Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
PART 58


__ADS_3

" Eeehhhhhhhhhh..............!!!!! anak mamah udah pulang, dari mana saja kau sayang, tanya Bertha kepada putranya itu.


Riko yang melihat mamahnya datang, langsung berdiri dan mencium mamahnya.


" Riko baru dari rumah Andini mah, kata Riko dengan senyum-senyum."


" Wawwwww..........!!!! ternyata anak mamah sekarang sedang sibuk mengencani seorang gadis rupanya, kata Betha dengan menggoda putra tersebut.


Tentu saja Riko dan Fredi hanya senyum-senyum mendengar perkataan Bertha tadi.


" Akkkkkhhhhh......!!! mamah bisa nya buat Riko malu saja, kata Fredi yang ikut menggoda putranya juga."


" Sama aja, mamah dan papah bisanya menggoda Riko saja, kata Riko dengan wajah cemberut manja."


" Haahaahahahahaaha........😁😁😁😂😂😂


mereka semua tertawa dengan bahagianya.


Dan tiba-tiba saja Chika muncul di hadapan mereka dengan wajah girang karena ke datangan mamah dan papahnya.


" Heeeeeiiiiii.........!!!! kalian tertawa bahagia tanpa keadanya aku ya, kata Chika yang wajah cemberut."


" Heeee........!! ada anak gadis mamah yang cantik, kata Bertha."


Chika pun memeluk mamahnya dengan erat, begitu juga Fredi yang memeluk putri kesayangannya itu dengan erat juga. Kini mereka sekeluarga kumpul bersama dengan bahagianya.


" Sayang, bagaimana hubungan mu dengan Andini, tanya Bertha kepada Riko."


" Baik-baik aja mah, sekarang Riko dan An sudah mulai dekat satu sama lain, jawab Riko.


" Cieeeeeee....


cieeeeeeeeeeeeee...........!!! sekarang udah mulai dekat satu sama lian nie yeeeeeeeeeeeeeeee...........!!! kata Chika yang meledek kakaknya sendiri."


Tentu saja perkataan Chika itu membuat mereka semua tertawa. Dan membuat Riko menjadi malu di buat oleh adiknya.


" Huhhhhhn........!!!!! kata Riko yang melemparka sebuah bantal tempat ke arah wajah Chika."


Sontak saja perlakuan Riko itu membuat Chika menjadi geram dan memukul manja kakaknya.


Kedua orang tua mereka hanya bisa tertawa melihat tingkah kedua anak mereka yang sudah besar tapi sifatnya seperti anak kecil.


" Udah........


Udah................!!! kalian ini seperti anak kecil saja, kata ibunya Riko dan Chika."


" Kak Riko nie mah.......!!!


masak muka Chika di lempar pake bantal, kan sakit. Belum lagi perawatan wajah Chika yang mahal, kata Chika yang mengaduh kepada orang tuanya."


" Riko kan hanya bercanda sayang........


mana mungkin Riko mau menyakiti mu, kata Fredi yang membela putranya tersebut."

__ADS_1


" Papah bela saja terus kak Riko, kata Chika yang cemberut dan memeluk hangat mamahnya."


Fredi yang melihat putrinya cemberut tentu saja menenangkannya dengan kata-kata sayangnya kepada putrinya.


" Papah gak bela Riko sayang, lihat nie papah kasih pelajaran buat Riko, kata Fredi yang balik memukul pundak Riko."


" Aduhhhh.....


Aduhhh.........!!! sakit pah, kata Riko yang berusaha ikut membuat mood Chika kembali lagi."


" Gimana sayang papah sudah balas kan, kata Fredi kepada Chika."


Chika yang melihat kakak dan papah menjadi ceria kembali, ia pun tertawa terbahak-bahak melihat mereka berdua.


" Husssss............!!!


kalian jangan ribut lagi, ini sudah malam lebih baik kita tidur. Riko besok kau ada meeting pentingkan sayang?? tanya Bertha kepada putranya."


" Iya mah........!!!


tapi sebenarnya Riko ingin ngomong hal penting kepada mamah dan papah?? kata Riko kepada kedua orang tuanya."


" Ngomongin apa kak?? kok serius gitu?? tanya Chika yang penasaran."


" Huhhhhhh.........


kau masih kecil gak boleh ikut campur, jawab Riko jutek."


" Hmmmmm............


" Sudah dong sayangg.............


jangan ribut-ribut lagi, mamah pusing nie lihat kalian yang ribut seperti anak kecil, kata Bertha yang melerai anaknya agar tidak bertingkar lagi."


Chika dan Riko pun menghentikan pertengkaran kecil mereka karena di hentikam oleh ibunya mereka.


" Kau mau ngomong apa sayang??? tanya Fredi kepada putranya itu."


" Gini pah.........!!! Riko berencana ingin memajukan tanggal pernikahan Riko dan Andini, sebab Riko takut jika nanti Riko balik ke Singapore lagi dalam waktu dekat ini. Soalnya ada rapat penting dengan perusahaan China yang tidak bisa Riko hindari dalam waktu dekat ini pah, dan Riko juga takut jika pernikahan Riko nanti akan di undur dalam waktu yang lama, jawab Riko kepada ayahnya itu."


Fredi yang mendengar perkataan putra nya itu, berpikir sejenak karena ada benar juga yang di katakan oleh Riko tersebut.


" Cee yeeeeeeee.........!!!


kak Riko sudah tidak sabar menikah dengan Andini ya....................


Hahahahahaahahahahhaaha.................


ledek Chika kepada Riko,"


" Chika..............!!!


sudah dong sayang, jangan meledek kakak mu lagi, kata Bertha kepada putrinya itu."

__ADS_1


" Hahahahahahahhhah😂😂😂😂😁😁😁😁😁, Chika tertawa."


" Papah sih setujuh-tujuh aja sayang, karena ada benarnya juga yang kau katakan itu. Karena untuk bekerja sama dengan perusahaan China tersebut kau harus butuh waktu yang lama di Singapore, kata Fredi kepada putranya."


" Iya pah, Riko benar.


Kalau bisa pernikahan Riko dan Andini di percepat saja, karena kalau tidak mereka akan terpisah dalam waktu yang lama, kata Bertha kepada suaminya itu."


" Benar juga mah,


Tapi apa keluarga Endang akan setujuh jika kita mempercepat pernikahan mereka, itu yang jadi persoalannya sekarang ini, jawab Fredi kepada Bertha."


" Kalau menurut Riko om Endang akan setujuh pah, karena om Endang juga ingin segera Andini secepatnya menikah dengan Riko, jawab Riko kepada ayahnya."


" Iya.......!!!


benar yang di katakan Riko pah, Endang akan setujuh jika kita mempercepat pernikahan ini, akan tetapi bagaimana kita bisa menyiapkan pernikahan ini dalam waktu dekat ini pah, tanya Bertha kembali kepada suaminya."


" Kalau masalah itu, bisa di atur mah.......


yang penting jika keluarga Endang setujuh kita akan mengadakan pernikahan Riko dan Andini dalam minggu ini juga, dan kita akan menentukan tanggal pernikahan mereka, jawab Fredi kepada Bertha."


" Riko tidak terlalu ingin pesta yang besar-besaran pah, yang penting pernikahan Riko dan Andini sakral dan juga di hadiri keluarga dan klien penting kita saja, biar mereka tahu bahwa Riko sudah menikah, jawab Riko kepada ayahnya."


" Baiklah sayang, kalau itu yang kau inginkan.


Besok kita sekeluarga akan datang ke rumah Andini untuk membahas masalah ini kepada mereka, dan sekarang lebih baik kau tidur karena ini sudah malam, kata Fredi kepada putranya itu."


" Iya sayang.........


lebih baik kau istirahat sekarang, karena besok kau ada meeting penting, kata Bertha kepada putranya itu."


" Iya kak......!!!!


kalau masalah pernikahan mu akan di urus sama mamah dan papah, kata Chika yang mendukung kakaknya agar cepat menikah dengan Andini."


" Kau juga tidur sana, besok juga kau akan kuliah, kata Bertha kepada putrinya itu."


" Issss..........!!!.


mamah, Chika juga mau tidur kali, jawab Chika jutek."


" Hmmmmm........


lebih baik kita semua tidur sekarang, kata Fredi kepada semua anggota keluarganya."


" Iya pah......


selamat malam papah....


selamat malam mamah, kata Chika kepada kedua orang nya.....


Dan di susul oleh Riko, dan kini mereka semua masuk ke kamar masing-masing, untuk beristirahat.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2