Aku dia & kita

Aku dia & kita
Rumah Riana


__ADS_3

Setelah beberapa saat akhirnya Lia menyelesaikan ritual mandinya, bersiap siap dan Lia berjalan pelan mendekati riana yang sedang duduk di ruang tamu dengan di temani kartun kesukaannya


"Pagi" Ucap Lia dengan nada pelan, ia segera mendudukkan diri di sebuah sofa dan langsung menonton TV, pertemanan di antara keduanya sangatlah dekat, tak jarang Lia akan di bawa kembali ke Bogor kerumah Riana dan begitupun sebaliknya, Lia pun beberapa kali membawa Riana untuk kembali ke Sumatra dan bahkan pernah pergi berziarah ke makam almarhum Leo,


"Eh udah bangun lo?, kirain balik tidur abis nelpon" Ucap Riana dengan nada pelan, ia tau jika Lia sangat kelelahan, karena memiliki tamu bulanan maka biarkan ia tertidur sedikit lebih lama


"Mana bisa gitu, ngantuk gue ilang karena kasur getar getar" Ucap Lia meraih toples kuah kering di hadapannya, saat ini rumah kosong, ayah dan ibu Riana masih di rumah sakit, sedangkan adiknya sudah berangkat ke sekolah

__ADS_1


"Udah ngak perlu cerewet, sana sarapan dulu, habis itu baru ke sini lagi" Riana meletakan toples kue dan membawa Lia ke meja makan, seperti biasa bocah ini sangat sulit jika di suruh makan


"Gue blom lapar, lagian baru jam segini juga" Ucapnya dengan nada malas, ia harus menghentikan acara menonton dan meninggalkan kue keringnya hanya untuk makan


"Sarapan dulu Lia, nanti kalo mag lo kambuh gimana?, kalo lo sakit yang sedih bukan cuma gue, yang repot juga buka  cuma gue, jangan bikin semua orang jadi kahwatir" Dan seperti biasa Riana akan mengomelinya jika berangkutan dengan makan


"Masih pagi kali Ri, gue juga masih belom lapar, kue kue kecil bisa kok buat ganjal" Ucap Lia dengan nada pelan

__ADS_1


"Ke Pasar?, seriusan lo?" Mendengar ucapan Riana Lia langsung menjadi bersemangat, selama di Jakarta mereka bahkan sangat jarang bermain di pasar tradisional dan kali ini ia bisa bernostalgia


"Iya lah, bokap gue bakal pulang hari ini, mungkin agak sore dan barang di rumah udah hampir habis, biar nanti nyokap gue ngak kerepotan ke pasar, biar bisa fokus ngerawat bokap" Ucap Riana pelan, jika semua bahan dapur sudah di beli maka sang ibu tak perlu repot ke pasar


"Ok, ke pasar ya?, seneng banget lah gue, udah berapa lama gue ngak main di sana, Lo juga kan?" Ucap Lia dengan begitu bersemangat


"Udah sana lo, makan dulu biar tu perut ada isinya ngak boleh ke sini sebelum selesai sarapan" Ucap Riana

__ADS_1


"Iya iya dasar cerewet" Ucap Lia menggembungkan pipinya kesal, namun  beranjak menuju dapur, Riana tak akan berhenti mengomel jika tak mendengar ucapannya, yasudah lah,


Lia beranjak menuju dapur, di meja sudah tersaji beberapa makanan yang sangat lezat, Lia memulai sarapan dengan tenang, dan tak membutuh waktu lama, setelah selesai ia mendekati Riana yang masih sibuk dengan kartunya.


__ADS_2