Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
PART 47


__ADS_3

Reyhan tidak menyangka bahwa saat ini ia dalam masalah besar, dia bingung bagaimana ia harus menjelaskan kepada orang tuanya untuk masalah ini dan juga masalahnya terhadap Rika.


" Bagaimana bisa kalian lakukan ini kepada ku Fer, kata Reyhan kepada Ferdi."


" Aku tidak bisa berbuat apa-apa Rey, kalau kami tidak menyerahkan tugas ini kepada Pak Martin kami semua akan mengulang ketahun depan. Mana ada yang mau mengulang di tahun depan hanya gara-gara diri mu, dan aku sudah berikan pengertian kepada yang lainnya, tapi mereka tetap saja tidak mau menunggu mu, kata Ferdi kepada Reyhan."


Reyhan pun termenung mendengar perkataan Ferdi tadi. Dia juga tidak bisa menyalahkan temannya karena sudah mengeluarkan tanpa memberitahukannya terlebih dahulu.


" Hmmmm...!!! ya sudahlah, ini juga bukan salah mu. Aku yang salah di sini, baik lah kalau gitu aku pergi dulu untuk bicara kepada Pak Martin.Mana tahu dia mau menerima ku kembali, kata Reyhan."


" Hmmmm..!!! ya sudah pergi sana, temui beliau. Tapi aku rasa lebih baik kau temui dia di rumahnya saja, kau tahukan Pak Martin kalau udah jam segini sudah ngajar di kampus lain, kata Ferdi." Ferdi mengerti maksud dari Reyhan untuk menemui Pak Martin, ia tahu bahwa Reyhan ingin mencoba untuk menyuap Pak Martin agar mau menerimanya kembali.


Setelah percakapan mereka selesai, Reyhan pergi meninggalkan Ferdi seorang diri. Dia ingin pergi menemui papahnya untuk meminta tolong untuk membantunya menyelesaikan masalah yang sedang ia hadapi saat ini.


Sementara Andini telah ditiba di halaman rumahnya, saat hendak memarkirkan mobilnya ia bingung kepada ada mobil lain yang terparkir di halaman rumah mereka. Karena ia tidak mengenali mobil tersebut, ia pun bertanya kepada satpam yang bertugas di rumahnya itu.


" Pak...!!!! ini mobil siapa??? tanya Andini."


" Oh...!!! anu non, itu mobilnya tamu tuan Endang, kata satpam tersebut."


" Oh....!! ya sudah saya masuk dulu ya Pak, kata Andini sambil pergi menujuh rumahnya dan meninggalkan satpam itu seorang diri."


" Iya non, jawab satpam itu juga dan ia pun kembali ke pos satpamnya."


Andini pun memasuki rumahnya dengan mata yang lembab, akibat terlalu banyak menangis, saat hendak melewati ruang tamu, ia melihat sosok wajah tampan yang sedang asik berbincang dengan kedua orangnya dengan bahagianya. Dan sosok tampan itu pun melihatnya dengan tatapan cinta saat ia sedang menghampiri kedua orang tuanya. Dan pemilik wajah tampan itu tidak lain ialah Riko sang calon suaminya, yang sedari tadi sedang mengobrol dengan kedua orang tuanya. Dan tentu saja, Andini kaget melihat mereka sedang duduk bersama, ia pun menghampiri kedua orang tuanya untuk menyalam kedua tangan orang tuanya tersebut.


Riko yang melihat kesantunan sifat Andini itu, semakin membuatnya jatuh cinta kepada Andini.Dan Riko sudah tidak sabar untuk segera menikahi Andini dalam waktu dekat ini, dan kedatangannya ini juga untuk membahas masalah pernikahan mereka ini juga.

__ADS_1


" Kenapa mata lembab seperti itu nak, tanya ayahnya Andini."


" Oh...!! tadi aku habis nonton drama korea pah, jadi terbawa suasana sampai nangis begini, jawab Andini berbohong, ia tidak ingin membuat ayahnya khawatir dengan apa yang sedang ia alami saat ini."


" Kau ini An...!!! gampang sekali menagis, kata ibunya Andini." Haahahhhahaha.....!!! tawa ibunya Andini."


Riko hanya tersenyum melihat mereka yang sedang berbicara itu, dan tanpa sengaja Riko melihat belahan pay*d*r* milik Andini, yang mana memang Andini sedang memakai kaos dengan leher berbentu V, yang sedikit longgar sehingga ketika Andini sedang menunduk maka terlihat jelas belahannya itu.


Riko hanya bisa menahan nafsu yang ada di dalam dirinya yang sedang bergejolak sedari tadi dan ia pun memalingkan wajahnya dari pandangan yang bisa membangunkan Riko kecilnya itu. Andini tidak menyadari bahwa Riko sedang asik memandangi g*n*ng kembar miliknya sehingga ia pun dengan santainya duduk di samping ibunya.


" Apa kau sudah makan sayang?? tanya ibunya Andini."


" Sudah mah, jawab Andini. Oh ya..!! kak Riko sudah lama di sini, tanya Andini kepada Riko."


" Tidak terlalu lama kok An...!! jawab Riko dengan suara yang agak gugup tersebut."


" An...!!! Nak Riko kemari ingin memberitahukan kita bahwa pernikahan kalian akan di percepat, karena orang tuanya Riko tidak bisa lama-lama di Indonesia ini. Dan juga Riko ada urusan di Singapore untuk bulan depan, makanya mereka ingin kalian menikah dalam minggu ini, jawab Ayahnya Andini yang menjelaskan maksud kedatangannya Riko kemari."


Andini yang mendengar itu menjadi kaget, akan tetapi ia tidak bisa menolak pernikahan ini, dan lagian ia tidak bisa mengharapkan Reyhan lagi. Reyhan juga akan menikahi Rika untuk bertanggung jawab akan kehamilan Rika.


" Oh....!!!! ya sudah pah, Andini bersedia nikah kapan pun kak Riko dan papah inginkan, jawab Andini dengan senyuman tipis di wajahnya."


" Benar kah sayang, tanya ibunya Andini dengan bahagianya."


" Iya mah...!! jawab Andini dengan senyuaman manis di bibirnya yang ia berikan kepada ibunya."


Melisa pun memeluk putrinya dengan bahagianya, ia tidak menyangkah bahwa Andini akan mau menikah dalam waktu yang dekat ini. Begitu juga dengan Endang yang bahagia akan jawaban putrinya itu, ia lega bahwa putri kesayangannya itu akan menikah dengan pria yang baik, dan jugaa pekerja keras sama seperti dirinya.

__ADS_1


" Ayo mah, kita biarkan mereka untuk membicarakan soal pernikahan ini, kata Endang yang mengajak istrinya pergi untuk memberikan waktu kepada Andini dan Riko."


" Iya pah, jawab Melisa dengan senyum-senyum."


" Nak Riko, om tinggal dulu ya. Silahkan kalian tentukan waktu yang tepat untuk pernikahan kalian ini, kata Endang yang sudah berdiri."


" Iya om...!!! kata Riko."


" Kalian ngomongkan baik-baik ya sayang, kata Melisah."


" Iya tante, jawab Riko."


Andini hanya tersenyum melihat tingkah ibunya itu. Melisa dan Endang pun pergi kekamar mereka dan meninggalkan Andini dan Riko berdua. Karena mereka hanya tinggal berdua Andini mengajak Riko untuk ke taman atas di rumahnya. Ya....!!! taman atas itu adalah tepat favoritnya Andini, jika Andini sedang ada tamu maka ia akan membawanya ketaman atas.


Taman itu tidak terlalu luas akan tetapi pemandangan di sana cukup indah, karena banyak bunga dan tamanan buah-buahan yang ia taman disana. Riko pun ikut naik ke atas ke taman yang Andini sebutkan tadi, setelah nain ke atas Riko sangat takjub melihat taman itu.


" Woww...!!! indah sekali di sini, kata Riko." Andini tersenyum mendengar pujiian dari Riko tentang keindahan taman yang ia ciptakan sendiri.


" Benar kah?? tanya Andini kepada Riko."


" Iya...!!! indah sekali, kata Riko sambil memandangi setiap sudut taman kecil nan indah ini.


Bersambung......


tetap dukung karya saya teman-teman.


GBU

__ADS_1


__ADS_2