
Kinara tak sanggup membendung air matanya setiap memikirkan hal ini. Setiap perasaan dan hatinya seperti ini, Ia mencoba menguatkan dan meyakinkan kembali hatinya, jika apa yang Ia perbuat adalah keputusan yang tepat ...
Sama dengan Noval, Kinara pun mencoba memejamkan matanya, menghilangkan sejenak masalah hati dan perasaannya yang hampir membuat dirinya sangat terganggu.
***
Tok ... tok ... tok ...
"nak' Noval !!! ... ",
seru ibu kost,
"Val ... ibu kost manggil loe tuh !!! ... tumben pagi-pagi ada apa yah ??? ... ",
ucap Agam menoleh pada Noval yang masih berbenah memakai pakaian kerjanya. Noval pun hanya mengangkat kedua pundaknya dan beranjak menghampiri pintu kamarnya.
"iya bu, maaf ada apa ??? ... ",
tanya Noval santun,
"Maaf yah kalo ibu ganggu pagi-pagi ... ",
ucap ibu kost dengan ramah,
"Tapi dibawah ada tamu tiga orang cari kamu !!! ... ",
ucap ibu kost mengejutkan Noval.
"Apa bu ??? ... tamu ... tiga orang ... cari saya !!! ... ",
ucap Noval masih tak percaya,
"Iya ... yaudah kamu buruan kebawah, temuin dulu tamunya ngga enak ... ",
ucap ibu kost,
"oh iya bu, terima kasih ya bu ... ",
ucap Noval, dan tak lama kemudian ibu kost pun pergi meninggalkan Noval yang masih bertanya-tanya pada dirinya sendiri, siapa yang bertamu sepagi ini, apakah ibu dan bapaknya ??? ...
Memikirkan kedua orang tuanya, Noval pun segera beranjak dari tempatnya dan berjalan sedikit cepat, untuk mengetahui siapa tamu tersebut yang mencari dirinya, namun jika memang benar kedua orang tuanya, alangkah senangnya Noval, karena memang dirinya pun sangat merindukan sosok kedua orang tuanya, karena semenjak kedatangan Noval dijakarta, Ia belum sempat pulang dan menemui kedua orang tuanya.
Noval pun semakin mempercepat langkahnya saat menuruni anak tangga, namun betapa terkejutnya Noval saat melihat siapa ketiga tamunya itu,
"Cecil ... Pak. Hendrick ... bu. Rahayu ... ",
gumam Noval, saat sudah beberapa langkah dihadapan ketiga tamunya.
Melihat wajah ketiga tamunya, Noval mengeryitkan dahinya bingung dan ...
"nak' Noval, maaf yah karena pagi-pagi seperti ini, kedatangan kami bertiga pasti sangat mengganggu, "
ucap Hendrick,
"oh, emmm ... ngga apa-apa, memang kebetulan saya sedang bersiap-siap untuk pergi kekantor ... ",
__ADS_1
balas Noval,
Lalu Hendrick mengisyaratkan wajahnya kepada Noval untuk melihat Cecil yang tengah duduk diatas kursi roda dengan wajahnya yang masih pucat ...
Noval pun tak menyangka melihat kehadiran Cecil saat ini, sepagi ini, dengan wajah yang masih pucat dan untuk apa mereka bertiga datang sepagi ini ??? ...
"AKU KANGEN SAMA KAMU NOVAL !!! ... ",
ucap Cecil dengan nafas yang tersengal sengal membuat Noval lagi-lagi terkejut, tak percaya apa yang diucapkan oleh Cecil.
Apa yang diucapkan Cecil begitu mengejutkan pagi Noval.
Apa Cecil berbicara seperti itu tidak sungkan didepan kedua orang tuanya, apa Cecil tidak sungkan pagi-pagi bertamu kerumah orang dan langsung mengucapkan perasaannya kepada lelaki yang belum tentu bisa menerimanya bahkan mencintai dirinya ...
Brukkkk ...
"CECILLL !!! ... ",
teriak Noval dan segera mengahampiri Cecil yang sudah terjatuh dari kursi rodanya, ya ... Cecil pingsan.
"CECILLL !!! ... CECIL, ya ampun Nak' ... ",
teriak Hendrick dan Rahayu yang tak kalah kagetnya.
Mendengar suara dan keributan dilantai bawah, Agam pun segera keluar dari kamarnya. Ia pun langsung teringat pada sahabatnya, Noval yang tengah menemui ketiga tamunya.
Noval pun segera mengangkat Cecil dan membaringkannya diatas sofa ...
"Cecil ... Cecil bangun Cecil ... ",
"Kita bawa kerumah sakit !!! ... ",
ucap Hendrick yang langsung diangguki oleh Noval, Noval pun segera mengangakat kembali tubuh Cecil kedalam mobil.
Setelah memasukan Cecil kedalam mobil, Noval mundur beberapa langkah,
"Noval ... kamu kenapa diam, ayok cepat masuk !!! ... ",
ucap Rahayu geram melihat tingkah Noval,
"maaf bu, tapi saya ngga bisa. Sekali lagi saya minta maaf !!! ... ",
ucap Noval menatap Rahayu,
Hendrick yang melihat dan mendengar perkataan Noval, maju beberapa langkah menghampiri Noval.
"Noval ... saat ini Cecil benar-benar dan masih sangat membutuhkan kamu, kamu adalah penyemangatnya saat ini, jadi om minta tolong sama kamu, "
ucap Hendrick dengan wajahnya yang memohon, membuat Noval seketika berat hati jika harus menolaknya dengan kondisi yang darurat selerti ini.
"Baik pak, silahkan bapak jalan terlebih dahulu, saya akan mengikuti dari belakang ... "
ucap Noval dengan segera pergi mengeluarkan CBR kesayangannya.
Saat Noval hendak mengeluarkan CBRnya, Agam pun dengan panik menghampiri sahabatnya, karena Agam memperhatikan kejadian yang terjadi sedari tadi.
__ADS_1
"Valll ... ",
lirih Agam sambil memegang pundak sahabatnya, karena dengan apa yang Agam lihat tadi, kini Ia pun mengerti, mengerti apa yang terjadi antara Noval dengan Kinara.
Ya, yang Agam pahami dan mengambil kesimpulan yang terjadi saat ini adalah tentang cinta segitiga ...
Noval pun menoleh kepada Agam, Noval merasa jika Agam sahabatnya sedang memberi semangat dan kekuatan kepada dirinya.
Noval terdiam sejenak,
"Loe hati-hati yah, gw yakin loe bisa lewatin ini semua !!! ... ",
ucap Agam membuat Noval tersentak, seolah-olah Agam sudah mengetahui apa yang terjadi pada Noval,
"yang terpenting loe ikuttin apa kata hati loe !!! ... ",
ucap Agam lagi sambil menepuk kembali pundak Noval.
Entah kenapa, mendengar kata-kata Agam, memberi kekuatan tersendiri pada Noval.
Noval pun segera mengeluarkan CBRnya dan pamit pada Agam.
( Gambar hanya ilustrasi yah, yang penting aktornya tetep Ji Chang Wook. Supaya kalian ngk terlalu bosen ... Ceritanya Noval lagi ngikuttin mobilnya Cecil dari belakang 😉 )
***
"non Nara ... sarapan sudah siap non !!! ... ",
ucap bi Sum mempersilahkan majikannya sarapan terlebih dahulu, namun Kinara menolaknya secara halus ...
"eemmm maaf bi, tapi hari ini saya ada meeting pagi-pagi kayanya saya ngga sempet. Bibi sama pak. Joko aja sarapan yah, biar saya sarapan diluar ... ",
ucap Kinara memberi alasan, karena sebenarnya sudah beberapa hari ini Kinara juga kehilangan selera makannya,
"Oh iya non, terima kasih ... tapi apa ngga sebaiknya non Nara minum susu atau makan roti sedikit saja non, karena bibi perhatikan sudah beberapa hari ini non Nara ngga sarapan ... ",
ucap bi Sum lagi, memperhatikan majikannya karena apa yang diucapkan benar adanya.
"ngga apa-apa bi, saya bisa sarapan dikantor nanti ... ",
ucap Kinara,
"yaudah kalo gitu saya langsung berangkat ya bi, "
ucap Kinara lagi berpamitan dan diiyakan oleh bi Sum ...
Saat Kinara sudah berada didalam mobil, lagi-lagi Ia memikirkan masalahnya.
"sepertinya aku harus menemui Noval dan meminta maaf, karena aku telah mengambil keputusan sepihak, tapi ... ini semua tidak akan merubah apa yang telah aku putuskan ... ",
gumam Kinara dengan tatapan yang sendu,
...----------------...
__ADS_1