunya.


Tak lama kemudian.


"Noval Rahardian ... ",


teriak Agam senang melihat Noval yang ada dihadapannya, Noval pun membuka helm dan turun dari motornya.


"Agam Ramadhan ... ",


Noval dan Agam pun berjabat tangan dan saling berpelukkan.


Noval dan Agam sangat senang karena akhirnya mereka bertemu.


"yuk masuk ... sekalian masukkin motor loe ke garasi .. ",


titah Agam sambil merangkul sahabatnya itu.


Agam sudah meminta izin terlebih dahulu kepada ibu kostnya bahwa dia akan menambah 1 orang sahabat dikamarnya dan ibu kost pun dengan senang hati mengizinkannya.


Noval sudah berada dikamar Agam, saat ini dia pun sudah membersihkan dirinya dan bersantai. Sebelumnya Noval terlebih dahulu mengabari sang Ibu bahwa Ia sudah sampai di Jakarta dan bersama Agam.


"Trus gimana, besok loe mau langsung cari kerjaan ??? .. ",


tanya Agam sambil menyodorkan kopi Cappucino kepada Noval.


"iya Gam ... emang itu kan tujuan gw kesini, gw harus cepet-cepet cari kerja ... ",


jawab Noval sambil memegang gelas ditangannya.


Agam pun mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Okeh ... ini ada beberapa rekomendasi dari temen-temen gw yang lain, semoga aja ada salah satu perusahaan yang butuh karyawan ... ",


Agam menyerahkan selembar kertas yang berisi beberapa alamat perusahaan yang membuka lowongan kerja.


"Makasih banyak yah ... ",


Noval menepuk pundak Agam tersenyum.


"yaelah Val, loe kaya sama siapa aja, santai aja... tapi sory yah, kalo dikantor gw belum ada lowongan ... ",


Agam pun menepuk kembali pundak Noval.


"Ngga apa-apa, ini aja gw maksih banyak sama loe .. ",


seru Noval.


"udahlah ... ",


jawab Agam.


Noval dan Agam tertawa bersama. Mereka pun menikmati secangkir kopi yang ada ditangan mereka masing-masing sambil menikmati suasana malam hari.


...----------------...


Jangan lupa Like, Coment dan Vote yah ... 😉

__ADS_1


terima kasihhhh 🙏😊


__ADS_2