
Akhirnya Rika kembali lagi ke kamarnya dan Reyhan, ia merasa sedih melihat ibu mertua nya yang saat cuek akan dirinya dan calon cucu nya. Tetapi Rika tidak membenci ibu mertua nya tersebut, karena jauh di lubuk hati nya ia sangat merindukan sosok seorang ibu di hidupnya.
Di sisi lain Andini, dan kedua sahabat berbelanja segala kebutuhan untuk pernikahan Andini nanti yang akan di gelar mewah, dan juga meriah. Mereka bertiga berbelanja seoatu, tas, dan juga aksesoris yang di butuhkan untuk pernikahan nanti.
Sesudah capek berbelanja, Andini dan kedua sahabatnya pergi makan di salah satu restoran yang tidak jauh dari pusat perbelanjaan tersebut. Setiba di restoran tersebut, Andini melihat seseorang yang ia kenal.
Ternyatanya itu Jessika adik Reyhan bersama dengan Jackob, ia....!!! ternyata setelah pertemuannya kemaren dengan Jessica, Jackob menaruh hati terhadap gadis yang masih duduk di kelas 2 SMA itu. Akan tetapi Jessika tidak terlalu memperhatikan gerak gerik Jackob yang mulai melancarkan aksinya untu mendekati Jessika.
Andini beserta sahabatnya pun menghampiri Jessika dan juga Jackob yang sedang asik mengobrol bersama.
" Hai Jes.....!!! kata Andini, yang menghampiri Jessika dan Jackob bersama kedua sahabatnya Bella dan juga Chika."
Jessika dan Jackob menoleh ke arah suara yang tidak asing lagi bagi mereka, dengan wajah yang ketakutan Jackob menundukkan wajahnya. Ia malu saat ini sedang berkencan dengan anak yang masih SMA yang sama sekali tidak selevel Jackob.
" Heeee.......!!! kak Andini, kata Jessika dengan senyum manisnya."
" Kau dan Jackob sedang berkencan?? tanya Chika yang pernah dekat dengan Jackob."
Chika merasa muak oleh sifat Jackob yang playboy habis, sehingga anak SMA yang masih kelihatan polos pun di hembatannya.
" Tidak kak, saya dan kak Jackob hanya sedang makan bersama saja. Tidak lebih, jawab Jessika menjelaskan."
" Kalian berkencan atau tidak juga bukan urusan ku, jawab Chika cetus."
Andini, Bella dan Jackob tahu bahwa Chika sedang marah terhadap Jackob yang memang selama ini mencoba mendekati Chika. Akan tetapi Chika ragu akan Jackob yang masih saja suka bermain dengan banyak wanita.
" Sudah lah Chik.....!!!! kata Bella yang berusaha menenangkan sahabatnya itu dengan memengang pundak sahabatnya itu."
" Ada apa kak??? apa kak Jackob ini kekasihnya teman kak Andini ?? tanya Jessika dengan wajah polosnya."
" Hahkkkk.....!!!
aku jadi kekasihnya??? tidak sudi, kata Chika dengan tatapan marah dan sinis kepada Jackob."
Jackob yang mendapat sifat kasar dari Chika hanya bisa diam saja. Ia takut jika berdebat dengan Chika saat ini, Jessika tahu bahwa ia seorang playboy yang suka bergonta-ganti pasangan.
" Sudah lah An....!!! lebih baik, kita cari restoran lain saja, seketika selera makan ku hilang, kata Chika yang masih saja mengomel."
Andini dan Bella setujuh untuk mencari restoran yang lain, karena mereka tahu bahwa Chika sedang marah dan juga kesal jika masih berada di ruang yang sama dengan Jackob.
" Ya sudah, jawab Andini."
Ketika ingin pergi, tiba-tiba Jessika memanggil Andini dan ingin memberitahukannya soal pernikahan Reyhan dan Rika.
" Kak Andini.....!!!
__ADS_1
aku ingin mengatakan sesuatu hal penting sama kakak, kata Jessika yang masih menggunakan seragam SMA nya."
" Mau ngomong apa Jess??? tanya Andini penasaran."
" Tidak enak di sini kak, aku mau kita berdua saja. Kata Jessika."
Mendengar perkataan Jessika tadi, Bella dan juga Chika mengerti. Mereka pun pergi meninggalkan Andini dan juga Jessika.
" Aku tunggu kau di mobil ya An....!!! kata Chika yang berlalu dari hadapan mereka semua."
Jackob yang masih merasa canggung ikut pergi meninggalkan Andini dan juga Jessika.
" Kau mau ngomong apa Jess?? tanya Andini."
" Sebenarnya Jessika ingin kak Andini lah yang menikah dengan kak Reyhan. Tetapi kemarin kak Reyhan sudah menikah dengan kak Rika kak, kata Jessika dengan wajah yang cemberut."
Sontak saja Andini kaget mendengar perkatan Jessika tadi, walau pun hubungan mereka sudah berakhir. Tetap saja Andink masih memiliki sedikit perasaan kepada Reyhan, karena biar gimana pun, Reyhan merupakan cinta pertamanya.
" Apa kak Andini sudah tahu kalau kak Reyham sudah menikah ?? tanya Jessika."
" Tidak, jawab Andini dengan mata yang muali berkaca-kaca."
" Sekarang aku tahu kak, kenapa kak Reyhan menikah dengan wanita itu. Itu semua karena dia sedang hamil anaknya kak Reyhan.Mama dan aku masih belum bisa menerima dia sebagai anggota keluarga kami, kata Jessika dengan wajah sedih yang terpancar dari wajahnya."
" Sudah lah sayang, mungkin aku dan Reyhan tidak berjodoh. Kita doa kan saja semoga pernikahan mereka bahagia, jawab Andini yang berusaha menguatkan dirinya."
" Tidak sayang, tapi aku akan selalu menyayangi mu. Walau pun kau tidak jadi menjadi adik ipar ku, kata Andini."
" Hmmmmmm......!!! jawab Jessika dengan wajah lesuhnya."
Merasa tidak enak kepada kedua sahabatnya, Andini berpamitan dengan Jessika adik Reyhan. Ia tidak terlalu ingin membahas soal Reyhan lagi di hidupnya. Ia pun pergi dari hadapan Rika dan menujuh parkiran mobil.
Sementara Jackob melihat Andini telah pergi, ia kembali lagi ke dalam restoran dan duduk kembali bersama Jessika.
" Sudah selesai ngobrolnya, kata Jackob kepada Jessika."
" Hmmmmm.....!!! jawab Jessika singkat."
" Habis kita mau kemana lagi kak?? tanya Jessika."
" Lebih baik kita pulang saja Jes...!!! kata Jackob kepada Jessika."
" Oh baik lah kak, kata Jessika kepada Jackob."
" Oh ya kak, apa tadi kekasih kak Jack?? tanya Jessika."
__ADS_1
" Tidak, cuma kami pernah saling menyukai !! kata Jackob."
" Oh.....!!! mungkin dia masih menyukai mu kak, kata Jessika."
" Entah lah, jawab Jackob.!!!
kau sendiri, apa kau menyukai ku?? tanya Jackob yang sudah mulai menggoda Jessika."
" Iya....!! jawab Jessika dengan polosnya."
Mendengar perkataan Jessika tadi membuat Jackob terlihat bahagia, ia senyum-senyum sendiri. Dan ia juga merasa jika Jessika juga memiliki perasaan yang sama kepadanya.
" Kenapa kak Jack senyum-senyum begitu?? tanya Jessika ynag merasa heran melihat Jackob senyum seperti orang bodoh."
" Tidak apa-apa, aku senang mendengar perkataan mu tadi. kata Jackob."
" Oh ya....!!! jawab nya singkat."
" Hmm....!!! apa kau sudah memiliki kekasih Jes?? tanya Jackob."
" Tidak kak, aku tidak memiliki kekasih !!! kata Jessika."
" Bagus lah kalau begitu, kata Jackob."
" Kenapa bagus kak?? tanya Jessika kembali."
" Tidak, apa-apa...!!! Ya....
bagus saja kalau kau tidak memilik kekasih. Jadi kau bisa fokus untuk belajar, kata Jackob mengalihkan pembicaraannya."
" Oh...aku kira ada apa-apa kak?? kata Jessika."
" Tidak ada kok...!!! kata Jackob."
" Oh ya.... !!! kita pulang sekarang ya?? ini sudah malam kata Jackob.
" Iya kak....!!!! kata Jessika."
BERSAMBUNG....
.
MOHON DUKUNG KARYA SAYA TEMAN-TEMAN..
JANGAN LUPA LIKE, COMEN DAN DUKUNG KARYA SAYA.......
__ADS_1
DAN BAGI YANG SUDAH LIKE DAN COMEN SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH......
GBU ALLL.......