AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Kejutan Apa Lagi ??? ...


__ADS_3

ya ... Kinara ingin segera pulang kerumahnya.


***


Sesampainya Kinara, Ia langsung meluyur masuk kedalam kediamannya dan dengan segera Ia naik keatas menuju kamar pribadi.


Namun saat hendak naik keatas. Terdengar suara bi Sum memanggilnya.


"Non Nara ... !!! ",


panggil bi Sum.


Kinara pun menoleh.


"iya Bi ... ",


"maaf non, tadi ada kiriman bunga buat non Nara ... ",


"Kiriman bunga !!! ... ",


Kinara mengernyitkan alisnya.


"iya Non, itu bunganya ada di meja ruang tamu, bibi taruh disana ... ",


bi Sum mengarahkan ibu jarinya, menunjuk ke arah Meja tamu.


"oh iya Bi, ",


Kinara mengangguk, segera menuju ruang tamu.


Kinara mengernyitkan lagi alisnya, dan tangannya meraih sebuah bouquet bunga mawar putih.


"bunga ... dari siapa yah ??? ... ",


Kinara mendekatkan bunga itu pada indra penciumannya.


"Harum ... cantik ... ",


gumam Kinara, tanpa disadari Kinara memejamkan matanya menghirup aroma mawar putih itu.


Diam-diam hati Kinara menyukai bunga yang ada ditangannya. Baru kali ini ada yang memberinya bunga. Tapi siapa yang mengirim bunga ini ??? ...


Tiba-tiba Kinara mencari sesuatu disekitar bunga itu, mencari kartu atau selembar kertas. Agar dirinya mengetahui siapa pengirim dari bunga mawar putih itu ...


"mana yah ??? ... ko' ngga ada ??? ... ",


Lirih Kinara sambil memutar-mutar bouquet bunga tersebut.


"anehhh ... ",


gumam Kinara, masih dalam hatinya.


Setelah memutar bouquet bunga itu, Kinara memutar tubuhnya untuk pergi kekamarnya, tetap dengan memegang bunga itu.


Hari ini Kinara merasa sangat lelah, memikirkan 2 hal yang sangat mengganggu hati dan fikirannya.


Kinara menghembuskan nafasnya kasar.


"yaudah bi, saya mau keatas dulu ... ",


"iya non, ",


Sambil memegang bouquet bunga itu Kinara menuju kamarnya.


Setelah berada dilantai 2, Kinara malah tidak jadi memasuki kamarnya, melainkan masuk keruang kerjanya yang berada disamping kamarnya.


Kinara menghempaskan bokongnya pada kursi kerjanya.


***


Tampak Noval keluar dari kamar mandi, sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk yang melingkar dipundaknya.


Tak lama, Ia berjalan menuju nakas mengambil handphonenya. Noval ingin menelpon kedua orang tuanya, memberi kabar gembira hari ini.


Setelah tersambung dan berbincang-bincang dengan ibu dan ayahnya, Noval mengakhiri panggilannya.


Agam yang baru saja kembali setelah membeli nasi goreng, langsung mengajak Noval untuk menyantap nasi goreng tersebut.

__ADS_1


"gw yakin, loe bakal betah kerja disana nanti ... ",


seru Agam dengan mulutnya yang menggembung sambil mengunyah makanannya.


"Loe liat kan cewek-cewek disana tadi ??? ... ",


imbuhnya lagi, Noval pun masih menjadi pendengar.


"trus loe mau tau ngga ??? ... ",


kali ini Agam menatap Noval, Noval pun berbalik menatapnya.


"Apa lagi direktur Utama kita ... beuuhhhh !!! ... ",


seru Agam raut wajahnya yang dibuat seolah-olah terkesima akan bayangan yang ada dalam fikirannya, Noval memicingkan matanya kepada Agam.


"Loe liat sendiri besok !!! ... ",


masih dengan ocehannya.


"kenapa sih loe diem aja ??? ... uhukk .. uhukk ... uhukkk .. ",


tiba-tiba Agam terbatuk-batuk, disela-sela makan dan bicaranya. Noval pun dengan segera memberi air minum dan seketika pula air digelas itu habis.


Setelah memberi Agam air minum, Noval meremas kertas nasi dan membuangnya ketempat sampah, berlalu meninggalkan Agam dengan senyum yang tertahan.


Setelah Agam menyelesaikan makannya, Ia pun menghampiri Noval yang sedang bersantai dibalkon depan kamarnya. Dan akhirnya mereka pun berbincang-bincang sambil ditemani gelapnya malam.


***


Nampak Kinara keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kimononya dan rambut yang Ia keringkan dengan handuk kecil.


Kini Kinara lebih segar. Ia pun segera memakai pakaiannya dan menuju meja rias, untuk menyisir mahkotanya.


Terdengar ponsel Kinara berdering, Kinara menyambar ponselnya yang berada diatas nakas.


Terlihat nama "RAY" yang menelponya.


Kinara menautkan Alisnya. Mau tidak mau, siap tidak siap Kinara mengangkat panggilan tersebut.


"Hallo ... ",


"malam Kinara ... ",


pasti Ray menyapanya dengan tersenyum disebrang sana.


"malam Ray ... ",


"maaf ya kalo aku ganggu ... ",


"owhhh ... ngga ko' ",


balas Kinara,


"Kinara .. ",


panggil Ray.


"yah ... ",


"Apa kamu udah terima bunganya ??? ... ",


tanya Ray, seketika mata Kinara melihat mawar putih yang berada diatas kasurnya.


"jadi, bunga mawar itu dari Ray ... ",


gumam Kinara dalam hati, namun segera Kinara menjawab pertanyaan Ray.


"owhh ... iya, aku udah terima bunganya, bunga itu dari kamu ??? ... ",


"iya ... apa kamu suka Kinara ??? ... ",


" ya Tuhan ... aku harus jawab apa ??? ",


gumamnya lagi dalam hati. Sungguh Kinara sangat bingung. kalau boleh jujur sebenarnya Kinara menyukai bunga pemberian Ray, tapi disisi lain, jika Kinara jujur menyukai bunga tersebut, mungkin Ray akan berfikiran lebih terhadap Kinara.


"eeemm ... iya, aku suka ",

__ADS_1


ya, mau tidak mau seperti itulah jawaban Kinara, mungkin sekarang, diwajahnya ada senyum yang dipaksakan.


"syukur kalo kamu suka, sengaja aku pilih mawar putih dari pada mawar merah, kamu tau kenapa Kinara ??? ... ",


pertanyaan Ray pada Kinara sangat mendalam.


"aduhhh ... pertanyaan apa lagi ini ??? ",


masih dalam hatinya Kinara bertanya pada dirinya sendiri.


"Kenapa ... ",


Kinara menjawabnya dengan nada yang tertahankan.


"karena aku rasa, arti dari bunga mawar putih lebih cocok dengan kepribadian kamu ... ",


jelas Ray, membuat Kinara terpaku akan penjelasan dari Ray.


Sebenarnya pada saat Ray hendak membeli bunga, Ia bertanya lebih dulu tentang arti dan lambang dari masing-masing bunga yang ada ditoko tersebut. Lalu sang penjaga toko bunga, bertanya dan memberi saran agar Ray memberikan Kinara mawar putih.


Maka itulah sebabnya Ray memberikan Kinara mawar putih dan bisa sedikit memberi kata-kata puitis kepada Kinara, karena memang sebelumnya Ray sudah mencari tau terlebih dahulu.


Entah kenapa hati Kinara terbesit seperti ada yang masuk menyentuh hatinya, mendengar ucapan dan kata-kata Ray.


"heemmm .. terima kasih Ray ... ",


Ucap Kinara, dengan matanya yang seperti menerawang jauh.


"apa sabtu malam kamu ada waktu senggang ??? .. ",


lagi dan lagi, pertanyaan Ray membuat Kinara menghambat jawabannya.


Kinara pun berfikir sejenak, mencari jawaban yang cocok. Karena Kinara berfikir jika sabtu malam, itu artinya malam minggu, dan malam minggu itu biasanya ... apa mungkin Ray akan mengajaknya makan malam atau lebih pantasnya disebut dinner.


"eeemmm ... aku blum tau Ray, ada jadwal kosong atau ngganya, nanti kalo emang ada waktu senggang ... aku pasti kabarrin kamu ",


jawab Kinara.


"eeemmm ... aku tunggu, yaudah kalo gitu aku tutup telponnya yah ",


Ray hendak mengakhiri pembicaraannya.


"Ray ... ",


tiba-tiba Kinara memanggil menahan Ray, sebernarnya ada perasaan tidak enak dihati Kinara, karena seperti agak mengabaikan setiap pembicaraan dan pertanyaan Ray tadi.


"Terima kasih untuk Bouquet mawar putihnya ... itu sangat indah ",


entah Kinara mengucapkan kata-kata seperti itu dari mana asalnya.


"sama-sama Kinara, aku seneng mendengarnya ... ",


jawab Ray.


Kinara tersenyum.


"ya ... ",


"oke kalo gitu, see you next time ... ",


Ray mengakhiri obrolannya.


"heemmm ... bye ",


jawab Kinara.


"bye ... ",


Kinara dan Ray sama-sama mengakhirinya.


Kinara menarik nafasnya panjang, berdiri dan berjalan menuju tempat tidurnya. Perlahan tangannya meraih kembali bouquet bunga mawar putih pemberian Ray.


Kinara menatapnya dalam, tiba-tiba mata Kinara pun melirik kearah berkas CV Noval yang berada disebelahnya juga, tangan yang satunya pun menyambar CV itu, dilihatnya secara bergantian apa yang dipegang kedua tangan Kinara sekarang.


"ya Tuhan ... akan ada kejutan apa lagi setelah ini ??? ... ",


gumam Kinara sambil menghempaskan tubuhnya diatas tempat tidurnya, memejamkan matanya.

__ADS_1


Pikirannya menerang pada dua hal. Tak terasa Kinara pun terlelap melewati makan malamnya, mungkin karena rasa lelah yang berlebihan, sehingga membuat Kinara terpejam tak terasa.


...----------------...


__ADS_2