Aku Menolak Menjadi Umpan Meriam

Aku Menolak Menjadi Umpan Meriam
34. Tersebar


__ADS_3

Di sebuah lantai salah satu gedung pecakar langit di negara M, kantor kepala keuangan, seorang pria tampan dengan kemeja yang rapi sedang menatap layar laptopnya dengan mata terbakar.


Layar redup itu menampilkan banyak foto dan vidio eksplisit yang menjijikan. Pacar yang dia kira setia ternyata menjalin banyak hubungan dengan pria lain. Jack hampir tidak bisa menekan mual di perutnya. Berfikir jika dia telah tidur dengan wanita yang sudah dipakai oleh laki-laki yang seumuran dengan ayahnya, Jack tidak sabar meledakan kepala Julia dengan tanganya sendiri.


Saat mereka pertama kali melakukanya, meskipun Julia sudah tidak perawan, dia hanya berikir jika Julia sudah melakukan dengan salah satu mantan pacarnya.


Jack tidak terlalu memikirkan masalah keprawanan Julia karena dia sendiri juga telah melakukan beberapa kali dengan mantan pacarnya.


Tapi itu bukan berarti dia bisa menerima perselingkuhan! Masih perselingkuhan dengan banyak pria!


Bagaimanapun sebagai Tuan Muda keluarga Evans, dia tumbuh dengan sendok emas. Jack memiliki harga diri yang tinggi, tidak mungkin bisa menerima perasaan di permainkan di telapak wanita.


Wajah Jack terdistorsi dengan kemarahan yang berlebihan. ''Bagus! Kau peelacur berani bermain dengan api!''


...


Kanaya yang meretas laptop Jack mengamati dengan penuh minat penampilan marah Jack yang terekam kamera. Di tempat yang tidak bisa diihat siapapun, Kanaya melihat untaian benang emas yang berkilauan keluar dari tengah alis Jack. Tidak diragukan lagi ini adalah Energi Roh yang digunakan Julia untuk mengendalikan semua pria yang bertekuk lutut dibawah rok delimanya.


Perasaan hangat dan menyegarkan menyapu seluruh tubuh Kanaya. Dia merasa tubuhnya lebih ringan dan penuh kekuatan. Dia langsung mempraktekan cara menyerap Keberuntungan ini untuk menjadi kekuatannya sendiri dengan metode yang diberikan Atasia.


Setelah beberapa mengarahkan Energi Roh ke pusat tubuh, gadis cantik itu membuka matanya. Kanaya mengangkat tanganya dan api kecil berwarna hitam melompat liar di jari telunjuknya. Perasaan dingin yang menyegarkan terpancar dari api hitam.


Kanaya mengangkat alisnya. ''Kenapa api hitam? Bukankah keberuntungan berwarna emas? Apakah ada api yang dingin?''


'Siapa aku sebenarnya?'


Kanaya mencoba mengendalikan api hitam di jarinya, dan dia merasakan perasaan yang aneh, seolah api hitam adalah bagian dari tubuhnya.


Melemparkan api hitam ke meja di depanya, Kanaya langsung terdiam.


Melihat api kecil itu langsung membuat lubang di meja tebal dan jatuh ke lantai. Tidak berhenti di situ, api hitam kecil itu juga tenggelam masuk ke dalam lantai. Kanaya segera memanggil api hitam itu kembali. Jangan sampai monster kecil ini melubangi apartemenya.


''Kau iblis kecil ternyata sangat ganas heh.'' Kanaya menatap kosong pada lubang di meja dan lantainya.

__ADS_1


Tepi lubang itu berwarna hitam hangus tapi tidak ada api yang menyebar sedikitpun. Apakah ini api korosif?


...


Internet di ledakan oleh berita yang mencengangkan. Semua pecarian panas di duduki oleh berita seorang gadis. Tidak, lebih tepatnya wanita.


Pukul 8 malam adalah puncak dimana internet paling banyak di gunakan.


Tiba-tiba sebuah akun pemasaran kecil menerbitkan banyak foto dan vidio tidak senonoh. Itu adalah seorang wanita muda yang bermain liar dengan banyak laki-laki yang berbeda. Bahkan ada vidio dimana **** dilakukan oleh 4 orang sekaligus.


Postingan itu segera dibagikan berkali-kali. Bahkan menduduki 3 pencarian panas teratas. Segala macam umpatan dan cacian terbang bebas di kolom komentar.


[Sialan! Binatang menjijikan! Apakah in masih manusia?]


[Aku tahu siapa dia! Ini adalah salah satu bunga sekolah dari Universitas Q.]


[Universitas Q? Bukankah itu salah satu universitas besar? Bagaimana memiliki murid murahan sepeerti ini?]


[Aku sebagai salah satu murid dari Universitas Q tidak akan mengakui jika kami berasal dari sekolah yang sama!]


Tidak mungkin jika Julia tidak memiliki pegangan di sekolah. Sebagai anggota Tanah Hampa tingkat menengah, menyimpan paku di setiap tempat penting adalah pengetahuan yang paling dasar.


Jadi pertemuan Universitas menjadi pertengkaran yang sengit. Rapat telah dibagi menjadi dua kubu. Satu kubu bersikeras jika Julia telah merusak nama baik sekolah dan harus di keluarkan, sedangkan kubu lain percaya jika Julia pasti dijebak.


Meskipun bukan siswa dengan peringkat pertama, Julia dikenal sebagai siswa yang baik yang memiliki nilai bagus, berfikir sangat disayangkan jika harus kehilangan murid dengan akademis yang baik.


Tapi sesuatu yang aneh terjadi selama perdebatan. Orang-orang yang membela Julia secara perlahan menjadi linglung. Suara mereka semakin kecil dan akhirnya diam sepenuhnya.


Seorang pria ia paruh baya adalah salah satu pemegang saam di Universitas Q menatap sekeliling dengan kaget dan tidak percaya. Dia bertukar pandang dengan staf lain yang telah membela Julia. Lalu mata mereka melotot ngeri seolah menemukan hal yang mengerikan.


Dekan yang diam sejak awal mulai membuka mulutnya setelah perdebatan mulai mereda. ''Dari awal, kita tidak memiliki pilihan lain selain mengeluarkanya.'' Mengeluarkan beberapa lembar kertas yang dia bawa. ''Sepertiga keluarga kelas atas mendesak kita untuk melakukanya secepat mungkin.''


Salah satu staf bertana dengan ragu. ''Sepertiga? Jadi apakah foto dan vidio itu benar?''

__ADS_1


Dekan mengangguk lalu mendesah pasrah. Wajahnya menunjukan kelelahan yang jelas. Dia tidak menyangka jika hanya satu siswa biasa bisa membuat Universitas Q hampir mengahncurkan presatse yang telah di bangun selama beberapa dekade hanya dalam satu malam.


''Aku sudah bilang jika dia harus di keluarkan. Berapa umurnya sekarang? Baru dua puluhan! Tapi dia sudah melakukan hal tidak bermoral seperti itu.'' Seorang wanita elegan berumur 30an mencibir jijik.


Dia adalah wanita dari keluarga kaya yang telah menerima pelajaran etiket. Jadi perilaku Julia sangat menjijikan dimatanya.


Semua orang yang telah membela Julia kini menundukan kepanya. Tidak berani mengeluarkan sepatah katapun. Hati mereka sangat ketakutan! Baru saja tiba-tiba pikiran mereka menjadi jernih. Mereka bahkan tidak tahu bagaimana bisa membela hal yang menurut mereka tidak sesuai dengan pandangan.


...


Universitas Q akhirnya mengeluarkan pernyataan!


Semua orang yang sedang menonton pertunjukan segera masuk ke situs resmi. Universitas Q mengatakan jika mereka akan mengeluakan Julia Emma karena telah melakukan hal-hal buruk dan merusak reputasi sekolah.


Pernyataan itu segera memicu badai yang lebih besar.


[Lihat, bahkan Universitas Q telah menyatakan pendapatnya! Jadi yang terjadi di internet itu pasti benar!]


[Sial! Aku telah bersama pelacur ini dikelas yang sama beberapa bulan! Memikirkan kebaikanku padanya selama ini, aku tidak sabar menampar diriku sendiri beberapa kali.]


[Kakak diatas, lebih baik segera mandi hingga bersih dan membeli jimat perdamaian agar tidak tertular kesialan.]


[Ini pertama kalinya aku menontonya secara live!]


Julia menatap tidak percaya pada semua yang terlihat di hpnya. Wajahnya meemucat dengan kecepatan yang telanang.


'Siapa yang melawanya?! Bagaimana bisa menjadi kacau balau seperti ini?'


Merasakan Energi Roh di tubuhnya yang menurun secara rastis, Julia tidak memiliki pilihan lain.


Dia segera menggunakan sisa Energi Rohnya untuk membuka lompatan dimensi secara paksa. Sebuah lingkaran yang menyilaukan muncul di udara tipis. Dan jiwa Julia yang keluar dari tubuh segera memasuki portal untuk kembali ke Tanah Hampa. Meninggalkan tubuh yang tergeletak tak bernyawa begitu saja.


Beberapa hari kemudian sekelompok polisi menemukan mayat membususk di salah satu apartemen kelas atas karena banyak keluhan yang di dapat dari tetangga sekitar.

__ADS_1


Saat ditemukan, mayat itu sudah penuh dengan belatung.


Siapa yang menyangka tubuh yang awalnya adalah kecantikan yang menakjubkan akan berubah menjadi bangkai menjijikan hanya dalam beberapa hari.


__ADS_2