
"Novaallll !!! ... ",
lagi-lagi Kinara berteriak, namun kali ini teriakan yang membuat dirinya terkejut, karena melihat Noval yang terkena sayatan benda tajam.
Kinara menutup mulutnya tak percaya ...
"Noval .... ",
lirih Kinara kali ini,
Noval masih bergelut dengan keempat preman tersebut, hingga Ia mampu menyungkurkan sekaligus keempat preman tersebut. Setelah keempatnya dibuat jatuh oleh Noval, mereka pun menyerah dan melarikan dirinya masing-masing.
Setelah para preman tersebut pergi, Noval pun hendak pergi meninggalkan Kinara begitu saja, karena perasaannya dan masih tak terima dengan apa yang Ia saksikan diacara kedua orang tua Cecil tadi.
Melihat Noval membalikkan badannya, segera Kinara berlari mengejar Noval dan memeluknya menahan dari belakang.
Kinara menangis terisak menenggelamkan wajahnya yang cantik dipunggung Noval.
Noval terkejut tak percaya, lalu terdiam melihat sikap Kinara padanya seperti ini. Merasakan air mata Kinara yang hangat menembus kemeja yang Ia kenakan saat ini.
"Aku ngga mau kehilangan kamu Val ... Aku ngga mau kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya !!! ... ",
ucap Kinara terisak dengan lirih ...
Entah kenapa mendengar kata-kata Kinara membuat hati Noval merasa sakit, dan sejujurnya Ia pun takut akan hal itu.
"Aku minta maaf !!! ... ",
ucap Kinara lagi,
Seketika hati Noval pun menjadi luluh mendengar kata-kata Kinara yang terdengar tulus. Ia pun membalikkan tubuhnya menghadap Kinara.
Kini Noval dan Kinara tengah berhadapan, Noval menatap dalam mata Kinara, terlihat jika benar-benar ada rasa ketakutan didalam mata wanita tersebut.
Noval pun mengusap air mata Kinara dan menyentuh pipinya lembut.
"AKU JUGA MINTA MAAF !!! ... DAN AKU JUGA TAKUT AKAN KEHILANGAN KAMU KINARA !!! ... ",
ucap Noval dengan tatapan yang lekat.
Mendengar kata-kata Noval, Kinara menghamburkan badannya kedalam pelukan Noval. Kini Kinara terisak kembali ...
***
Noval pun mengantarkan Kinara hingga depan rumahnya, namun saat Kinara turun dari motor Noval, Ia pun memperhatikan lengan Noval yang terkena sayatan pisau tajam saat bertarung dengan beberapa preman tadi.
"Noval, lukanya !!! ... ",
ucap Kinara terputus saat melihat lengan kemeja Noval yang dipenuhi darah.
__ADS_1
"Ngga apa-apa, aku bisa tahan ... ",
ucap Noval tersenyum meyakinkan kekasih hatinya,
"Tapi ini kayanya parah banget ... ",
ucap Kinara khawatir,
"Aku obattin dulu yah luka kamu !!! ... ",
ucap Kinara lagi,
"Ngga perlu SAYANG, aku bisa tahan ... !!! ",
ucap Noval dengan nada yang sedikit mengolok. Kinara yang mendengar kata 'SAYANG' yang diucapkan oleh Noval, ternyata membuat pipi Kinara merona merah.
Melihat wajah Kinara seperti itu, Noval kembali tersenyum. Namun segera Kinara pergi membalikkan badannya memanggil pak. Joko untuk membukakan pintu gerbangnya.
Saat pak. Joko sudah membukakan pintu gerbangnya, Kinara menyuruh Noval untuk masuk kedalam rumahnya.
"Masuk dulu, aku obattin lukanya ... ",
ucap Kinara memaksa, mau tidak mau Noval pun menuruti perintah Kinara.
Saat berada didalam, Kinara menyuruh Noval untuk duduk terlebih dahulu diruang tamu, lalu Kinara meninggalkannya pergi kedapur untuk mengambil kotak P3K dan menyuruh bi Sum membuatkan minuman untuk Noval.
ucap Kinara dengan segera mengobati luka Noval, tanpa meminta persetujuan lagi dari lelaki tersebut.
Saat Kinara sedang membersihkan luka Noval, tak henti-hentinya Noval memandangi wajah cantik Kinara. Kinara pun yang merasa jika dirinya sedang diperhatikan merasa terganggu akan sikap Noval.
Kinara pun menghentikan sejenak aktifitasnya dan membalas tatapan Noval.
"Kamu kenapa sih ??? ... ngga bosen liattin aku kaya gitu !!! ... ",
tanya Kinara menatap Noval.
"Janji jangan pernah tinggalin aku ... dan jangan berbuat macam-macam lagi !!! ... ",
ucap Novap menatap tajam,
"Karena aku juga ngga mau kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya !!! ... ",
ucap Noval lagi, Kinara yang mendengar penuturan Noval langsung masuk kedalam dekapan Noval dan menenggelamkan wajahnya didada bidang Noval.
Cukup lama mereka merasakan pelukan yang hangat.
"Tapi gimana kalo suatu saat kamu yang ninggalin aku ??? ... ",
ucap Kinara dalam pelukan Noval, membuat laki-laki tersebut sedikit terkejut akan pertanyaan Kinara.
__ADS_1
"Aku pastikan akan kembali !!! ... ",
jawab Noval.
Mereka pun terdiam kembali beberapa saat. Kinara melepaskan pelukan itu,
"Aku mau ke kamar dulu yah, mau ambil baju ganti buat kamu ... ",
ucap Kinara beranjak dari tempat, namun Noval menahannya.
"Ngga perlu ... ",
ucap Noval nenarik lengan Kinara menahannya,
"Tapi kan itu banyak darahnya !!! ... ",
ucap Kinara sambil berlalu,
Dan tak lama kemudian Kinara kembali dengan membawa sehelai kaos tangan panjang untuk diberikan kepada Noval, karena kemeja yang dikenakan Noval saat ini terdapat bercak darah dibagian lengannya yang diakibatkan oleh ulah preman tadi.
Kinara pun mempersilahkan Noval untuk mengganti bajunya terlebih dahulu, sementara itu Kinara menyiapkan sendiri makan malam untuk mereka berdua nanti, ya ... karena dipesta tadi mereka tidak mencicipi sama sekali hidangan disana.
Setelah makan malam selesai, Kinara dan Noval menghabiskan waktu bersama dengan menonton film diTV.
Flass back ...
Entah kenapa perasaan Noval langsung teringat akan Kinara, setelah Ia meninggalkan Kinara begitu saja di area parkir hotel tadi. Kini perasaannya menjadi lebih berat saat meninggalkan Kinara begitu saja. Mungkin karena sekarang Kinara sudah kembali menjadi kekasihnya dan harus menjadi prioritasnya selain kedua orang tuanya dan pekerjaannya.
Noval memutar kembali laju kendaraannya menuju hotel tersebut dan benar saja, saat Noval melintasi jalanan yang cukup sepi, Ia melihat beberapa lelaki yang tengah bersorak-sorai.
Saat Noval semakin mendekat, betapa terkejutnya Ia melihat para preman tengah menggoda seorang wanita, bahkan betapa terkejutnya Noval saat semakin mendekat dengan preman-preman tersebut dan melihat siapa wanita yang tengah dikerjai ...
Noval pun segera turun dari motornya dan berlari ...
Noval pun langsung menendang dua preman yang tengah memegangi tangan Kinara dari arah belakang. Preman-preman itu jatuh tersungkur, bahkan Kinara pun ikut tersungkur ke aspal, membuat Noval merasa sangat khawatir. Dan dengan segera Noval melihat 2 preman yang ingin memukulnya dari arah belakang, 2 preman lagi yang terkena tendangan Noval tak terima jika mereka diperlakukan seperti itu oleh Noval, mereka pun ikut melawan, bahkan kini Noval melawan keempat preman tersebut dengan tangan kosong.
Sesekali Noval melihat Kinara yang tengah terisak dan meneriaki namanya khawatir melihat dirinya tengah melawan keempat preman tersebut.
Namun saat Noval sedikit lengah, tangan kanannya terkena sayatan pisau tajam, bukan hanya itu saja bahkan dirinya terkena beberapa kali pukulan. Noval yang sudah tak tahan, justru mendapat kekuatan untuk melawan keempat preman itu dengan sekali jurus yang Ia kuasai, membuat keempat preman itu sekaligus jatuh tersungkur dan berlari kabur ...
Setelah melihat para preman itu berlari terbirit-birit, bukannya langsung melihat luka ditangannya, Noval justru memandang wanita yang tengah khawatir pada dirinya.
Namun Noval tidak menghampiri Kinara, malah Ia hendak pergi meninggalkannya.
Lagi-lagi langkah kakinya terasa amat berat, karena memang Kinara pun berlari mengejarnya dan memeluknya menahan dari arah belakang.
Kinara kembali berkata-kata sambil terisak, kembali meyakini hatinya, membuat Noval luluh akan kata-kata dan sikap Kinara ...
...----------------...
__ADS_1