Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
Part 45


__ADS_3

Andini yang bingung untuk menjawab pertanyaan Rika tersebut, ia hanya bisa terdiam saat ditanya soal perasaannya terhadap Reyhan. Akan tetapi Rika menduga bahwa Andini dan Reyhan masih saling mencintai.


" Itu tidak penting bagi ku, yang aku mau saat ini Reyhan menjawab pertanyaan ku. Jika memang anak ini milik Reyhan aku akan menyuruhnya untuk bertanggung jawab dan segera menikah mu, jawab Andini dengan tegas."?


" Apa kau yakin An...!! jika Reyhan akan bertanggung jawab kepada ku?? tanya Rika kembali."


" Aku tidak tahu, yang penting aku sudah melakukan yang terbaik dan tidak ingin membuat anak itu menjadi tidak punya ayah."


" Oh...!!! jadi dimana saat ini Reyhan ?? tanya Rika kepada Andini."???


" Reyhan sedang di jalan, sebentar aku WA dulu dia, jawab Andini yang seketika membuat Rika cemburu, karena sejak kemarin Reyhan sama sekali tidak mengangkat teleponnya dan juga membalas pesan WaA darinya."


" Sialan kau Rey...!!! giliran aku yang WA dan telepon, kau tidak angkat sama sekali, kata Rika dalam hatinya."


Rika pun hanya terdiam saat Andini mencoba menghubunginya Reyhan. Pada hal di dalam hatinya ia sedang menyimpan rasa kecewaan akibat Reyhan tidak mau mengangkat teleponnya, ia sangat sedih akan perlakuan Reyhan kepadanya. Selama ini Rika selalu mencintai Reyhan dengan sepenuh hatinya akan tetapi Reyhan hanya menganggapnya sebuah boneka yang ketika bosan dia mencampakannya. Ia pun hanya menangis di dalam kesedihannya, sedangkan Andini masih sangat kecewa dengan kenyataan yang ada, ia masih bingung akan kisah cintanya. Di sisi lain ia akan menikah dengan Riko dalam waktu dekat ini, ia bingung akan kenyataan yang ada.


Andini dan Rika masih menunggu kehadiran Reyhan dan tidak begitu lama mereka akhirnya Reyhan telah tiba dan menghampiri mereka.


" Wooww...ada apa ini?? kenapa Andini membawa Rika segala, mampus la aku kalau mereka sampai ribut, kata Reyhan dalam hatinya."


Andini mencoba untuk tenang, begitu juga dengan Rika dan Reyhan yang juga mencoba untuk tenang menhadapi setuasi ini, dan akhirnya Andini memulai pembicaraan ini.


" Kau mau minum apa Rey ?? tanya Andini kepada Reyhan."


" Terserah kau aja An...!!! jawab Reyhan dengan gugup."

__ADS_1


Andini pun melihat daftar menu dan memesan makanan dan minuman yang tersedia di daftar menu itu.


Sedangkan Rika masih menatap wajah Reyhan dengan sejuta cinta yang terdalam di hatinya. Sedangkan Reyhan tidak menghiraukan kehadiran Rika, ia hanya memandang Andini dengan tatapan penuh cinta di hatinya. Memang di dalam hatinnya Reyhan hanya mencintai Andini seorang, akan tetapi karena dirinya di liputin oleh rasa nafsu dan ingin merasakan kehangat seorang wanita sehingga ia tega menghianati cintanya Andini.


Tidak lama setelah Andini memesan makanan dan minuman yang ia pesan, pelayan dari cafe tersebut mengantar pesanan mereka.


" Ini pesanan ya mbak..!! kata pelayan tersebut."


" Iya, terima kasih mas, jawab Andini dengan santunnya dan dengan senyum manisnya.


Rika melihat Andini dengan pandangan dalam menjadi iri akan kecantikan dan kelembutan wajah Andini. " Pantas saja Reyhan tidak ingin berpisah dari Andini, ia sangat cantik, kata Rika di dalam hatinya."


Kini mereka bertiga duduk bersama dengan perasaan yang berkecamuk, dan Andini pun memulai dengan mengatakan.


" Rey...!!! kau harus bertanggung jawab akan Rika, kata Andini dengan menatap wajah Reyhan." Andini berusaha tegar di hadapan Rika dan Reyhan ia tidak ingin kelihatan lemah di mata Rika dan terutama Reyhan.


" Rika sedang mengandung anak mu, kata Andini dengan nada suara yang berat."


" Apa ?? jawab Reyhan kaget, dan menatap Rika dengan tatapan yang penuh arti."


" Kenapa kau kaget seperti itu Rey ?? hubungan mu dan Rika kan memang sudah sampai ke tahap yang seperti itu, kata Andini dengan nada menyindir terhadap mereka berdua."


" Kau harus bertanggung jawab Rey, aku tidak ingin anak itu tidak memilik ayah, kata Andini lagi."


" Tapi An...!!! aku masih mencintai, aku tidak ingin berpisah dengan mu, kata Reyhan sambil memegang tangan Andini tanpa memperdulikan perasaan Rika lagi."

__ADS_1


Rika yang melihat perlakuan Reyhan kepada Andini itu menjadi panas sendiri, ia tidak ingin melihat Reyhan memohon kepada Andini lagi untuk mempertahanankan hubungan mereka. Jantungnya seakan berhenti saat melihat pria yang ia cintai itu memohon cinta kepada Andini, tapi ia pun sadar bahwa semua itu salahnya sendiri.


Ia hanya bisa menahan rasa sakit hatinya, ia ingin pergi dari hadapan mereka dan menenangkan hatinya sementara Andini yang melihat Rika seperti itu pun menjadi tidak enak hati. Ia mengerti perasaan Rika saat ini, ketika Reyhan lebih memilihnya, akan tetapi Andini pun tidak ingin kembali kepada Reyhan.


Karena ia sudah berjanji kepada ayah dan ibunya untuk mau menikah dengan Riko, pria yang sudah di pilihkan oleh ayahnya untuk dirinya.


" Maaf Rey...!!! aku tidak bisa bersama mu lagi, dan aku rasa hubungan kita sampai di sini. Kau akan menjadi ayah untuk anaknya Rika, aku harap kau bisa menjadi lebih baik lagi dan menjadi orang bertanggung jawab, kata Andini sambil melepaskan tangan Reyhan dari tanganya."


" Tapi An...!!! aku tidak bisa melupakan mu begitu saja, kau tahu aku sangat mencintai mu dan aku tidak mencintainya An. Percaya lah kepada ku An, aku janji akan berubah dan akan menjadi laki-laki yang baik untuk mu, kata Reyhan kepada Andini yang terus saja memohon."


" Tidak bisa Rey...!!! aku tidak bisa bersama mu lagi, karena sebentar lagi aku akan menikah dengan pria pilihan ayah ku, dan aku sudah berjanji kepada ayah ku bahwa aku akan menikah dengan pria pilihannya, jawab Andinj dengan nada sedih dan tanpa terasa ia pun menangis."


" Tapi An...!!! kalau bisa saja menolak pria itu, kata Reyhan dengan nada suara yang agak keras."


" Tidak bisa Rey...!! bagaimana bisa aku masih bersama mu sementara Rika sedang mengandung anak dari mu, aku tahu perasaannya Rey, balas Andini dengan suara yang cukup keras juga yang membuat Rika kaget." Untung saja cafe ini sedang sepi dan mereka juga sedang atas balkon cafe tersebut sehingga tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka bertiga.


" Aku tidak perduli, aku juga tidak menginginkan bayi itu, dan mungkin saja itu juga bukan milik ku, kata Reyhan dengan emosinya."


Rika yang mendengar perkataan Reyha tapi bangkit berdiri dan mendaratkan tamparan keras di pipinya Reyhan dan berkata:


" Kau pikir aku wanita murahan, ahhhh...!! kau yang menikmati keper*w*an ku, kau yang bilang kepada ku jika kau bosan menjalin cinta dengan Andini karena ia wanita yang membosankan, itu yang kau ucapkan kepada ku Rey, kata Rika dengan emosinya." Ia tidak bisa lagi menahan air matanya akibat perkataan Reyhan tadi, ia pikir Reyhan akan menerima kehadiran bayi ini.


Bersambung....


Mohon maaf ya teman-teman sudah lama saya tidak update novel ini karena lagi sibuk, tetap dukung karya saya. Jangan lupa like, comen dan ikuti akun saya dan terima kasih banyak yang sudah baca, like dan komen.

__ADS_1


GBU


__ADS_2