Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
part 32


__ADS_3

" Iya kak...!!! aku tidak akan berhubungan dengan pria mana pun. Tapi ijinkan aku untuk menyelesaikan urusan ku dengan Reyhan. Kata Andini


" Baik lah kalau begitu, aku harap kau akan menenpatinya janji mu kepada ku. Kata Riko kepada Andini.


" Iya kak..!! kata Andini kepada Riko, bagaimana kalau kita pulang saja kak ini sudah larut malam. Tidak biasanya aku pulang selarut ini, kata Andini kepada Riko .


" Baik lah An...!!! sahut Riko


Kini Riko dan Andini pun memasuki mobil, mereka ingin pergi dari tempat ini menujuh rumah Andini.


Riko menyalakan mesin mobilnya dan menyetir mobil miliknya dengan kecepatan maksimal. Saat sedang di perjalan Riko menyalakan musik kesukaan sedangkan Andini yang lelah akan aktivitas hari ini ketiduran disamping Riko.


Riko yang melihat Andini tertidur di sampingnya hanya terdiam memandangi wajah cantik Andini. Ia terpanah melihat wajah cantik Andini yang sedang tertidur pules di samping.


Oh...!!! Tuhan, dia cantik sekali saat sedang tidur. Kata Riko dalam hatinya.


Hati Riko terus saja bergetar saat memandangi wajah cantik Andini yang sedang tertidur tempat di sampingnya ia tidak berhenti memandangi wajah cantik itu.


Tepat pukul 24.00 WIB Riko telah sampai di depan rumah Andini, ia ingin membangunkan tetapi tidak tega saat melihat Andini yang tertidur cukup pulas itu.


Sedangkan Andini masih tertidur pulas di samping Riko, ia tidak menyadari bahwa sedari tadi Riko memandangi wajahnya. Cukup lama Riko berdiam diri memandangi wajah Andini ia tidak ingin membangunkan Andini agar ia bisa tetap memandangi wajah cantik itu.


Riko memberanikan diri menyentuh wajah Andini dengan tangannya ia menyentuh lembut wajah Andini agar tidak terbangun oleh tidurnya. Ia terus menyentuh wajahnya dan tidak sengaja Riko menyentuh bi**r mungil milik Andini.


Jantung Riko berdetak lebih cepat saat tanpa sengaja ia menyentuh bi**r itu ingin sekali rasanya ia menyatukan bi**r itu dengan milik Andini. Akan tetapi Riko harus menahan dirinya untuk tidak melakukan hal itu ia hanya bisa menahan rasa yang ada di dalam dirinya.


Waktu terus berjalan sehingga menunjukan pukul 00.45 WIB. Akan tetapi Andini tetap saja belum bangun dari tidurnya sedangkan Riko juga sudah tertidur tepat di samping Andini. Kini mereka berdua sedang tertidur di dalam mobil.


Di lain tempat Reyhan sedang menujuh rumahnya sudah beberapa hari ini ia tidak berada di rumahnya. Keluarganya heran tidak biasanya Reyhan seperti ini biasanya Reyhan selalu pulang ke rumah walau pun sudah larut malam.


Akan tetapi belakangan ini memang Reyhan banyak menghabiskan waktu di apartemen milik Rika. Ia terus saja bermalam di sana tanpa menghiraukan apa pun, entah kenapa belakangan hari ini Reyhan sangat merindukan kehadiran Andini di samping. Ia berencana ingin mengajak Andini untuk berlibur di akhir pekan ini.

__ADS_1


Sesudah sampai dirumahnya Reyhan di sambut oleh ibunya dengan segudang pertanyaan.


Dari mana saja kau belakangan ini?? tanya ibunya Reyha.


Itu mah...!!! Reyhan lagi sibuk ngerjai tugas kelompok untuk bahan kuliah Reyhan, jawab Reyhan kepada ibunya


Tugas kelompok apa sampai kau tidak pulang kerumah dan nomor mu juga tidak aktif?? tanya ibunya Reyhan kembali


Reyhan benaran sibuk mah..!! ini juga Reyhan paksain pulang agar mamah dan yang lainnya tidak khawatir, jawab Reyhan.


Kau jangan bohongi mamah ya Rey...!!!! mamah tidak suka kau berbohong sama mamah, kata ibunya Reyhan kembali.


Iya mah...!!! Reyhan gak mungkin bohongi mamah, kata Reyhan.


Baiklah...!!! untuk saat ini mamah percaya sama mu, tapi ingat jika kau berbohong dan melakukan hal-hal yang membuat mamah malu mamah dan papah tidak akan segan-segan mengirim mu keluar negeri, kaa ibunya Reyhan.


Iya mah...!!! Reyhan gak akan membuat papah dan mamah malu, oh..ya mah !! Reyhan istirahat dulu ya, uda jam 12 lewat nie, kata Reyhan.


Hmmm...!!! ya sudah, kau istirahat saja sana jangan lama-lama tidurny, kata ibunya Reyhan.


Sedangkan Riko dan Andini masih tertidur pulas di dalam mobil milik Riko. Dan tanpa sadar Andini menyadarkan kepalanya di bahu kekar milik Riko, Riko yang kaget akan itu menjadi terbangun oleh kelakuan Andini.


Saat terbangun Riko melihat jam miliknya,


Oh Tuhan..!! ternyata sekarang uda jam 01.00 WIB subuh, dan Andini masih tertidu bagaimana ini?? kata Riko dalam hatinya.


Riko yang tidak ingin orang tua Andini berpikir yang aneh-aneh kepadanya langsung menelepon Endang ayahnya Andini.


Endang dan Melisa yang sudah tertidur pulas di kagetkan oleh suara handphone milik Endang. Dan betapa kagetnya Endang saat tahu yang menelepon ialah calon menantunya. Ia pun mengangkat telepon dari Riko.


Hallo....!!!

__ADS_1


Hallo.. Om...!! panggil Riko dari telepon genggamnya.


Iya nak...!! ada apa?? jawab Endang dengan suara beratnya.


Gini om..!! saya dari tadi sudah sampai di depan rumah om, tapi Andini sedang tertidur saya tidak tega membangunkannya. Bagaimana ini om..!! saya tidak ingin om dan tante berpikiran aneh-aneh kepada ku, kata Riko kepada Endang.


Endang yang mendengar perkataan Riko tadi hanya bisa tersenyum-senyum ia yakin bahwa Riko adalah laki-laki yang tepat untuk anaknya.


Ya sudahlah nak..!! kalau memang kau tidak tega membangunkannya, biar kan saja Andini tidur didalam mobil mu yang penting om tau bahwa putri om ketempat yang tepat, jawab Endang.


Baik lah kalau gitu om...!!! saya akan menjaga Andini sampai dia terbangun, kata Riko


Riko pun mematikan teleponnya ia mulai memandang wajah Andini kembali sambil menutup matanya. Ia berharap bisa memimpikan Andini dalam tidurnya.


Ke esokan harinya....


Andini terbangun dari tidurnya ia melihat ke sekelilingnya ia heran kenapa ia berada di dalam mobil dan betapa kaget ia saat melihat Riko yang tertidur tepat di sampingnya.


Ia berusaha membangunkan Riko dengan caranya sendiri, ya..!! Andini menyalakan alarm handphone yang ia setel ulang agar berbunyi dan membangunkan Riko.


Dan ternyata cara Andini itu cukup manjur, Riko yang mendengar alarm itu pun terbangun dari tidurnya. Saat Riko bangun Andini tersenyum sambil menatap Riko,


Maaf An...!!! semalam kau tidur sangat nyenyak hingga membuat enggan membangunkan mu, kata Riko


" Gak apa-apa kok kak, cuma aku takut kalau papah dan mamah marah karena aku tidak pulang dari tadi malam. Kata Andini "


Kau tidak perlu takut An....!!! aku sudah menelepon om Endang untuk tidak memarahi mu, karena ini juga kesalahan ku yang tidak membangunkan mu tadi malam, kata Riko


Bersambung


Mohon tetap dukung karya saya ya teman-teman, jangan lupa di like dan juga comen. Jika ada salah mohon di koreksi

__ADS_1


terima kasih yang sudah membaca dan memberikan jempolnya, bagi yang belum baca mohon di baca


selamat menikmati


__ADS_2