
Ray dan Cecil sama-sama kembali masuk kedalam hotel tersebut dan menemui kedua orang tuanya masing-masing.
Ya, sudah pasti Handoko dan Anita menanyakan keberadaan Kinara, lalu Hendrick dan Rahayu menanyakan keberadaan Noval. Namun Ray dan Cecil memberikan alasan yang meyakinkan kepada kedua orang tuanya masing-masing.
***
"Ada hubungan apa Kinara dengan Noval ??? ... Kenapa Kinara mengejar Noval dan menangis seperti itu ??? ... ",
ucap Cecil,
Kini Cecil tengah berada dikamar pribadinya, memangku kedua lututnya dan memikirkan tentang kejadian tadi.
"Aku harus cari tau tentang Kinara dan Noval, ada hubungan apa diantara mereka berdua !!! ... ",
ucap Cecil,
"Apalagi Ray bilang kalo Kinara adalah direktur Utama, berarti Kinara bukan wanita biasa. Kalo Kinara bukan wanita biasa dan wanita luar biasa, itu bisa menjadi penghalang besar untuk aku mendekati Noval ... ",
gumam Cecil begelut dalam hati.
"Tapi kalo Kinara adalah direktur utama ditempat Noval bekerja, itu artinya Kinara adalah atasan Noval !!! ... ",
lagi dan lagi Cecil bergumam.
***
Begitu pula dengan Ray. Lelaki itu berdiri didepan balkon kamarnya. Sambil memandangi langit yang gelap, hatinya pun tak kalah berkecamuk mengingat kejadian yang terjadi di pesta orang tua Cecil.
"Mereka sepasang kekasih !!! ... ",
ucap Ray sambil memegang kuat pagar besi balkon.
"Tapi kenapa Kinara ngga pernah cerita sama aku kalo dia udah punya pacar, dan kalo emang dia udah punya pacar, kenapa dia selalu nerima ajakan aku !!! ... ",
ucapnya lagi,
"Aku harus cari tau !!! ... ",
Ray pun mengancam dirinya sendiri sama seperti Cecil, yang akan mencari tahu, ada hubungan apa antara Kinara dengan lelaki yang dilihatnya bersama Kinara tadi.
***
Seperti biasa, semuanya kembali beraktifitas.
Noval terlebih dahulu berangkat ke kantor, sementara Agam baru saja keluar dari garasi dan hendak menuju kantornya pula.
Namun saat Agam keluar dari garasi kostannya, ada seorang wanita yang memanggil namanya, membuat Agam menahan kepergiannya untuk pergi.
Agam menghampiri wanita yang menyeru namanya, diperhatikannya sambil mendekat.
"Hai Agam !!! ... ",
seru Cecil lagi,
Ya, ternyata diam-diam semenjak Cecil mengenal Noval, wanita itu mencari tau segalanya tentang Noval.
"Saya Cecil ... ",
ucapnya sambil mengulurkan tangan kanannya, karena Cecil sudah melihat tampak wajah Agam yang bingung melihat kehadirannya saat ini, dan Agam yang belum mengenali dirinya.
"Cecil !!! ... ",
Seraya wajah Agam pun tampak tersenyum dan mengingat siapa wanita yang ada dihadapannya. Dan kini Agam pun ingat, Cecil adalah wanita yang sering diceritakan oleh Noval, sahabatnya.
__ADS_1
"Maaf yah, saya jadi ganggu waktu kamu ... ",
ucap Cecil saat Agam dihadapannya,
"Owh, ngga apa-apa ko' ... ",
balas Agam,
"eeemmmm ... ada yang ingin saya tanyakan !!! ... ",
ucap Cecil tampak ragu, dan membuat Agam mengernyitkan dahinya penasaran.
Dan akhirnya Cecil pun mengutarakan maksud dan tujuannya datang menemui Agam sepagi ini.
Agam yang awalnya terkejut mendengar pertanyaan-pertanyaan Cecil, bingung bagaimana Ia menjawab segala pertanyaan dari wanita yang ada dihadapannya. Namun saat Cecil meyakinkan Agam untuk menceritakannya, mau tidak mau lelaki itu pun menjelaskan tentang siapa Noval, dan ada hubungan apa antara Noval dan Kinara.
Kini terjawab sudah semua pertanyaan-pertanyaan yang Cecil lontarkan terhadap Agam dan tak ada lagi rasa penasaran dihatinya.
Setelah mengetahui apa yang ingin diketahui, Cecil pun pamit kepada Agam untuk pergi. Begitu pula dengan Agam, lelaki itu pun ikut pergi menuju kantornya.
***
Saat Kinara hendak keluar dari pintu rumahnya, betapa terkejutnya Kinara melihat sosok laki-laki yang tak asing baginya.
"Ray !!! ... ",
ucap Kinara terkejut,
"Kinara !!! ... ",
ucap Ray lirih, dengan wajah yang penuh rasa bersalah.
Mereka terdiam sejenak, namun akhirnya Kinara pun memahami kondisi Ray.
"Silahkan duduk ... ",
Lagi-lagi mereka terdiam sejenak.
"Aku minta maaf atas kejadian kemarin malam ... ",
ucap Ray yang kini memandang wajah Kinara,
"Eemmm ... aku udah maafin ko' ... ",
jawab Kinara, seketika membuat raut wajah Ray berubah.
"Secepat itu kah ??? ... ",
tanya Ray tak percaya,
"Maksud kamu ??? ... ",
tanya Kinara balik,
"Secepat itu kamu bisa maafin aku !!!, aku tau Kinara, kalo kesalahanku ini bukan kesalahan kecil dan kesalahan yang sangat fatal ... ",
jelas Ray,
"Kesalahan yang aku perbuat, udah bisa membuat hubungan kalian jadi salah paham ... ",
ucap Ray lagi dengan penuh penyesalan.
"hubungan kami baik-baik aja, jadi kamu ngga perlu khawatir dan ngga perlu merasa bersalah !!! ... ",
__ADS_1
ucap Kinara dengan wajah yang datar. Dan jujur, saat Ray mendengar kata-kata Kinara, hatinya terasa sakit.
Kinara beranjak dari tempat duduknya, membuat Ray ikut memperhatikan gerak-gerik tingkah Kinara.
"Maaf Ray, aku harus pergi ke kantor !!! ... ",
ucap Kinara, melangkah meninggalkan Ray yang masih terpaku pada tempatnya.
Entah sejujurnya Kinara pun merasa tak enak hati meninggalkan lelaki itu begitu saja, namun seketika langkahnya terhenti, seperti ada benda berat yang menahan kakinya dan menusuk jantungnya.
"AKU MENYUKAIMU KINARA !!! ... DAN AKU MENCINTAIMU !!! ... ",
ucap Ray terdengar jelas ditelinga Kinara,
Kinara yang mendengar kalimat-kalimat, itu seketika nafasnya terasa berat.
Hanya sekali Ray mengucapkan kata-kata itu. Lelaki itu pun ikut beranjak dari tempatnya, dan menghampiri Kinara yang masih membelakanginya.
"Selain untuk meminta maaf, kedatangan ku kesini adalah ... UNTUK MENGUNGKAPKAN PERASAANKU PADAMU !!! ... ",
ucap Ray lagi, yang kini tengah berdiri sejajar dengan wanita yang tengah Ia ajak bicara, dan membuat Kinara menoleh menatap tak percaya pada laki-laki yang ada disampingnya saat ini.
Kinara hanya terdiam sambil menatap wajah Ray, entah kata-kata apa yang harus Ia lontarkan, karena dirinya begitu syok mendengar Ray yang mengungkapkan perasaannya.
Kinara menggelengkan kepalanya pelan, entah apa artinya ...
"Aku ngga perlu jawaban kamu Kinara !!! .... dan kamu ngga harus menjawab itu, apalagi membalas perasaan aku ... ",
ucap Ray, lagi-lagi membuat Kinara menatapnya tak percaya.
"Maaf sudah mengganggu waktunya, permisi !!! ... ",
Ray pun pergi meninggalkan Kinara yang masih terdiam, menatap kepergiannya.
Ray pun berlalu pergi dan menghilang dari pandangan Kinara.
Saat ini Kinara benar-benar tak percaya, lagi-lagi Ray membuat perasaannya bingung tak karuan,
"Ray !!! ... tapi kenapa ??? ",
gumam Kinara dalam hati, masih menatap kepergian Ray yang telah menghilang dari pandangannya.
***
"Apaaa ??? ... ",
seru Noval terkejut mendengar cerita sahabatnya tersebut,
"terus loe ceritain semuanya ??? ... ",
tanya Noval kepada Agam,
"ya ... ya, ya gw ceritain Val ... ",
jawab Agam dengan rasa bersalah. Mendengar jawaban Agam, Noval merauk wajahnya kasar.
"Sory ya Val ... Gw ngga tau, gw binggung liat Cecil pagi-pagi ada didepan gerbang kostan !!! ... ",
jelas Agam mencoba menbela dirinya sendiri, namun Noval pun langsung memahami kondisi Agam pada saat itu.
"heemmm .. ngga apa-apa !!! ... ",
Noval mencoba tersenyum, menepuk pundak sahabatnya dan berlalu meninggalkan Agam untuk melanjutkan kembali pekerjaannya.
__ADS_1
Saat Noval sudah duduk dimeja kerjanya, Ia pun termenung mendengarkan cerita sahabatnya, tentang Cecil yang entah mengapa ingin mengetahui hubungannya dengan Kinara. Dan tak hanya itu, Cecil pun bertanya lebih detail sejak kapan dirinya bertemu dan mengenal Kinara, dan kenapa sekarang mereka bisa kembali bersama, dan siapa Kinara sebenarnya ...
...----------------...