
Situs rahasia peretas internasional sedang gempar saat ini. Beberapa waktu lalu seorang anonim tiba-tiba membuat pengumuman anonim di tempat paling mencolok di web. Dan setelah diteliti dengan lanjut, orang ini masih level pemula!
Di situs peretas, level seorang peretas menentukan nilai ketrampilan. Semakin tinggi angkanya, semakin bagus juga keterampilanya. Biasanya hanya peretas level 5 atau lebih yang bisa membuat pengumuman vip di situs. Tapi sekarang seorang pemula yang bahkan belum memasuki level 1 melompat keluar! Apakah generasi muda sekarang sangat menakutkan?
Kanaya, yang disebut peretas pemula saat ini sedang duduk santai di balkon, memegang segelas teh susu di tanganya dan asinan pedas di tangan lainya. Laptop di depanya menunjukan perkembangan web keamanan yang baru dia buat. Di jendela kecil pojok kiri layar, baris demi baris informasi terus bergulir, diikuti foto identitas peretas yang mencoba memasuki pertahanannya.
Di dunia sebelumnya, Kanaya sudah membuat banyak sekali virus dan pertahanan teknologi. Tapi di dunia ini dimana teknologi belum sepenuhnya berkembang, Kanaya harus melakukan sedikit memodifikasi agar hasil karyanya dapat berjalan dengan baik.
Dan perangkap labirin ini adalah salah satunya, siapapun yang mencoba memasuki perangkap labirin ini, semua informasinya akan seacara otomatis terungkap di jendela apung pojok kiri.
Kanaya sengaja membuat pengumuman di situs peretas dengan begitu mencolok menggunakan akun pemula. Dengan begitu, banyak orang akan penasaran dengan teknologinya. Dan dia juga akan mendapatkan kelinci percobaan secara gratis. Sangat hemat biaya.
Disisi lain, Alen juga salah satu yang mencoba memasuki pertahanan labirin. Dia ikut mencoba bukan untuk mencari kesenangan, tapi Alen menyadari jika kode string yang di gunakan pertahanan labirin ini sedikit mirip dengan virus yang menyerang keamanan teknologi Tanah Berkabut beberapa hari yang lalu.
Untuk penemuan ini Alen mengumpulkan semua anggota departemenen teknologi, bahkan memanggil Marvel secara khusus. Dan disinilah mereka berkumpul, semua orang sedang memperhatikan layar lebar didepan mereka dengan cermat.
Alen yang akhrinya berhenti mengetuk keyboard menghela nafas dengan pasrah, "masih tidak bisa melacak jejaknya, aku bahkan tidak bisa memasuki inti labirin."
"Apakah masih tanpa hasil?" Sean tidak tahan untuk tidak bertanya.
Alen menoleh menatap Mavel, "aku hanya bisa memastikan jika dia dan poppy adalah orang yang sama, dan... aku yakin jika lokasi poppy saat ini adalah kota M."
Alen menjatuhkan informasi seberat bom saat ini. Semua orang langsung berbisik, menebak di sebelah mana tepatnya poppy bersembunyi.
Marvel menyipitkan matanya, irisnya yang hitam legam sedalam lautan jurang. Menatap layar disepanya dengan seksama, "Alen, kau bisa lebih fokus di daerah timur."
"Ketua, apakah kau menemukan sesuatu?" Davis bertanya dengan suara yang sedikit gemetar yang dia sendiri bahkan tidak menyadarinya.
__ADS_1
Semua orang menatap Marvel dengan antisipasi. Mata mereka menyala dengan kobaran api.
Ya! Ketua memiliki IQ yang tinggi! Ketua pasti sudah menemukan sesuatu yang penting!
"Aku masih belum yakin tempat pastinya, tapi aku punya tekabakan 70% benar." Marvel menjawab dengan kosong. Wajahnya masih sangat tenang seolah tidak ada yang bisa menggoyakanya.
Hati semua orang penuh kegembiraan, terutama Alen. "Ketua yakinlah aku akan bekerja keras!"
70%! Apa kemungkinan ini ah?!
"En. Aku akan pergi langsung kesana. Kabari jika ada kemajuan." Marvel berjalan keluar ruangan, diikuti oleh Sean dan David.
"Ya ketua!"
...
Sebenarnya ini bukan lah tugas Marvel, tapi ledakan terjadi tepat mobil yang Marvel tumpangi melewati jalan depan hotel. Jadi Marvel berniat untuk mencari tau apa yang terjadi. Apalagi David adalah seorang tentara, integritasnya membuatnya tidak bisa mengabaikan kasus ini.
Hanya Sean dan David yang memasuki tempat kejadian, sedangkan Marvel hanya mengamati semua yang terjadi dari dalam mobil.
Awalnya polisi tidak membiarkan mereka berdua masuk tapi setelah David mengeluarkan kartu identitasnya polisi itu langsung menunjukan rasa hormat yang besar. Siapa yang tidak tau jika Tanah Berkabut adalah kumpulan para master? Ambil salah satu orang yang tinggal di Tanah Berkabut secara acak dan dia akan menjadi kebanggaan sebuah negara.
...
Dan Kanaya yang sedang berjalan-jalan tiba-tiba tertarik oleh suara ledakan yang keras. Dengan membawa mangkuk besar es krim rasa coklat, Kanaya berjalan santai menuju sumber suara ledakan.
Setelah sampai dilokasi kejadian Kanaya dengan santai mencari mobil untuk bersandar, menikmati semangkuk es krim dan melihat kerumunan padat disekitar hotel.
__ADS_1
"Wah! Hotel yang mewah. Kerugianya pasti sangat besar. Mungkin pemilik hotel sedang menangis sekarang." Kanaya memasukan sesendok es krim setelah berkomentar tanpa hati nurani.
Dan Kanaya tidak tau jika semua komentarnya di dengar oleh pemilik mobil yang dia sandari.
Marvel akhirnya tidak bisa tidak melihat gadis kecil yang menyandar pada mobilnya dengan sembarangan. Tidak mungkin manusia normal berpikir pertama kali tentang kerugian setelah melihat ledakan keras. Manusia normal pasti akan berfikir berapa banyak korban yang mati dan selamat.
Tapi Kanaya belum menyadari jika komentar asalnya hari ini akan membuat salah satu pemimpin tinggi Tanah Berkabut mengawasinya 7/24 jam dimasa depan. Dimasa didepan jika Kanaya mengingat hal ini dia tidak sabar untuk menjahit mulutnya yang murah.
Tapi itu masih di masa depan, saat ini Kanya masih belum tau apapun.
Setelah Sean dan David membantu penyelidikan, ditemukan mayat gubernur provinsi C di salah satu presidential suit. Setelah di ketahui bahwa salah satu korban adalah tokoh penting, polisi meningkatkan keamanan disekitar hotel. Semua penonton digiring untuk menjauh.
Dan Kanya yang memiliki mulut yang murah berkomentarsekali lagi, "hei! Seorang gubernur! En, pemilik hotel benar-benar akan menangis kali ini."
Kanya yang tadinya bersandar malas di mobil kini berdiri tegak setelah melihat disatu titik. Marvel mengikuti pandangan Kanaya dan melihat seorang wanita dengan tubuh sintal dan riasan yang tebal berjalan diantara kerumunan dengan santai. Bahkan sesekali akan menggoda pria acak.
Setelah beberapa saat, Kanaya kembali bersandar dengan malas, menikmati es krim nya yang masih setengah mangkuk.
"Bahkan tidak bisa melihat pelaku yang begitu mencolok. Polisi kota M sangat lemah. Ulasan buruk!"
Setelah mendengar kalimat itu Marvel menyipitkan matanya, seorang gadis yang baru menginjak dewasa tapi sudah memilki kemampuan berfikir yang begitu baik. Mau tidak mau Marvel menebak identitasnya yang sebenarnya.
Kanaya yang sudah cukup menonton pertunjukan pergi begitu saja, tapi yang tidak Kanaya sadari adalah Marvel yang sedari tadi memperhatikanya tidak sengaja melihat earphone berbentuk poppy di telinga Kanaya sekilas.
Marvel langsung membuka pintu mobil dan mengejar Kanaya, sayangnya karena ledakan keras tadi kini jalanan penuh dengan kerumunan. Dan hanya beberapa saat tubuh mungil Kanaya tersembunyi dikerumunan dengan baik.
Marvel akhirnya berhenti mengejar, tapi matanya penuh agresi. Beberapa orang disekitarnya bahkan menjauh beberapa langkah karena aura Marvel yang begitu gelap.
__ADS_1
Bagaimana rasanya jika target yang selama ini kau cari ternyata berada didepanmu tanpa kau sadari? Tapi setelah menyadarinya targetmu pergi tanpa jejak begitu saja. Rasanya hatimu pasti sangat gatal hingga kau ingin meledakan beberapa gedung untuk melampiaskanya!