
Sebuah mobil melaju dijalan paling makmur di kota M, mobil itu berwarna hitam metalik, dengan bayangan samar lily putih diatasnya.
Didalam mobil, dua pria dewasa sedang mengobrol.
"Tidak biasanya kau turun tangan langsung jika tidak ada masalah besar. Apakah ada kasus lain yang tumpang tindih?" pria yang sedang menyetir, Sean bertanya pada orang yang duduk di kuris penumpang.
Pria yang ditanyai itu terdiam beberapa saat, mata Marvel memandang jalanan yang ramai dengan samar, dan meludahkan sebuah nama dari mulutnya, "Dion Broke."
"Dion Broke? Bukankah dia sudah mati?" wajah Sean penuh tanda tanya.
Kriminal internasional dibagi menjadi beberapa level sesuai tinggkat berbahayanya. Dari level S yang paling tinggi hinggal level D yang paling rendah. Sedang kan Dion Broke adalah penjahat dengan level A. Kemampuanya mampu membuat sebuah kota kecil hancur berantakan.
Dion Broke menjadi penjahat yang dicari karena dia menggelapkan hampir 100 Triliun dalam perang dagang beberapa tahun lalu. Dan tindakanya menyebabkan beberapa kota kecil lumpuh lebih dari sebulan.
Banyak polisi khusus yang dikerahkan untuk menangkapnya, tapi dia selalu lolos dari pengenjaran. Akhirnya presiden negara L meminta bantuan pada pasukan khusus di Tanah Berkabut.
Pasukan khusus yang menjaga Tanah Berkabut adalah prajurit terbaik dari semua pasukan khusus di seluruh negara besar. Integritas seorang tentara tidak perlu dipertanyakan.
"Belum. Saat sehari sebelum eksekusi mati, ada seseorang yang menyelamatkannya." Marvel menjawab dengan datar.
"Tapi kami tidak mendapatkan laporan dari Tuan Petrov sama sekali." Sean menyerngitkan dahinya. Tuan Petrov adalah presiden negara L.
"Jadi tidak perlu ikut campur lagi." setelah mengatakan kalimat itu Marvel menutup matanya dan bersandar di kursi mobil. Dia belum tidur sama sekali dari kemarin.
Sean mengangkat alisnya ringan, tidak mengganggu Marvel lagi. Sean sudah menjadi bawahan Marvel selama bertahun-tahun. Dia sudah sangat memahami temperamen dan pola pikiran Marvel.
Marvel adalah tipe orang yang hanya melakukan tugasnya sendiri. Dia tidak akan menyentuh sesuatu yang bukan termasuk otoritasnya bahkan jika masalah tersebut akan menghancurkan sebuah negara.
Dan untuk bantuan Tuan Petrov, maaf Marvel hanya membantunya karena ada beberapa bawahanya yang berasal dari negara L. Tapi karena sekarang Tuan Petrov memalingkan wajahnya, lalu jangan menyalahkan siapapun jika tuannya ini tidak akan meliriknya lagi.
Dan untuk masalah Dion Broke, Marvel menanganinya hanya karena kota M adalah salah satu kota yang berada dibawah kekuasaannya. Apalagi dikota M terdapat markas kecil pasukan milik Marvel.
Dan jika Dion Broke memang terbukti berada dikota M, Sean yakin Marvel tidak akan menangkapnya. Marvel hanya akan mengusir Dion Broke dari kota M.
__ADS_1
Jika Dion Broke mau pergi dari kota M semuanya akan baik-baik saja. Tapi jika Dion Broke tidak mau lergi maka Tuanya ini pasti akan mengirim Dion Broke keluar kota dengan tangannya sendiri, tidak mati, tapi mungkin akan kehilangan beberapa anggota tubuh. En itu saja.
...
Kanaya saat ini sedang dalam perjalanan menuju gedung yang terbengkalai satu tahun lalu karena kematian pekerja dalam jumlah besar saat pembangunan.
Baru saja saat Kanaya memasuki situs perang dagang, dia merasakan hal yang ganjal. Instusinya tidak pernah gagal.
Di kehidupan sebelumnya, sebelum kematian orang tuanya Kanaya sering melakukan misi dari organisasi yang didirikan orang tuanya. Dan Instusinya menyelamatkanya berkali-kali.
Setelah mengecek hampir semua sudut web, Kanaya menemukan virus jaring laba-laba. Didunia Kanaya sebelumnya, virus ini adalah virus tingkat menengah. Tapi menurut teknologi dunia saat ini, virus jaring laba-laba termasuk virus tingkat tinggi. Bahkan dianggap sebagai virus yang mustahil dihancurkan.
Bagi Kanaya ini hanyalah mainan anak-anak di matanya. Dia bisa membuat virus yang lebih mengerikan. Tapi mengeluarkan sebuah teknologi yang terlalu tinggi akan membuat keseimbangan dunia runtuh. Kekacauan akan terjadi dimana-mana. Jadi Kanaya berencana meningkatkan teknologi dunia ini secara perlahan.
Dan tujuan perjalanannya kali ini adalah untuk menangkap pelaku dibalik virus jaring laba-laba.
Kanaya sudah mencari tau semua hal tentang pelakunya. Dion Broke buronan internasional level A. Memiliki tim peretas yang sangat cakap dan sering melakukan pencurian dana di web keuangan besar.
Dan Kanaya berencana membunuh Dion Broke dan semua bawahanua secara langsung. Karena jika rencana pelaku berhasil seluruh kota M akan lumpuh dalam waktu hampir dua minggu, itu bukan masalah sepele sama sekali.
Kanaya langsung memasuki gedung setelah sampai ditempat tujuan. Memegang ipad ditangannya, Kanaya berjalan dengan santai seolah menikamati pemandangan.
Di layar ipad menunjukan keadaan di dalam gedung secara real time. Meskipun ada penghambat sinyal tapi itu tidak berguna bagi Kanaya. Di dunia dengan teknologi rendah ini, Kanaya bisa melakukan apapun yang dia mau. Tidak ada yang bisa disembunyikan darinya.
Ada beberapa penjaga di beberapa tempat. Kanaya menghindarinya dengan mudah dan langsung menuju lantai atas.
Dilantai teratas, Kanaya berdiri di depan jendela dengan santai. Di telinganya tersangkut earphone kecil berbentuk bunga poppy, mendengarkan beberapa kalimat bodoh dari serangga kecil yang mengira dirinya adalah dinosaurus.
Ini adalah salah satu teknologi yang diciptakan Kanaya beberapa hari ini. Tidak ada kelebihan yang luar biasa, hanya memiliki bentuk yang cantik. Maaf, tapi Kanaya juga seorang gadis yang mencintai kecantikan.
Setelah beberapa saat Kanaya beranjak dari tempatnya berdiri. Keluar menuju pintu dan meningalkan sebuah kuncup bunga berwarna merah darah di tengah ruangan.
Menuruni tangga menuju ke lantai pertama, Kanaya menghindari beberapa penjaga yang berpatroli dengan mudah. Kanaya juga meninggalkan kuncup bungan merah darah disetiap lantai.
__ADS_1
Setelah semuanya selesai, Kanaya berjalan keluar dari gedung tak terpakai. Setelah sampai didepan mobilnya Kanaya tidak langsung pergi, melainkan bersandar malas di kap mobil.
Dengan tangan terlipat didada, Kanaya tersenyum cerah. Menghitung dari sepuluh dengan suara rendah.
Saat sampai pada hitungan kelima, Kanaya memasuki mobilnya. Pada hitungan keempat Kanaya menyalakan mobilnya. Hitungan ketiga, Kanaya melirik sekali lagi pada gedung dibelakangnya. Hitungan kedua, Kanaya mengemudikan mobilnya menjauh dari gedung.
Dan saat hitungan Kanaya sudah mencapai satu, terdengar ledakan keras dibelakangnya. Gedung itu benar-benar hancur berantakan menjadi debu.
Mendengar ledakan itu, Kanaya tersenyum sangat cerah.
Dion Broke, kriminal level A mati bahkan tanpa tau siapa pembunuhnya dan bagaimana dia mati.
Di kehidupan sebelumnya, Kanaya sangat terkenal di dunia bawah. Siapa pun yang mendengar namanya pasti gemetar.
Dia adalah Poppy, salah satu agen ilegal yang selalu meledakan tempat kejadian saat melakukan misi.
Dan...
Dia kembali.
...
Setelah 20 menit ledakan terjadi, beberapa mobil berhenti didekat gedung. Dipimpin oleh mobil hitam metalik dengan gambar bunga lily samar diatasnya.
Beberapa pasukan khusus turun dari mobil. Salah satunya adalah Marvel.
Setelah sebagian pasukan mencari informasi di reruntuhan, salah satu pasukan itu berjalan menuju Marvel. Melakukan hormat militer standart.
"Lapor ketua! Saya menemukan sebuah bunga poppy." ucap pria itu sambil menyerahkan sebuah bunga poppy ditanganya.
Marvel mengambil bunga itu dan mengamatinya dengan seksama. Bunga itu mekar dengan penuh, berwarna nerah darah sangat mempesona, terbuat dari logam tidak dikenal, berukuran kepalan tangan bayi. Dan memiliki bau mesiu yang kuat.
"Ini adalah bom, terus selidiki masalah ini." jawab Marvel dengan kosong. Melihat reruntuhan itu dengan samar, seolah bisa melihat segalanya yang terjadi.
__ADS_1
Dan tanganya menggenggam bunga poppy dengan erat.