AKU MENCINTAI SUPIR TAMPANKU

AKU MENCINTAI SUPIR TAMPANKU
Episode 50 ( TAMAT )


__ADS_3

Setelah kepulangan Paul dari rumah sakit, semuanya sekarang sibuk mempersiapkan acara resepsi sekaligus pertemuan antara kolega bisnis tentang penyatuan 2 perusahaan besar Jeffry dan Valery.


Perhatian Susi pada Valery semakin terlihat jelas, tak ada satupun pekerjaan rumah yang boleh dikerjakan oleh Valery. Bahkan berkali kali Susi sangat marah saat Valery izin berangkat ke kantornya.


"Ibu berlebihan, aku harus ke kantor. Pekerjaanku sangat banyak." ujar Valery.


"Ibu bilang tidak ya tidak nak. Jeff, tangani urusan kantor. Bagaimanapun kau sudah mengalihkan perusahaan kan. Biarkan Vale istirahat di rumah." ujar Susi.


"Bukankah Vale tidak pernah bekerja, jadi mengapa ia butuh istirahat." tanya Jeffry bingung. "Kau tidak apa apa kan sayang, apa kau sakit?" sambungnya.


Valery menggeleng lalu tertawa. "Aku juga tak tahu mengapa ibu khawatir padaku." jawab Valery berbohong.


"Ibu tahu kan, jika istriku sekarang hobi makan. Aku perkirakan berat badannya sekarang naik hingga 10 kg." ejek Jeffry.


"Enak saja." jawab Valery sambil memukul lengan suaminya.


"Sudah jangan berdebat lagi, ibu ingin Vale tetap di rumah sampai acara resepsi nanti. Itu sudah keputusan ibu." ujar Susi.


"Tapi bu..." jawab Valery.


"Jika ibu sudah berkata seperti itu, maka kau harus mengikutinya sayang, aku akan meminta Ramon menangani perusahaan. Kau berdiamlah di rumah, dan banyak makan agar semakin subur." goda Jeffry.


Valery memukul lengannya lagi. "Bagaimana kalau aku jenuh?" tanyanya sambil berbisik.


"Ibu mendengarnya, kau tak akan jenuh di rumah. Ibu akan membawamu ke tempat yang nyaman agar pikiran kau bisa santai." jawab Susi membuat Jeffry kembali terkejut.


Valery cemberut, ibu mertuanya sangat protektif sejak ia mengandung. Valery menatap wajah suaminya yang masih kebingungan. Ia tahu, Jeffry pasti heran dengan sikap ibunya.


Valery tersenyum. "Sudah sana, kau berangkat ini semakin siang." ujarnya.


"Baiklah, aku berangkat sekarang." jawab Jeffry sambil mencium kening istrinya dan mencium punggung tangan ibunya.


"Hati hati nak." ujar Susi, Jeffry mengangguk.


Valery mengantarkan suaminya sampai ke mobilnya. "Sampaikan salamku pada Tara sayang." ujarnya.


"Tentu, baik baiklah di rumah. Dah..." jawab Jeffry. Ia pergi meninggalkan rumah menuju kantornya.


Kegiatan itu terus berlanjut sampai hari pesta pernikahan mereka dilaksanakan.

__ADS_1


*****


Hari yang indah, taman gedung hotel Swiss yang luas sudah di penuhi dengan bunga dan hiasan hiasan acara resepsi pernikahan Jeffry dan Valery. Taman itu benar benar sangat memukau dan indah. Pesta yang akan membuat mereka menjadi raja dan ratu selama satu hari. Bahkan pesta tersebut akan dihadiri ribuan tamu undangan.


Souvenir pernikahan mereka adalah cincin berlian kecil yang akan membuat tamu undangan akan bahagia mendapatkannya. Acara tersebut juga di penuhi dengan aparat keamanan negara, karena tamu mereka adalah kalangan pejabat, artis dan juga pengusaha pengusaha lainnya.


Tepat pukul 10 pagi, kedua mempelai memasuki acara tersebut. Valery dibalut dengan gaun pengantin yang sangat indah, tentu saja hasil desainer ternama. Gaun tersebut dipenuhi berlian dan permata yang berkilauan. Valery terlihat sangat cantik bagaikan peri dari langit.


Pengantin pria juga tak kalah menarik, Jeffry menggunakan jas hitam dan kemeja putih desainer ternama. Dipadukan dengan celana hitam dan sepatu berjenis oxford klasik mengkilap menambah ketampanannya.


Keduanya memasuki acara bersama disambut keluarga dan ratusan tamu yang sudah hadir. Keduanya menjadi pusat perhatian karena menjadi pasangan yang sangat serasi dan memukau saat ini.


Pesta pun segera di mulai, kedua mempelai menaiki pelaminan yang sudah disiapkan. Beberapa jam kemudian, setelah seluruh kolega bisnis hadir akhirnya Jeffry dan Valery mengumumkan soal penyatuan perusahaan mereka. Banyak yang terkejut, dengan penyatuan tersebut maka perusahaan mereka akan kokoh berada di puncak.


"Terima kasih atas kehadiran kalian semua. Dengan ini kami mengganti nama perusahaan menjadi PT. Berlian Permata Sean." ujar Jeffry.


Suara tepuk tangan bergemuruh di udara, suasana akhirnya menjadi ramai kembali. Setelah Jeffry menyampaikan sambutannya, kini giliran Valery yang memberikan sambutan kepada mereka.


"Aku bersyukur memiliki suami seperti Jeffry Sean, penyatuan perusahaan aku lakukan karena aku ingin menjadi istri yang baik buat suamiku. Aku tak ingin terus sibuk yang akan membuat komunikasi kita tak berjalan dengan baik. Tapi bukan berarti aku akan lepas tangan begitu saja. Aku masih akan membantu Jeffry Sean dari belakang." ujar Valery. "Aku membutuhkan bantuan seluruh karyawan dan juga kerjasama kalian semua." sambungnya.


Kembali suara gemuruh tepuk tangan terdengar. Lalu Valery kembali berdeham agar semuanya kembali tenang.


"Ada satu hal lagi yang akan aku katakan, kali ini adalah kejutan buat suamiku Jeffry Sean." ujarnya.


"Suamiku... Saat ini aku Valery Arnold Sean mengumumkan pada seluruhnya. Aku sedang mengandung anakmu selama 4 minggu. Itulah mengapa ibu Susi sangat protektif padaku. Dan hobi makanku karena ulah anakmu ini." ujar Valery sambil menyentuh perutnya.


Seluruh undangan tertawa mendengar pengakuan pengantin wanita. Tapi Jeffry masih terpaku dengan penjelasan istrinya.


"Maksudmu kau sedang hamil?" tanya Jeffry tidak percaya.


Valery mengangguk. "Aku benar benar mengandung anakmu sayang." jawabnya.


Jeffry tentu saja langsung menarik istrinya, ia memeluk Valery seraya menangis karena bahagia. Jeffry juga berkali kali menciumi istrinya membuat semuanya ikut terharu dalam suasana itu.


"Ya Tuhan, kau merahasiakannya hanya ingin membuatku terkejut. Dan kau benar benar berhasil melakukannya. Aku akan membuat perhitungan padamu karena menyembunyikannya." ujar Jeffry kembali membuat para tamu undangan tertawa.


Pengumuman itu pun akhirnya selesai, para tamu undangan satu per satu memberikan mereka ucapan selamat.


"Jadi ibu sudah tahu?" bisik Jeffry pada Valery.

__ADS_1


Valery mengangguk. "Bahkan semuanya sudah tahu kecuali kau Jeff." jawabnya.


"Kau harus menerima hukuman yang berat malam ini sayang." ancam Jeffry.


"Jika kau berani menyakiti anakmu maka banyak sekali yang akan menghukummu." ancam Valery balik.


"Ya Tuhan, aku bisa gila sekarang. Aku sangat senang sayang, ini hadiah terindah buatku." jawab Jeffry.


"Lalu apa hadiah buatku?" tanya Valery.


Jeffry memberikan kotak besar perhiasan pada istrinya. "Ini hadiah untukmu." ujarnya.


"Ya Tuhan Jeff, perhiasanku sudah penuh di rumah. Kau sudah memberiku perhiasan hampir setiap hari." ujar Valery.


Jeffry tertawa. "Kau sangat percaya diri sayang, apa kau pikir setiap kotak berisi perhiasan?" tanyanya.


"Lalu ini apa?" tanya Valery.


"Bukalah..." jawab Jeffry.


Valery membuka kotak tersebut, ia terkejut saat mendapati 2 tiket bulan madu ke Korea Selatan dan sertifikat kepemilikan Jet pribadi atas namanya. "Apa ini Jeff?" tanya Valery.


"Kita akan berbulan madu ke Korea Selatan, negara yang paling kau sukai. Dan aku membeli Jet pribadi atas namamu. Itu hadiah yang bisa aku berikan untuk istriku yang sedang mengandung anakku sayang." jawab Jeffry.


Valery terkesiap. "Kau berlebihan sayang, ini hadiah terlalu besar untukku." ujarnya.


Jeffry menggeleng. "Itu tidak seberapa dibanding hadiah yang kau berikan saat ini sayang." jawab Jeffry lagi. "Dan aku akan protektif lebih dari ibu dan siapapun, bahkan aku tak akan membiarkanmu turun dari ranjang agar tidak membahayakan anak kita." sambungnya.


Valery tertawa. "Aku hamil sayang bukan stroke. Dan terima kasih untuk hadiahmu." katanya.


Jeffry kembali mencium istrinya. "Jaga anak kita sayang, aku mencintaimu." ujarnya.


"Aku juga mencintaimu suamiku." jawab Valery.


Kebahagiaan mereka terpancar membuat orang orang di sekitar mereka pun ikut bahagia. Tidak ada cinta yang kekal abadi, itu semua tergantung pada cara kalian mencintai seseorang itu sendiri. Cinta terlahir dari hati, tidak ada paksaan sama sekali.


*****


TAMAT...

__ADS_1


Akhirnya Author bisa menyelesaikan kisah ini, nantikan eps. Bonus untuk kalian karena Author akan membuat Valery mengandung baby twins sampai mereka lahir ke dunia...


Happy Reading All...😘


__ADS_2