
" Apa mohon An....!!! ada yang ingin aku sampaikan An, kata Reyhan kembali."
" Ya udah ngomong aja sekarang, jawab Andini ketus."
" Tolong lah An..!!! aku mohon, aku ingin sekali bertemu dengan mu, kata Reyhan dengan nada yang memaksa."
" Aku tidak bisa Rey, ini sudah malam."
Tapi Reyhan tetap saja memaksa Andini untuk tetap bertemu.
" Kalau kau tidak mau bertemu dengan ku, baik An aku akan masuk ke rumah sekarang juga, kata Reyhan dengan nada yang mengacam."
" Biak lah, aku akan turun, tapi tidak lebih dari 10 menit, jawab Andini."
" Baik lah, tidak lebih dari 10 menit aku janji, kata Reyhan."
Andini yang takut jika Reyhan masuk ke rumahnya terpaksa menemuinya di depan rumahnya, akan tetapi ia meminta salah satu ART nya untuk menemani untuk bertemu dengan Reyhan.
Andini dan ART nya pun keluar diam-dim, agar ayahnya Andini tidak mengetahui bahwa mereka sedang menemui Reyhan.
Dan sesampainya Andini di depan rumahnya ia melihat Reyhan yang duduk di dalam mobilnya, sementara ART mengawasi Andini dan Reyhan dari kejauhan dan tentu saja di pantau melalui CCTV oleh Satpam yang bertugas di kediaman keluarga Andini.
Saat Reyhan melihat Andini dari kejauhan ia turun dari mobilnya dan menghampirinya. Dan Andini mendekat kearah Reyhan dengan wajah yang sedikit kesal.
" Ada apa kau ingin bertemu dengan ku ?? tanya Andini kepada Reyhan."
" Aku hanya ingin melihat mu saja An...!!! aku merindukan mu, kata Reyhan yang tanpa malunya memegang tangan Andini."
Tentu saja Andini mengempaskan tangan Reyhan dengan kasarnya, ia masih marah kepada Reyhan karena telah menghamili Rika di saat ia masih menjalani hubungan dengan Andini.
" Apa kau masih marah kepada ku An ?? aku tahu, aku salah kepada mu tapi biar aku menyelesaikan masalah ku dan menikah lah dengan ku, kata Reyhan tanpa rasa malunya."
Mendengar perkataan Reyhan tadi, Andini menjadi tertawa geli, ia berpikir bahwa Reyhan adalah laki-laki yang pengecut.
" Apa kau pikir semudah itu kita akan menikah?? kata Andini kepada Reyhan."
" Kita hanya butuh sayang, ikut lah bersama ku dan kita akan menikah, dan pergi meninggalkan kota ini dan kita mulai kehidupan baru kita. Aku rela melakukan apa pun untuk An, kata Reyhan."
" Terus bagaimana dengan bayi yang ada di perut Rika, apa kau akan membiarkannya hidup tanpa seorang ayah?? kata Andini kepada Reyhan."
__ADS_1
" Aku tidak perduli dengan bayi itu An..!! aku sangat mencinta mu, dan aku tidak ingin berpisah dengan mu. Kau cinta pertama ku, yang sangat sulit untuk ku lupakan, aku mohon An..!!! maafkan aku dan kembali lah bersama ku, aku tidak bisa melihat mu menikah dengan laki-laki lain, kata Reyhan dengan berderai air mata."
" Aku tidak bisa Rey, aku tidak mau membuat papah dan mamah ku malu oleh kelakuan ku, kata Andini yang menolak Reyhan dengan tegas.
Sudah lah Rey, waktu mu telah habis, aku tidak bisa lama-lama bicara dengan mu. Lagian ini sudah malam, tidak baik untuk mu, kata Andini yang males meladeni Reyhan.
" Baik lah An...!!! aku akan pulang, tapi inginkan aku tetap mencintai mu, aku tidak bisa menggantikan mu dengannya, jawab Reyhan."
" Itu hak mu Rey, tapi aku mohon kepada mu jangan temui aku lagi, aku akan menikah dengan pria lain dan kau juga akan menikah dengan Rika wanita selingkuhan mu, kata Andini dengan nada suara yang ketus dan menyindir Reyhan.
" Apa kau mencintai laki-laki itu?? tanya Reyhan dengan menatap Andini dengan tajamnya."
" Itu bukan urusan mu, kata Andini dan berlalu dari hadapan Reyhan."
Mendengar perkataan Andini tadi, membuat Reyhan yakin bahwa Andini masih mencintainya.
Ia berlari untuk mencegah Andini pergi dari hadapannya, Reyhan menarik tangan Andini mengarahkannya dalam pelukannya.
Tentu saja Andini kaget dan melepaskan pelukan Reyhan dari tubuhnya, ia masih membenci sifat Reyhan yang selalu saja memaksa kehendaknya.
" Lepaskan aku, apa kau sudah gila, kata Andini yang marah akan perlakuan Reyhan kepadanya."
Andini masih saja diam dan tidak menjawab pertanya Reyhan tadi, ia hanya berlari masuk ke dalam rumahnya.
Dan Reyhan berlari untuk mengejar Andini akan tetapi langkahnya di halangi oleh Satpam yang bertugas di rumah Andini.
Reyhan pun berteriak dan berkata
" Aku tahu kau tidak mencintai Andini......!!! kau hanya mencintai ku.....
Kau hanya mencintai ku........!!!!!!!!
Kata Reyhan dengan berteriak tepat di pagar rumah Andini.
Sementara Andini tetap berlari ke dalam rumahnya ia tidak menghiraukan perkataan Reyhan tadi ia masuk tanpa memperdulikan Reyhan yang masih berada di depan rumahnya.
" Maaf Reyhan, lebih baik mas Reyhan pulang sekarang. Jangan buat keributan di sini, kata Satpam yang bertugas di rumah Andini."
Reyhan tidak menjawab perkataan Satpam itu, ia hanya pergi dari rumah Andini.
__ADS_1
*****"
Di dalam kamarnya.
Andini masuk kekamarnya dan menghempaskan tubuhnya di atas ranjang milikinya.
Ia menangis karena tidak tahu akan perasaannya saat ini, di dalam hatinya memang masih ada Reyhan, akan tetapi ia juga sudah membuka hati kepada Riko.
Ia tidak ingin memghianati kepercayaan kedua orang tuanya kepadanya dan ia juga tidak tega meluki Riko yang sudah berbuat kepadanya dan juga kepada kedua orang tuanya.
Di apartemennya Rika telah selesai menyantap makanan dan meminum susu yang ia pesan tadi secara online, sehabis memakan dan meminum makanannya. Rika mencoba untuk memberitahukan kepada ayahnya tentang pernikahannya dengan Reyhan.
Akan tetapi ia mengurungkan niatnya tersebut, ia pun berencana untuk menikah tanpa kehadiran keluarganya.
Sementara Reyhan masih belum pulang juga kerumahnya, pada hal kedua orang tua nya sudah menunggu dari tadi mereka ingin menanyakan tentang hubungan dengan Andini.
Karena sejujurnya mereka lebih menyukai Andini ketimbang Rika yang akan menjadi menantu mereka.
Dan ternyata Reyhan pergi menujuh rumah Jackob untuk sekedar minum, karena saat ini Reyhan sangat putus asa akan hubungannya dengan Andini.
Di sisi lain Riko telah tiba di rumahnya, ia langsung masuk kedalam kamarnya dan membersihkan diri setelah berpergian sedari tadi. Saat selesai mandi Riko pergi menujuh ruang kerjanya, dan betapa kagetnya ia saat mendapati ayahnya sedang berada di ruang kerja sambil tersenyum kepadanya.
" Ehhhhhh............!!!! papah kok ada di sini ?? tanya kepada ayahnya.
" Kenapa kau kaget begitu nak, Hahahahahahahahaahaha...............!!! papah baru saja tiba nak, kata Fredi ayahnya Riko."
" Terus mamah kemana pah, kok gak kelihatan, kata Riko.
" Mamah mu ada di dapur, lagi buatkan teh untuk papah, kata Fredi."
" Oh...........!!! Riko pun duduk tepat di samping papahnya.
Tidak lama kemudian Bertha mamahnya Riko tiba di ruang kerja Riko sambil membawakan nampan yang berisi teh untuk suaminya.
Bersambung..........
Tetap dukung karya saya teman-teman ku, jangan lupa like, comen dan follow akun saya.
semoga kalian suka........
__ADS_1