
Setelah Endang pergi meninggalkan mereka berdua, Andini dan Riko pergi ke kamar tamu yang tersedia di rumah Andini.
Mereka berjalan berdampingan, menujuh ruang kamar tamu yang tidak jauh dari kamar Andini.
"Ini kamarnya kak, kata Andini sambil membuka pintu kamar."
" Kamar mu di mana??? tanya Riko."
" Tepat di sebelah mu, kata Andini."
" Hmmmmm.....!!!!
jadi kalau aku perlu sesuatu tinggal mengetuk kamar mu saja ya?? tanya Riko."
" Terserah kau saja lah kak,
ini selimutnya dan selamat malam." Kata Andini."
" Baik lah, selamat juga An....!!! kata Riko."
Andini pun pergi dari hadapan Riko, ia kembali ke kamarnya. Dan Riko juga ingin beristirahat, sebelum ia tidur Riko menghubungi seketarisnya Dewi. Tetapi Dewi tidak mengangkat telepon nya, ia pun mengirim pesan WA kepada Dewi. Yang isinya memberitahukan Riko bahwa ia akan terlambat untuk meeting kantor besok.
Setelah selesai mengirim WA Riko membaringkan tidurnya di kasur dan memajamkan matanya.
Sementara Reyhan telah tiba di rumahnya, saat ia sedang memasuki rumah. Reyhan melihat para pekerja sedang sibuk untuk menyiapkan segala persiapkan pernikahan nya dan juga Rika.
Akan tetapi Reyhan tidak terlalu menghiraukan nya, ia masuk ke dalam kamarnya dan membaringkan tubuhnya di atas kasur miliknya. Ia pun memejamkan matanya dan masuk kedalam tidurnya.
Di kamarnya Andini tidak bisa memajamkan matanya. Ia bingung akan perasaanya saat ini, ia terigat akan pernyataan cinta Riko tadi kepadanya. Tapi entah kenapa saat sedang bersama dengn Riko hati Andini terasa nyaman dan juga tentram.
Sampai akhirnya ia mulai mengantuk dan mulai memejamkan matanya.
Keesokan harinya tepat pukul 06.00 pagi, Irawati mengetok pintu kamar Reyhan, ia ingi membangunkan Reyhan agar bersiap-siap untuk pernikahan nya.
Tokkk....tokkk....tokkk
" Rey...
Rey, bangun sayang ini sudah jam 06 pagi, kata Irawati dari balik pintu kamarnya Reyhan."
Akan tetapi Reyhan belum juga bangun, ia masih tidur dengan nyenyaknya.
__ADS_1
" Rey.....
Rey.....!!! bagun nak, kau harus siap-siap. Kata Irawati lagi."
" Rey....!!!
ayolah sayang, ini sudah pagi. Nanti kita terlambat, kata Irawati."
Mendengar suara ibunya yang sedari tadi memanggilnya, Reyhan mulai membuka matanya. Ia memperhatikan setiap sudut kamarnya, untuk mencari jam. Dan pandangan terhenti saat melihat jam dinding yang tergantung di kamarnya.
" Rey.....!!! bangun sayang, kata irawati yang masih memanggilnya."
" Iya mah.....!!! Reyhan sudah bangun, kata Reyhan dari balik pintu kamarnya."
Dengan mata yang masih berat, Reyhan berjalan menujuh pintu kamarnya. Ia membuka pintu kamarnya dengan mata yang masih berat.
Clekkkkk.....
Pintu kamar milik Reyhan terbuka dan Irawati pun masuk kedalam kamar Andini.
" Kau ini lama sekali membuka pintunya, kata Irawati yang membawakan jas pernikahan Reyhan."
" Reyhan masih tidur mah, kata Reyhan dengan pandangan yang belum stabil."
" Mau tidak mau, kau harus bertanggung jawab akan perbuatan mu dengan Rika, kata Irawati lagi."
Reyhan masih saja tidak terlalu mendengarkan perkataan ibunya itu. Ia masih saja terlelap dalam tidurnya. Irawati yang melihat Reyhan masih tertidur menarik selimut Reyhan dan memarahinya.
" Bangun Rey...!!!!
kau ini ya, kau tidak lihat sekarang sudah jam berapa?? Sebentar lagi Rika beserta keluarga akan tiba, cepat mandi dan pakai jas mu ini". Kata Irawati.
" Cemmmmmmmm......
iya loh mah, Reyhan akan mandi." Kata Reyhan yang bangun dari tempat tidurnya, mengambil handuk dan segera mandi.
" Cepatan, ini mamah sudah siapkan semua keperluan mu. Kata Irawati."
Tapi Reyhan tidak menjawab perkataan ibunya tadi, ia langsung masuk ke kamar mandi. Setelah melihat anaknya mandi Irawati kembali keruang make up, tempat ia dan Jessika putrinya bermake up.
Sementara Rika beserta keluarganya telah hadir di rumah Reyhan. Setelah rencana pernikahannya Rika menghubungi kedua orang tuanya, untuk memberitahukan bahwa ia akan menikah dalam tiga hari ini.
__ADS_1
Mendengar kabar dari putrinya, ayahnya Rika langsung terbang dari Bali menujuh Jakarta. Akan tetapi ayahnya Rika tidak tahu, bahwa Rika saat ini sedang mengandung anak Reyhan.
Irawati dan Tomi menyambut kehadiran keluarga Rika dengan hangat, Rika terlihat sangat cantik menggunakan gaun pengantin yang simple dan sederhana.
Sementara Reyhan juga telah bersiap dengan setelan jas yang rapi dan juga bersih. Setelah semua nya siap, Reyhan bergabung bersama Rika dan keluarganya.
Kini mereka sekeluarga pergi ketempat pernikahan berlangsung, Rika dan ayahnya berjalan menujuh pernikahan mereka hanya di hadari keluarga dekat saja, tidak ada acara besar-besaran.
Dan di susul oleh keluarga Reyhan yang pergi menujuh tempat lokasi pernikahan, di lokasi pernikahan Reyhan dan juga Rika tidak banyak di hiasi oleh bunga-bunga, hanya dekorasi seadanya saja. Pada hal keluarga mereka keluarga yang sangat mapan dari segi ekonomi.
Setibanya di lokasi pernikahan, Rika di dampingi oleh ayahnya berjalan menujuh altar pernikahan. Sedangkan Reyhan sudah menunggu Rika tempat di altar pernikahan dengan menggunakan setelan jas yang membuatnya terlihat tampan.
Setelah melakukan rangkaian acara pernikahan, Rika dan ayahnya beserta keluarganya pergi kediaman Reyhan. Di sana ada sedikit acara untuk merayakan pernikahan Reyhan dan juga Rika.
Di sisi lain, Andini tidak mengetahui bahwa Reyhan sudah melakukan pernikahan. Dan saat in iai sedang berada di kampusnya, ia Bella dan Chika sedang berada di kantin kampus mereka.
Mereka mengobrol seputar pernikahan yang akan di laksanakan oleh Andini dalam waktu dekat ini. Sedangkan Riko sudah berada di kantornya, hari ini ia sedang ada meeting dengan karyawannya.
Sedangkan Reyhan sedang mengobrol dengan mertuanya, ia membahas seputar dimana mereka akan tinggal
" Bagaimana nak Rey??? setelah menikah ini, kalian akan tinggal di mana?? kata Putu Jumbawa ayahnya Rika."
" Tidak tahu Om....!!! jawab Reyhan."
Reyhan memang tidak mencintai Rika akan tetapi ia menghormati ayah mertua nya itu. Dan berkata sopan dengan ayah mertuanya.
" Loh.....!!!!
kok panggil Om, saya ini papah mertua mu. Panggil saja papah, saya senang putri ku sudah menikah walau pun dengan cara mendadak seperti ini. Karena dari dulu saya ingin sekali punya anak laki-laki, tapi......!!! tiba-tiba Putu tidak melanjutkan perkataannya, karena Tomi datang di tengah-tengah obrolan mereka.
" Pak Putu, sudah makan belum?? tanya Tomi kepada besannya itu."
" Sudah Pak.....!!! kata Putu."
Putu Jumbawa merupakan ayah nya Rika, ia merupakan pembisnis asal Bali yang lumayan sukses. Saat ia mendapat kabar dari Rika bawha putrinya itu akan menikah, Putu pun ikut senang. Tapi ia tidak tahu bahwa putrinya sedang hamil di luar nikah.
BERSAMBUNG.....
BAGI TEMAN-TEMAN YANG SUKA MEMBACA, MOHON DUKUNG KARYA SAYA YA......
JANGAN LUPA DI LIKE DAN COMEN DAN JUGA KASIH VOTE UNTUK SAYA YA..
__ADS_1
BAGI YANG SUDAH BACA, SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH