Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
part 35


__ADS_3

" Iya An...!!! jawab Riko kepada Andini.


Kini mereka telah melanjutkan perjalanan mereka kembali, Riko mengendari mobil miliknya dengan kecepatan maksimal. Tidak terasa waktu telah menunjukan pukul 08.15 WIB Andini dan Riko telah tiba di depan kampus milik Andini. " Kita sudah sampai An, nanti aku boleh menelepon mu kan?? tanya Riko kepada Andini."


" Iya boleh kak, nanti telepon saja kalau kak Riko telah sampai di rumah, kata Andini keoada Riko." Oh ya kak..!! apa kak Riko langsung kekantor?? kata Andini kembali.


" Tidak An...!! hari ini aku ingin kerja di rumah saja, kenapa emangnya ?? tanya Riko kepada Andini."


" Tidak apa-apa kak, aku cuma bertanya saja, jawab Andini. Mereka diam didalam keheningan didalam mobil, Riko ingin menghabiskan waktu lebih bersama Andini akan tetapi sepertinya Andini gadis yang sangat mementingkan pendidikannya."


" Ya sudah kak, Andini masuk kedalam dulu ya?? kata Andini kepada Riko."


" Iya An...!!! kamu belajar dengan baik ya, nanti kalau aku telepon kamu, jawab Riko."


" Hmmm...!! jawab Andini singkat sambil pergi meninggalkan Riko."


Saat sudah keluar dari mobil milik Riko Andini berjalan kearah ATM, ia ingin mengambil uang untuk keperluannya hari ini karena uang chas Andini tinggal 20 ribu lagi di dompetnya. Ia lupa meminta uang chas kepada Melisa ibunya, saat Andini telah pergi dari hadapannya Riko memutar balikan mobilnya. Ia melajulan mobil itu dengan kecepatan maksimal, Riko pergi menujuh arah rumahnya. Ia ingin beristirahat setelah lelah tidur di dalam mobil kemarin malam.


Akan tetapi pengalaman tidur di mobil bersama wanita yang ia cintai adalah hal luar biasa yang dirasakan oleh Riko ia masih membayangkan Andini masih duduk dan tertidur di sampingnya.

__ADS_1


Aku tidak menyangka bahwa telah menciumnya kembali, rasanya ingin sekali aku menikmatinya setiap saat, kata Riko didalam hatinya. Riko memegang bi**r miliknya ia masih membayangkan ciumannya tadi bersama gadis pujaan hatinya, ia tersenyum-senyum sendiri saat mengingat kejadian tadi. Akan tetapi Riko heran, kenapa saat ia mencium Andini tadi, Andini tidak marah sedikit pun kepadanya.


" Apakah Andini mulai menyukainya?? pertanyaan itu yang sekarang ada di dalam hati Riko saat ini."


Sedangkan di sisi lain Andini telah tiba di depan ATM yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kampusnya. Ia masuk ke ATM tersebut dan mengambil uang yang ia perlukan, saat keluar dari ATM tanpa sengaja Andini mobil milik Reyhan lewat dari hadapannya. Andini mencoba memanggilnya akan tetapi mobil itu terus saja berlalu dari hadapannya.


Ia pun mencoba mengejar mobil itu dengan berlari mengikut arah mobil itu berada, dan tepat di belakang kampus miliknya mobil itu berhenti. Andini berlari ke arah mobil itu dengan senyuman manisnya, ia sudah sangat merindukan Reyhan kekasih hatinya tersebut.


Saat sedang berlari menghampiri ke arah mobil itu, langkah Andini terhenti saat ia melihat seorang gadis turun dari mobil itu. Jantung Andini terasa ingin cobot dan tangannya gemetaran saat melihat gadis yang turun dari mobil milik Reyhan. Gadis itu memakai baju berwarna biru mudah berlengan pendek dengan rok mini di atas lutut, gadis itu nampak seksi dengan pakaian itu. Tak lama gadis itu turun Reyhan pun ikut turun dari mobil tersebut, Reyhan menghampiri gadis itu dan mengenggam tangan gadis itu dengan mesranya.


Andini yang melihat pemandangan itu pun tak tahan menahan air matanya, ia terus melihat Reyhan bersama wanita lain dari kejauhan. Dan betapa teririsnya hati Andini saat melihat Reyhan mencium b**** wanita itu tepat di hadapannya. Andini tidak kuasa menahan air matanya, ia sangat marah kepada Reyhan yang tega menghianatinnya dan juga cuek belakangan ini kepadanya.


Berarti apa yang di katakan kak Riko emang kenyataan, kak Riko tidak berbohong kepada ku, dan itu sebabnya papah ingin menjodohkan ku dengan pria lain, kata Andini dalam hatinya.


" PLAkkkkk.....!!! suara tamparan di pipi Reyhan yang di lakukan oleh Andini. Jadi ini alasan mu tidak pernah menghubungi ku lagi dan tidak menemui ku belakangan ini ?? kata Andini dengan nada suara yang sangat tinggi."


" Ann....!!! kata Reyhan gugup ia tidak melanjutkan


" Kau sungguh jahat Rey...!! kau jahat, selama ini aku selalu setia kepada mu aku selalu menjaga hati ku untuk mu, kata Andini yang menangis sambil memukul dada Reyhan dengan keras untuk melampiaskan kekesalannya kepada."

__ADS_1


Reyhan hanya terdiam melihat Andini memukulnya ia tidak bisa berkata apa pun kepada Andini. Reyhan hanya bisa pasrah akan perlakuan Andini kepadanya sedangkan Rika hanya bisa melihat Andini dengan kekasalan saja. Semua orang yang berada disitu menyaksikan perkelahian anatara sepasang kekasih ini. Rika yang tidak ingin mereka jadi tontonan publik berusaha mengajak Andini untuk berbicara.


" Sudah An...!! ayok kita selesaikan ini semua dengan kepala dingin, kata Rika yang berusaha membuat suasana menjadi tenang."


" Tenang kau bilang, jika kau di posisi ku apa kau akan bersikap tenang hahhh....!!! kau ini sama jahatnya dengan lelaki ini, kalian berusaha untuk menipu ku dengan alasan kalian ini sahabatan. Kau juga wanitakan apa kau rela kekasih mu menduakan cinta mu ?? dan kau apa salah ku pada mu Rey?? apa??? coba katakan apa salah ku pada mu Rey?? tanya Andini kepada Reyhan dengan menangis tersedu-sedu.


Reyhan yang melihat situasi semakin panas, menarik tangan Andini ke agar naik ke dalam mobil miliknya, ia ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan cara baik-baik. Ia juga mengajak Rika untuk ikut bersamanya, akan tetapi Andini berusaha menolak ia tidak sudi jalan bersama mereka.


" Lepaskan..!! lepaskan tangan ku brengs**, aku tidak sudi mengikuti mu lagi, kata Andini yang masih berusaha melepaskan genggaman Reyhan.


" Aku mohon An....!!! ikut aku sekarang juga aku ingin menyelesaikan masalah ini, kata Reyhan."


" Lepaskan tangan ku, Andini melepas paksa tangannya dari genggaman Reyhan. Tidak perlu, aku sendiri yang akan menyelesaikan masalah ini dengam cara ku sendiri. Mulai saat ini kita putus, aku tidak ibgib melihat mu lagi dan semoga kalian berdua bahagia, kata Andini dengan emosi dan pergi meninggalkan mereka berdua.


" Andini...An....!!! Reyhan berusaha mengejar Andini, ia terus berlari sampai akhirnya ia bisa meraih tubuh Andini kepelukannya.


Sementara Rika yang sedari tadi mengikuti Reyhan dari belakang hanya bisa menahan rasa cemburunya saat melihat Reyahn memeluk tubuh Andini.


Bersambung

__ADS_1


Mohon tetap dukung karya saya teman-teman selamat menikmati.....


"


__ADS_2