
Tidak terasa segala pekerjaan Riko telah selesai ia kerja kan. Ia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Andini, gadis yang telah merebut hatinya. Saat ini yang ada di pikiran Riko adalah hanya ingin tetap bersama dengan Andini.
" Haaaakkkk.....!!!! kata Riko yang sedang meluruskan pinggang nya."
" Akhirnya selesai juga semua kerjaan ku, kata nya sambil tersenyum."
Riko mengambil Hp nya dan mencoba menghubungi Andini, ia masih melihat layar hp nya yang tentu saja wajah Andini sebagai wallpaper nya. Ia mengambil foto Andini dari Hp milik Chika yang diam-diam ia ambil tanpa sepengetahuan Chika.
📞📞📞📞📞📞📞
Andini, Chika dan Bella kini sedang berada di salah satu butik langganan mereka, karena hari ini merupakan hari yang spesial buat Andini. Chika dan Bella berniat untuk membuat Andini secantik mungkin.
dan tiba-tiba Hp Andini berbunyi, ia melihat Hp nya dan melihat siapa yang menelepon nya dan ketika melihat nomor Hp nya Riko suasana hati Andini menjadi senang, entah bagaimana ia merasa bahagia saat Riko sedang menelepon nya.
" Hallo....!!! kata Andini dengan suara lembutnya."
" Iya...!!! hallo An....!!! kata Riko yang tersenyum-senyum sendiri sambil keluar menujuh loby kantornya."
" Kau sedang apa?? tanya Riko yang ingin tahu kegiatan calon istrinya tersebut."
" Aku lagi ada di mall kak, jawab Andini."
" Mall?? dengan siapa?? tanya Riko."
" Dengan Chika dan Bella kak, jawab Andini."
" Oh...!!! dimana, kata Riko."
" Di butik yang tidak jauh dari GI kak, jawab Andini."
" Oh...!!! aku jemput ya..?? sekalian kita bisa pergi bersama untuk acara papah nanti, kata Riko."
" Tapi kak, aku tidak enak dengan Bella dan Chika, kata Andini."
Chika dan Bella yang kepo akan siapa dengan yang bertelepon dengan Andini. Akan tetapi mereka hanya senyum-senyum yang penuh pertanyaan.
" Gak apa-apa An....!!!! lagian papah dan mamah juga bilang kita harus pergi bersama, kata Riko."
" Sebentar ya kak, biar aku omongin dulu dengan Chika dan Bella, kata Andini."
" Baik lah....!!! jawab Riko."
Andini kembali masuk di tempat butik tadi, ia menghampiri kembali Chika dan Bella.
__ADS_1
" Hei.....!!! kayak nya nanti aku di jemput oleh kak Riko, jawab Andini dengan gugup."
" Apa.....!! kakak ku mau kemari?? kata Chika.".
" Iya Chik....!!! jawab Andini."
" Dasar pria genit, kata Chika yang meledek Riko."
" Hahahaahaa.......!!! kau ini Chik, dia itu kan kakak mu, kata Bella."
" Biarin aja Bel, emang dia pria genit. Tidak sabar untuk bertemu dengan Andini, jawab Chika."
" Kau ini ya, jawab Bella kembali."
Andini kembali menghubungi Riko, ia berkata bahwa ia bisa menjemput nya setelah ia bersiap-siap untuk keacara itu.
Setelah selesai bertelepon, Andini bersiap untuk ke salon bersama dengan para sahabat nya, dan tidak terasa Andini terlihat cantik dengan menggunakan gaun merah mudah yang cantik dengan rambut yang di biarkan terurai.
Para sahabat yakni Chika dan Bella sangat kagum akan kecantikan yang di miliki oleh Andini yang terlihat sangat cantik dan juga modis.
" Wowww....!!!
Kau sangat cantik An, pasti kak Riko sangat kagum akan kecantikan mu ini. Kata Bella."
" Akgghhh....
kalian ini terlalu banyak memuji, pada hal menurut ku biasa saja kok. Aku merasa gak pede terlihat seperti ini, jawab Andini yang mulai merasa gugup."
" Ngapain malu, ini kau terlihat cantik An...!!! sumpah deh, kau teihat manis sekali menggunakan gaun ini." Jawab Bella."
" Iya An....!!! harus nya kau bangga melihat ini semua, lihat gaun mu terlihat cantik dan rambut mu juga manis kalau kau urai seperti ini."
Andini terdiam sejenak, ia melihat dirinya sendiri di balik kaca. Ia berusaha meyakinkan diri nya untuk berani dan tidak malu menghadapi Riko dan calon mertua nya nanti.
Di sisi lain Riko telah bersiap-siap menujuh tempat Andini berada, ia juga berpenampilan rapih dan juga terlihat ganteng dengan setelan jas yang berwarna hitam yang membuatnya terlihat lebih berwibawa.
Sedang kan Tomi dan juga Reyhan sedang berurusan dengan Pak Martin yang juga dosen yang sedang bermasalah dengan Reyhan. Pak Martin tidak mau membuat Reyhan untuk tetap mengikuti mata pelajaran nya, walau pun Tomi sudah berusaha keras untuk membujuk/ menyogok Pak Martin agar mau membuat Reyhan kembali lagi ke kelas nya. Dan juga untuk bisa meluluskan Reyhan di tahun ini bersama satu angkatan nya.
Tetapi tetap saja Pak Martin menolak untuk membuat Reyhan lulus tahun ini. Sampai akhirnya Tomi sangat marah kepada putranya itu, dan membuat nya untuk berhenti kuliah dan membuka bisnis nya sendiri. Karena merasa bersalah akhirnya Reyhan mengikuti saran ayahnya itu dan mulai memikirkan bisnis apa yang akan ia lakukan nanti.
__ADS_1
Sesampai nya di rumah mereka, Irawati dan sudah bersiap-siap untuk pergi ke acara keluarga Fredi yang membuat Tomi mengingat kembali bahwa hari ini adalah acara untuk putra sahabatnya itu.
Ia pun mengajak serta Reyhan dan juga Rika untuk menghadiri acara keluarga Fredi.
" Rey....!!! kata Tomi."
" Ada apa Pah, jawab Reyhan."
" Hari ini papah dan mamah mau menghadiri acara di rumah keluarga teman papah, kau ikut dengan mamah dan papah. Agar di sana papah bisa kenalkan kau kepada teman-teman papah yang juga pengusaha besar. Kau juga ajak istri mu, agar teman-teman papah tahu bahwa kau sudah menikah, kata Tomi."
Reyhan yang merasa lelah mencoba untuk menolak ajakan papah nya itu. Yang membuat Tomi sedikit memaksa putranya tersebut.
" Aku lelah pah, lain kali saja." Jawab Reyhan.
" Tidak....!!! di sana akan banyak pengusaha yang akan hadir, biar papah bisa mengajukan kau untuk bisa bergabung dengan perusahaan mereka, kata Tomi."
" Tapi pah, jawab Reyhan."
" Tidak ada tapi-tapi, kata Tomi."
" Baik lah pah, jawab Reyhan."
" Sekalian ajak istri mu, papah tunggu di bawah, jawab Tomi."
" Hmmmm....!!! balas Reyhan."
Reyhan pun masuk ke kamarnya, ia melihat Rika yang sedang tidur-tiduran di atas kasurnya.
" Cepat siap-siap, papah dan mamah sudah nunggu kita di bawa, kata Reyhan dengan jutek."
" Mau kemana?? tanya Rika."
" Sudah lah, gak usah banyak tanya. Kau kalau aku suruh bersiap-siap. Ya lakukan saja, kata Reyhan yang mengambil baju nya di lemari dan mengganti pakaian nya di depan Rika."
Rika yang mendengar perkataan Reyhan tadi pun, mulai mengambil pakaian yang masih di dalam koper. Ia memilih dress yang cocok untuk nya yang saat ini sedang hamil.
Dan ia pun menemukan dress yang cocok untuknya. Ia mengganti pakaian nya dan berhias sedikit di depan cermin.
BERSAMBUNG........
MOHON TETAP DUKUNG KARYA SAYA YA TEMAN-TEMAN.....
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN....
__ADS_1
BAGI YANG SUDAH LIKE DAN KOMEN SAYA UCAPAKAN TERIMA KASIH BANYAK....
GBU