Aku dia & kita

Aku dia & kita
Anak Ayah


__ADS_3

Lia duduk di kursi yang berada tak jauh dari panggung, ia cukup menikmati pertunjukan ini, yah pentas drama yang menampilkan dongeng si gadis cantik cinderella dan tujuh kurcaci, uh mereka sangat menggemaskan, pakaian yang indah dan penampilan yang memanjakan mata


"Terimakasih" Ucap mereka membungkuk, setelahnya gorden merah menjadi pembatas mereka, suara tepuk tangan kini terdengar begitu riuh, pertujukan berakhir dan semuanya kembali ke ruang ganti untuk beristirahat,


Melihat gorden yang sudah tertutup Lia juga segera bergerak ke belakang panggung untuk melihat Alif, dan seperti biasa Alif akan selalu bersemangat untuk menyambut kedatangan sang bunda


"Bunda" Ucap Alif langsung memeluk Lia sembari tersenyum lebar, pertujukan mereka berakhir dengan baik dan bahkan mis Nina juga memuji penampilan mereka, Mis Nina mengatakan jika penampilan mereka sangat memukau


"Anak bunda keren banget" Ucap Lia mengacungkan dua jempolnya, senyuman lebar bahkan tak dapat di sembunyikan di wajah Alif, ia senang karena sang bunda menyukai pertunjukannya


"Siapa dulu dong ayahnya" Ucap Arya dari belakang, Beberapa pekerjaan di kantor membuatnya sedikit terlambat, namun tak masalah, saat ini Alif bahkan sudah tak terlalu memerlukannya lagi, Alif akan bahagia asal bersama sang gadis yang sampai saat ini ia panggil bunda


"Ayah" Ucap Alif memeluk sang ayah, ia berfikir ayahnya tak datang, tapi ternyata?, ayahnya datang yah walaupun sedikit terlambat, tak masalah, sang bunda sudah ada di sini dan bahkan sudah bersamanya sejak awal pertunjukan

__ADS_1


"Maaf ayah telat" Ucap Arya dengan nada pelan, dan mengecup pipi Alif yang berada dalam gendongannya


"Ngak papa kok yah, bunda udah di sini sejak tadi, Alif senang benget ayah datang, Alif fikir ayah ngak dateng karena ayah harus kerja" Ucap Alif tersenyum lebar, ia mengerti jika sang ayah sibuk dan ia tak bisa memaksa, toh ia sudah seperti ini selama.bertahun tahun, ayahnya selalu sibuk bekerja dan akan terlambat untuk datang ke sekolahnya, tak masalah, ia tak merasa kesal apa lagi marah


"Jagoan ayah memang terbaik, hm sebagai permintaan maaf ayah gimana kalo kita jalan jalan?," Ucap Arya lagi, ia sudah terlambat meskipun Lia berada di sini namun ia tau jika diam diam Alif juga menginginkan kehadirannya, namun lagi dan lagi keadaan membuatnya harus terlambat


"Hore jalan jalan" Ucap Alif girang, sudah cukup lama mereka tidak pergi bertiga, bundanya baru saja kembali sejak satu Minggu lalu


"Jio kenapa?" Alif berucap dengan nada pelan, ia segera berjongkok di hadapan Jio yang sedari tadi menagis dalam diam


"Ayah jio ngak datang lagi" Ucap Jio dengan nada nan begitu lesu, sebelumnya ia masih berharap, namun pada akhirnya harapan itu punah, ayahnya sangat sibuk hingga bahkan tak memiliki waktu untuk menemaninya sebentar saja


"Karena ayah Jio ngak ada Jio ikut Alif aja, Alif mau pergi jalan jalan sama ayah sama bunda " Ucap Alif menarik tangan jio menuju Lia dan Arya

__ADS_1


"Ayah, bunda, Alif boleh kan ajak jio ikut jalan jalan?," Ucapnya dengan nada pelan, ia tak tega meninggalkan Jio sendirian di sini, bagai manapun ia pernah berada di posisi itu dan Sangat tak enak saat melihat semua orang yang mendapat pelukan hangat dari orang tua sedangan dirinya hanya bisa memeluk diri sendiri di dalam keheningan


"Sayang, nanti kalo bundanya jio nyariin gimana?" Ucap Lia dengan nada pelan, sebenarnya ia tak terlalu keberatan dengan keberadaan bocah ini, hanya saja ia tak ingin di salahkan karena membawa anak orang lain begitu saja


"Bunda, bunda Jio juga udah ada di atas sana, udah sama tuhan, Ayah Jio juga masih kerja, boleh ya bun, yah, boleh ya Jio ikut kita, Jio ngak nakal kok, ia kan Jio?" Ucap Alif yang hanya di balas anggukan pelan oleh Jio, sedangkan Alif yang bahkan terus membujuk agar temanya ini di izinkan ikut, melihat itu Arya bahkan hanya bisa nafas pelan sembari menggukan kepalanya


"Hore, ayo jio kita ke mobil" Ucap Alif menarik tangan Jio ke parkiran, mereka akan pergi jalan jalan, san tentu saja harus bahagia


"Apakah anda memiliki waktu?" Ucap Arya pelan, yang di balas dengan gelengan pelan dari Lia


"Anda ke mobil dulu, saya akan menemui miss Nina," Ucap Lia dengan nada pelan, yah ia akan memberitahukan pihak sekolah terlebih dahulu, jika sewaktu waktu orang tua jio datang setidaknya para guru dapat memberikan jawaban, ia juga sudah meninggalkan kontaknya agar di hubungi oleh pihak keluarga


Setelah beberapa saat berbincang Lia perlahan meninggalkan kantor guru, ia sudah meninggalkan no telfon jika orang tua jio datang,

__ADS_1


__ADS_2