
Kini Andini dan Riko telah tiba di tempat desainer yang sudah di tunjuk oleh mamahnya, mereka memasuk tempat itu dan di sambut hangat oleh sang pemilik toko tersebut.
" Hee.....!!!! Riko, silahkan masuk Riko Kata Nia sang desainer dan pemilik toko tersebut."
" Iya mbak...!!! kenalin ini Andini, calon istri saya, kata Riko yang memperkenalkan Andini.
" Waww....!!!! calon istri mu cantik sekali Rik, kau memang tidak salah pilih, kata Nai
" Ahhhh....mbak Nia bisa aja, kata Riko yang sedang memasuki toko baju tersebut dan di susul oleh Andini di belakang." Sedangkan Andini berjabatan tangan dengan Nia dan saling mengenalkan diri.
" Andini...!!! kata Andini kepada Nia yang memperkenalkan dirinya sendiri."
" Ramania, tapi panggil saja Nia, kau cantik sekali An...!! jawab Nia kepada Andini.
" Terima kasih mbak, balas Andini.
" Hmmmm...!!! iya sama-sama, ayo Andini, dan Riko silahkan masuk keruangan saya, disana uda saya siapkan gaun pengantin untuk kalian berdua kata Nia.
" Iya mbak, jawab mereka berdua, kini Andini dan Riko pun masuk keruangan fetting gaun pengantin. Tempatnya saat mewah, dan gaun-gaun yang terpajang di patung-patungnya pun terlihat sangat indah dan elegan, Andini dan Riko sangat takjub melihat desain dan juga model-model gaun pengatin di ruangan itu. Model gaun pengantin yang tersedia di ruangan itu memang khusus untuk kalangan atas ya tentu saja harganya juga sangat mahal.
" Ini dia gaunnya Riko, bagaimana menurut mu?? kata Nia kepada Riko, Andinj yang melihat gaun itu begitu suka dengan warna dan motifnya.
" Waaw...!!! indah sekali gaun ini mbak, kata Andini kepada Nia yang sedang memperlihatkan gaun yang cantik dan indah itu.
" Iya dong...!!! Ini gaun pilihan mertua mu, dari dulu mamahnya Riko saat ingin kalau menantunya nanti memakai gaun yang indah ini, kata Nia kepada Andini dan juga Riko.
" Tante Bertha tidak salah pilih ya mbak, kata salah satu pegawai disitu.
" Iya donk....!!! ayo An, cobain gaun ini, kata Nia."
__ADS_1
" Iya mbak...!!! Andini jalan mengikuti Nia dari belakang. Sementara Nia mengambil gaun yang sudah di pesan oleh calon mertuanya.
Sambil menunggu mengambilkan gaun itu Andini duduk di sofa yang telah di sediakan di situ, Andini duduk sambil mengambil majalah yang tersedia di atas meja, dan Riko duduk tepat di samping Andini.
Tidak lama kemudian, sang pegawai toko itu membawakan mereka segelas teh dan beberapa cemilan.
" Ini mbak, mas, silahkan di minum sambil menunggu, kata pegawai tersebut kepada Andini dan juga Riko."
" Oh...iya mbak...!! makasih ya, jawab Andini dengan sopannya."
" Bagaimana An...!!! kau suka gaun yang ada di sini, kata Riko kepada Andini."
" Iya kak, saya suka dengan gaun yang ada di sini semuanya cantik dan elegan, kata Andini."
" Apa ada gaun lain yang kau suka, selain yang di pesan mamah?? tanya Riko kepada Andini."
" Tidak kak, yang tante pilih juga sangat cantik, biar aku coba aja dulu, kata Andini kepada Riko.
Setelah 15 menit berlalu, Nia datang sambil membawa gaun Andini tadi dan juga setelan jas untuk Riko coba.
" Maaf lama nunggu ya..!!!! akkhhhh....!!! ini dia gaunnya An, coba kau pakai gaun ini di depan calon suami mu ini, kata Nia sambil mengarahkannya keruang ganti."
" Iya mbak...!! jawab Andini yang mengikuti langkah Nia."
Nia pun memanggil pegawai lainnya untuk membantu Andini menggunakan gaun mengantin yang indah itu. Dan Andini memakai gaun tersebut dengan bantuan beberapa orang di sana. Sementara sambil Riko duduk sambil membaca majalah yang tersedia dan menikmati segelas teh hangat.
" Wowww.....!!! ternyata gaun ini sangat cantik di badan mu An..!! kata Nia.
" Iya mbak...!! sangat cocok di badan mbak Andini ini, kata pegawai yang lain."
__ADS_1
Andini tersenyun membalas semua perkataan mereka tadi, ia melihat dirinya di kaca dan ia sangat menyukai gaun yang di pilihkan untuknya tersebut.
" Ayo An...!! perlihatkan sama calon suami mu, pasti Riko terpesona melihat mu dengan gaun ini kata Nia kepada Andini.
" Akkkhhh....!!! saya malu mbak, gaun ini sedukit terbuka di bagian ini, kata Andini yang menunjukkan ke arah pribadinya.
" Dia kan calon suami mu, nanti juga setelah kalian sudah menikah dia berhak melihat itu semua, jawab Nia yang menggoda Andini. Andini yang mendengar perkataan Nia tadi menjadi malu, wajahnya memerah seperti buah tomat.
Hahahhahaha......., tawa Nia yang melihat Andini malu seperti itu.
" Ayo Andini kita keluar perlihatkan kepada calon suami mu agar ia bisa menilainya, kata Nia dengan nada suara yang agak tinggi agar Riko tahu kalau Andini sudah menggunakan gaun yang di pilih olehnya.
##Flashback##
Ya....!!! sebenarnya gaun itu adalah pilihan Riko, saat pertemuan pertama keluarga mereka Bertha dan Riko sudah menyiapkan segala keperluan untuk pernikahan Riko dan Andini. Dan waktu itu Bertha mengajak putranya tersebut untuk melihat-lihat baju pengantin untuk Riko dan Andini, Bertha pun membawa Riko ke toko butik bridal terbaik dan tentu saja langganannya, di butik yang terdapat di jakarta pusat itu cukup terkenal di kalangan artis dan juga para jutawan dan banyak menyediakan segala macam gaun pengantin yang cantik dan indah. Di sana juga lah biasanya Bertha membeli baju, kebaya, dan gaun-gaun indahnya. Dan Riko saat melihat salah satu gaun pengantin yang terpapang indah di patung Riko langsung menyukainya dan Ia pun membayangkan seandainya Andini menggunakan gaun itu pasti cantik sekali.
Tapi ia meminta kepada ibunya dan juga seluruh pegawai butik tersebut untuk tidak memberitahukan Andini bahwa ia lah yang memesan gaun pengantin tersebut.
# FlashOn##
Dan akhirnya Andini memberanikan diri untuk keluar dan menunjukkan dirinya di hadapan Riko. Riko yang mendengar suara Nia tadi bangkit dari duduknya ia ingin sekali melihat Andini menggunakan gaun itu. Dan akhirnya Andini pun keluar dengan menggunakan gaun pilihan Riko tersebut. Dan betapa terkejutnya Riko saat melihat Andini menggunakan gaun pengantin pilihannya itu, Riko tidak berhentu memandang kearah Andini.
" Bagaimana kak?? tanya Andini kepada Riko"
Riko masih saja memandangi Andini tanpa berkedip ia sangat menganggumi kecantikan yang terpancar dari wajah Andini, dan juga ia sangat tergoda akan keindahan t*b*h Andini yang memiliki tubuh sangat indah dengan p*y*d*r* yang tidak begitu besar tapi tidak terlalu kecil juga. Riko masih saja menatap Andini dengan dalam, ia semakin terpesona akan Andini,
" Kak...!!! panggil Andini."
Nia yang melihat Riko yng terus saja memandangi Andini menjadi tertawa kecil, melihat tingkah lucu Riko tersebut.
__ADS_1
Bersambung