
**** Flash on****
Setelah berbincang-bincang cukup lama, akhirnya Riko, dan Endang kembali ketempat pertemuaan mereka yang tadi.
Setelah sampai, mereka kembali menyapa Fredi, Bertha, dan Dewi. Riko duduk disamping ibunya, dan Endang duduk di hadapan Riko.
Kini mereka kembali membahas untuk pertemuan mereka nanti.
" Jadi kapan kita akan bertemu dengan calon mantu kami Dang?? tanya Bertha.
" Iya.. dang!!! kapan kami bisa melihat calon mantu kami yang cantik itu..!! " sambung Fredi.
" Kau sudah tidak sabar ya fred??? kata Endang.
" Bukan aku yang tidak sabar Dang...!!! Tapi putra ku ini yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan putri ku yang cantik itu.
" Ahhhh...!!! Papa ini bisa saja membuat aku malu. Jawab Riko.
" Tenang saja nak...!! Aku akan mengatur pertemun kalian....!!! kata Endang.
" Baik om!!! Jawab Riko dengan senyum manisnya.
Apakah ini bukan mimpi?? Akhirnya ku bisa memiliki mu Andini, kau akan menjadi istri cantik ku. Aku sudah tidak sabar ingin menikahi dan membangun Rumah tangga dengan mu.
Sejak pertama kita bertemu aku sudah yakin bahwa kau akan jadu milik ku.
Aku janji akan membahagiakan mu, dan tidak menyia-yiakan cinta mu.
Si pria brengsek yang bernama Reyhan itu tidak pantas mendapatkan cinta mu. " Gumam Riko dalam hatinya".
" Nak....!!! Nak...!! kenapa kau melamun seperti itu??? tanya Endang kepada Riko.
" Kau lihatkan Dang...!!! putra ku pasti sedang membayangkan putri mu..Hahahaha🤣🤣🤣 kata fredi.
Riko yang mendengarkan perkataan ayahnya menjadi malu, dalam hatinya yang paling dalam memang ia sedang memikirkan Andini. Sejak pertama pertama kali mereka bertemu Riko membiarkan Andini masuk dalam hatinya. Ia selalu membayangkan wajah cantik Andini setiap waktu.
" Baik lah...!!! bagaimana jika kita bertemu di Restoran Pasola The Ritz Carlton. Disana Restoran favorite keluarga kami saat kami sedang berada di jakarta?? tanya Fredi.
" Ide bagus Pa...!! mama juga sudah lama tidak makan di restoran itu. " sambung Bertha".
" Baiklah aku setuju..!! kita akan bertemu besok jam 19.30 WIB. Aku akan membawa anak dan istri ku...!!!" kata Endang".
" Setuju..!! sambung Bertha.
" Bagaimana menurut mu nak??? tanya Endang kepada Riko.
" Kalau saya setujuh saja om..!!! jawab Riko.
" Baik lah Fred...!!! aku duluan dulu, aku ingin bertemu dan bicara kepada Andini soal perjodohan ini. Kata Endang.
" Silahkan Dang!!! Aku juga ingin pulang kerumah aku sudah kangen dengan putri ku. sambung Fredi.
Mereka semua berdiri dan saling berjabat tangan sebelum pergi kerumah masing-masing.
" Baik lah Fred...aku pergi dulu, senang bertemu dengan mu dan keluarga mu. Kata Endang.
__ADS_1
" Iya..!! senang juga bertemu dengan mu Dang.
jawab Fredi.
Setelah saling berpamitan, pergi meninggalkan restoran tersebut.
Disisi lain Reyhan yang sudah selesai menikmati permainannya yang asik dengan Rika sedang memakai pakaiannya kembali, ia berniat ingin pergi kerumah Andini.
" Apa kau pulang Rey???? tanya Rika.
" Iya Rik...!!! aku ingin pulang!! "jawab Reyhan".
" Apa kau tidak ingin menginap disini sayang,(rika menuju ke arah Reyhan dan memeluk punggung Reyhan dadi belakang).
Reyhan yang melihat tingkah Rika hanya diam mematung, sebenarnya ia ingin bertemu dengan Andini di rumahnya, itu ia lakukan agar Andini tidak mencurigainya.
" Bagaimana ya Rikkk !! Sebenarnya aku ingin di sini dan menghabiskan malam bersama mu, tapi aku tidak enak kepada Mama dan Papa ku.
Kemarin aku tidak pulang, dan sekarang tidak mungkin aku tidak pulang lagi Rik.
Bagaimana nanti khawatirnya mereka Rik??? jawab Reyhan.
" Kau benar Rey..!!! Baiklah kalau begitu kau pulang saja sekarang..!! kata Rika.
" Hmmm...!! jawab Reyhan sambil membereskan pakaiannya, dan mengambil tas ransel miliknya.
" Baiklah Rik !!aku pulang dulu..!!kata Reyhan.( Reyhan bergegas pulang)
" Iya...(jawab Rika)
" Ada apa Rik??? jawab Reyhan.
" Ada yang tertinggal..!!! kata Rika sambil mendekat ke arah Reyhan.
" Ini..!! Mummmmcchhhhhhh....!! sudah kau boleh pergi sekarang. kata Rika
( Ternyata yang tertinggal ialah ciuman dari Rika)
Reyhan yang mendapat ciuman mendadak dari Rika hanya bisa diam tanpa membalasnya.
" Hmmm...!!! aku balik dulu ya Rik???
" Ok...!! Bye Rey....
Rika menutup pintu apartemennya, sekarang ia hanya sendiri di dalam apartemen itu.
Disisi lain Chika dan Andini masih sudah berada di rumah mereka masing-masing.
Dikediaman Andini.
Andini sedang berada didalam kamarnya, daru tadi ia merasa ada yang beda dengan sikapnya Reyhan belakangan ini.
Ia masih bertanya-tanya dalam hatinya...
" An...ann...!! " panggil melisa ibunya Andini dari balik pintu kamarnya Andini.
__ADS_1
" Iya ma....!!! Ada apa?? jawab Andini. Samb membuka pintu kamarnya.
" Kau sedang apa sayang?? kenapa wajah mu muram seperti itu. "tanya Melisa".
" Tidak apa-apa mah..!!! Andini cuma lagi mikir tugas kuliah Andini aja mah..." jawab Andini".
" Gini sayang, kata Bambang seketarisnya papa, hari ini papa akan pulang dari Bali.
" Ahhh...yang benar mah??? jawab Andini dengan bahagianya, setika wajah menjadi ceria.
" Iya sayang...!!! papa mu akan pulang sekarang, jadi kau harus siap-siap menyambut kedatangan papa mu tu nak...!! kata Melisa.
" Iya Mah...!! Andini akan menyambut kedatangan papa seperti biasanya..kata Andini dengan girangnya.
" Baiklah sayang...!!! kau siap-siap dulu, mama akan tunggu dibawa. kata Melisa.
" Iya mah....!! Andini akan siap-siap dulu, dan langsung turun kebawa. Jawab Andini.
Melisa kini turun kebawa, sebelumnya ia sedang asik menonton televisi di dalam kamarnya, saat sedang asik menonton tiba-tiba Endang meneleponnya, ia mengabari bahwa ia akan pulang kerumah dengan maksud berbeda.
Saat mendengar kata maksud berbeda, Melisa menjadi bingung akan perkataan suaminya.
Di dalam perjalanan pulang, Riko menanyai sesuatu kepada ayahnya. Ia penasaran kenapa ayahnya ingin menjodohkanya kepada Andini.
" Pah...!!! panggil Riko kepada Ayahnya.
" Iya nak!!! ada apa??? jawab Fredi.
" Rico ingin bertanya sesuatu pah??? kata Riko.
" Tanya saja nak??? jawab Fredi.
" Kenapa papah setuju Riko menikah dengan putrinya sahabat papah itu??? apa sebelumnya papa pernah bertemu dengan Andini??? tanya Riko
" Papah tidak pernah bertemu dengan Andini nak...!!! Cuma papa berteman baik dengan Endang, jadi apa salahnya papah menjodohkan mu dengan putrinya. Jawab Fredi.
" Apa kau benar-benar menyukai Riko?? tanya Bertha.
" Sebenarnya Riko sudah menyukai Andini mah, sejak pertama kali bertemu dengannya. Jawab Riko.
" Benar kah??? apa yang membuat mu bisa menyukainya?? apa dia secantik mamah??" tanya Bertha dengan nada bercanda.
" Hahahah...mamah ini PD sekali, ingat umur ma!! kata Fredi kepada Bertha.
" Isss...papah ini, walau pun mamah sudah tidak mudah lagi, tapi mamah masih tetap cantik lho...!! jawab Bertha dengan cemburut.
Riko yang mendengar pertengkaran kecil ayah dan ibunya itu pun tertawa.
" Mamah adalah wanita paling cantik bagi Riko mah. ( jawab Riko menghibur mamahnya)
" Terima kasih sayang...!!! kata Bertha tersenyum.
Mereka pun telah sampai kerumah.
Bersambung....
__ADS_1
Mohon dukung karya saya teman-teman.