Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
Niat perjodohan sudah disampaikan


__ADS_3

" Papah........!! kata Andini memeluk ayahnya.


Endang membalas memeluk Andini dengan senangnya, rasa rindunya kini terobati.


" Bagaimana kabar mu sayang??? tanya Endang.


" Baik pa...!!! kabar sendiri bagaimana??? kenapa jarang kasih kabar kepada Andini?? kata Andini.


" Kau ini Annn....!!! Banyak sekali pertanyaan mu, biarkan papah mu ini masuk dulu. Kata Melisa kepada Andini.


" Gimana bisnis di Bali pa?? tanya Melisa.


" Tidak apa-apa mah.. !!! biarkan Andini senang,


disana semuanya lancar mah.Sambung Endang.


Andini yang mendengarkan perkataan Melisa merasa malu kepada ayahnya, ia pun merangkul tangan ayahnya itu menuju dan membawanya ke arah meja makan. Dan Melisa menyusul mereka sambil membawakan tas kerja


" Pah...ada kejutan yang Andini siapkan untuk papah. Kata Andini dengan bahagia.


" Ohhh...iya !!! apa itu sayang??? kata Endang


" Rahasia dong...!!! tapi papa tutup mata dulu ya.!!!jawab Andini.


" Ohhhh...ya udah terserah kau saja sayang..!!! papah nurut aja. kata Endang pasrah.


Andini mulai menutup mata ayahnya dengan sapu tangan milik ayahnya tersebut dan di bantu oleh Melisa tentunya. Setelah selesai menutup mata ayahnya dengan sapu taangan Andini menuntun Endang ke arah meja makan,


sampai di meja makan Andini membuka menutup mata ayahnya itu.


" Taraaaaaa....!!!! kata Andini sambil membuka penutup mata ayahnya itu,


" Wooowww !!!! Manis sekali kejutaan mu ini nak!!! kata Endang dengan mata yang berbinar-binar. Ia merasa rasa lelahnya itu terbalas oleh kelakuan putrinya itu.


" Iya dong pa...!!! kata Andini dengan senyum indahnya.


" Ini kamu semua yang masak sayang??? Papah sudah kangen dengan masakan mu ini. Kata Endang.


" Iya pah...!!! Tapi dibantu sama mamah dan yang lainnya, kata Andini sambil narik kursi ayahnya yang artinya mempersilahkan Endang duduk.


" Papah kau sudah ketemu Andini, pasti lupa sama mamah. kata Melisa dengan nada sedikit bercanda.


" Isss mamah kenapa jadi cemburu gitu sama aku??? Hahahah. Jawab Andini.


" Siapa yang cemburu..?? kata Melisa sambil senyum-senyum


" Mamah lah yang cemburu sama anak sendiri!!! kata Andini sambil tertawa-tawa.


" Sudah...sudah...kalian kenapa harus ribut sih??? Papa mau makan jadi tidak tenang. kata Endang


Hahahahah.... (mereka semua tertawa)


Melisa mengambil makanan di piring Endang ia melayani suaminya itu dengan telaten seperti biasanya.


Kini mereka bertiga duduk di meja makan, sebelum makan mereka berdoa terlebih dahulu seperti biasa Andini selalu membawakan doa.

__ADS_1


Setelah selesai berdoa mereka bertiga makam dengan lahapnya, terutama Endang yang makan dengan lahapnya, ia seperti orang tidak makan berhari-hari. 😂😂😂 berjanda guys😋😋


" Pah....pelan-pelan dong makannya??? seperti orang yang tidak makan berhari-hari saja. Kata Melisa.


" Itu karena masakan Andini yang enak mah!!! iya kan pah, di sana papah tidak begitu suka dengan makanannya mah. Jawab Endang.


" Oh....begitu ya pah??? Jadi masakan Andini enak??? berarti Andini bisa buka restoran dong pa??? kata Andini kepada ayahnya itu.


" Bisa banget sayang...!!! jika Andini mau papa bisa urus semuanya. Jawab Endang.


" Biarin Andini fokus kuliah dulu pah..!!! Sambung Melisa.


" Iya mamah..!!! jawab Andini.


Setelah selesai makan..


" An...!!! Panggil Endang.


" Iya pah….!! jawab Andini.


" Nanti setelah papa ganti baju, ada yang ingin papa biarin kepada mu nak..??? kata Endang.


" Ada apa pah??? kok kayaknya serius amat!! jawab Andini.


" Iya pah...!!! Ada apa kok kayak penting banget??? tanya Melisa kepada suaminya itu.


" Nanti saja mah..!!! setelah papa ganti baju, kalian tunggu aja di ruang keluarga. Papah naik keatas dulu ya. Kata Endang meninggalkan istri dan anaknya


" Baik lah pah..!! mama dan Andini akan nunggui papah di ruang keluarga.


Andini yang masih di meja bingung, sebenarnya apa yang ingin disampai kan oleh ayahnya tersebut, begitu pun dengan Melisa yang penasaran akan perkataan suaminya itu. Mereka menghilangkan rasa penasaran itu dan menuju ruang keluarga.


" Mah...Ada apa sih??? kayaknya ada mau di omongin serius sama papah. Kata Andini yang bertanya kepada Melisa.


" Entah lah sayang, mamah juga tidak tau. Jawab Melisa. Mereka pun menuju ruang keluarga


Di dalam kamar


Setelah mengganti baju, Endang turun kebawa menujuh ruang keluarga, setelah sampai ia langsung masuk ke ruang keluarga.


" Andini sayang...!!! ada yang mau papa sampaikan kepada mu nak !! kata Endang.


" Ada apa pah??? jawab Andini


" iya pah ada apa sebenarnya ini??? kata Melisa menasaran.


" Jadi gini papah berencana mau menikahkan mu dengan anaknya teman papah nak. Kata Endang.


" Apa pah ?? Andini gak salah dengar nie. jawab Andini kaget.


" Tapi pah?? kenapa harus gitu?? tanya Melisa.


" Papah hanya mengenalkan mu saja nak,!! kata Endang.


" Tapi pah !! Andini sudah memiliki kekasih?? jawab Andini.

__ADS_1


" Nak...!!! kau hanya memiliki kekasih, bukan memiliki suami. Kata Endang kes mendengar nama Reyhan disebut.


" Papah memang Andini hanya memiliki kekasih bukan suami, tapi Andini dan Reyhan saling mencintai pah. Dan juga kita sudah mengenal keluarga mereka pah?? kenapa papah tiba-tiba begini. " Tanya Melisa".


" Iya pah...!! Andini mencintai Reyhan bagaimana mungkin Andini menikah dengan orang tidak Andini kenal Pah.!!! dan Andini juga masih ingin kuliah pah. Jawab Andini dengan kecewa dengan perkataan ayahnya.


" Iya nak...!!! Papa tau kau sudah memiliki kekasih tapi papah tidak yakin kepada kekasih mu itu. Kata Endang.


" Kenapa papa tidak yakin??? apa yang papa ragukan tentang Reyhan pa???


" Kau harus mengikuti perkataan papah nak, ini demi kebaikan kamu papah sudah menemukan pria yang tepat untuk mu nak!! Kata Endang.


" Tapi pah,..!!! sambung Melisa.


" Tidak ada tapi-tapi Ann...!! kamu harus menikah dengan pria pilihan papah, karena papah mau yang terbaik untuk putri papah ini.


Kata Endang.


" Mah...!!! kata Andini memanggil mamahnya dengan menatap Melisa dengan senduh.


" Pah...!!! jangan seperti itu dong, Andini bisa mencari jodohnya sendiri pah dan juga Andini masih kuliah?? Bagaimana dengan kuliah Andini pah. Kenapa papah mengambil keputusan sendiri. Kata Melisa kepada suaminya itu.


" Mamah tidak perlu ikut campur, ini urusan papah..!! Papah yang tau mana yang terbaik untuk Andini. Jawab Endang.


" Andini juga anak mamah pa..!!! Mamah juga ingin yang terbaik untuk Andini, mamah ingin Andini selalu bahagia pa. Karena mamah yang melahirkan Andini pah, mamah yang paling berhak atas Andini. kata Melisa dengn penuh emosi tethadap suaminya itu.


Andini yang mendengar perjodohan itu, hanya bisa menangis ia bingung kenapa ayahnya


itu tiba-tiba menetang hubungannya dengan Reyhan. Pada hal dulu ayahnya sangat setujuh dengan akan hubungan mereka berdua.


Andini juga sedih melihat ayah dan ibunya bertengkar seperti ini, biasanya ayah dan ibunya itu selalu terlihat harmonis.


" Pokoknya Andini harus mau papah nikahkan dengan pria pilihan papa nak..!!! kata Endang.


" Tapi pah...!! jawab Melisa.


" Sudahlah mah, nanti kita bahas itu. Jawab Endang


Besok malam tepat pukul 19.30 WIB kita akan bertemu dengan calon suami mu itu.


" Tapi pah...!! jawab Melisa.


" Sudahlah mah..!! jangan ribut didepan Andini, nanti papah jelasi kepad mamah. kata Endang.


" Jelasi disini aja pah, biar Andini dengar alasan papa menjodohkan Andini kepada pria asing.


kata Andini.


" Tidak sayang, papah tidak ingin kau sakit hati karena hal ini nak?? jawab Endang


Bersambung.


Mohon dukung karya saya teman-teman


GBU, 😘

__ADS_1


__ADS_2