Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
MEMPERCEPAT PERNIKAHAN INI


__ADS_3

Reyhan pergi dari hadapan Andini dengan penuh kekecewaan ia berharap Andini tidak akan menikah dengan pria pilihan ayahnya.


Akan tetapi itu hanyalah harapan Reyhan saja, di benaknya masih terbayang bagaimana Riko memegang bahu Andini. Ya....!!! Reyhan memang cemburu saat ia melihat Andini dengan pria lain, sebab yang ada di hati Reyhan hanya lah Andini seorang.


Kali Jackob yang menyetir mobil milik Reyhan, ia khawatir jika Reyhan yang menyetir akan tidak konsen dan benar saja di dalam mobil pun Reyhan hanya melamun.


" Sudah Rey....


menurut gue Andini itu tidak salah, dan lebih baik loe lupain Andini dan mulailah hidup bersama Rika dan calon anak kalian. Kata Jackob."


" Gue gak cinta sama Rika Jack....!!!


itu yang membuat gue tidak bisa hidup bersamanya, kata Reyhan kepada Jackob."


" Terus loe mau bagaimana??? tanya Jackob kembali."


" Entah lah, gue juga bingung sama hidup gue."


" Itu salah loe sendiri, dari awal gue uda bilang jangan bermain api. Tapi loe gak pernah dengar omongan gue, jadinya gini. "Kata Jackob."


" Udahlah...


lebih baik loe antar gue pulang, gue mau istirahat dulu. " kata Reyhan."


" Baiklah, jawab Jackob."


Tidak lama setelah 40 menit, akhirnya Jackkb dan Reyhan tiba di rumah Reyhan. Ia mempersilahkan Jackob untuk beristirahat dengannya di kamar, akan tetapi Jackob menolaknya.


Jackob pun hendak pulang dengan menggunakan taksi online, saat ia pulang Jackob bertemu dengan ayah dan ibunya Reyhan. Ia pun menyapa kedua orang tua Reyhan dengan rama dan sopan tidak lama berselang, Jessika adiknya Reyhan pun ikut bergabung bersama mereka.


Dan betapa terkejutnya Jackob saat melihat Jessika dengan menggunakan pakaian rumah. Jessika nampak dewasa dan cantik yang membuat dirinya terpana. Yang membuat jantungnya berdetak lebih cepat dan gugup tidak karuan.


Belum pernah Jackob segugup ini kepada wanita mana pun. Selama ini ia melihat Jessika hanya gadis kecil dan imut, akan tetapi kali ini ia melihat Jessika sebagai wanita yang cantik dan mempesona.


Jakcob pun terpaksa ikut bergabung dengan keluarga Reyhan, mereka sedang membicarakan masalah pernikahan Reyhan dengan Rika.


" Nak Jack....


apa kau tahu kenapa Reyhan dan Andini bisa putus hubungan?? tanya Irawati ibunya Reyhan."


Kini mereka berempat duduk di pinggir kolam renang milik keluarga Reyhan, dan di suguhkan minuman dan makanan ringan yang di sajikan oleh asisten rumah tangga keluarga Reyhan.


" Kalau yang saya tahu tante, itu semua karena Reyhan menghianati Andini. Dan di tambah lagi Reyhan sudah menghamili Rika tante, itu yang saya tahu. " jawab Jackob kepada Irawati."


" Oh.....!!!!


jadi mereka sudah tidak memiliki hubungan lagi ya ?? tanya Irawati kembali."


" Sepertinya tidak tante, dan saya dengar juga kalau Andini sudah di jodohkan oleh ayahnya, kata Jackob kembali."


" Aduh....


mampus gue, kok mala di introgasi gini sih gue.


Kata Jackob dalam hatinya."

__ADS_1


" Di jodohkan??? tanya Tomi ayahnya Reyhan."


" Iya om.....!!!


jawab Jackob."


" Tapi kak....!!!


aku lebih suka kak Rehyan nikah sama kak Andini, kata Jessika dengan nada manjanya."


Tentu saja Jackob yang melihat tingkah manja dan imut Jessika menjadi salah tingkah. Kali ini Jackob tidak melihat Jessika seperti gadis kecil lagi yang dulu masih bermain dengannya.


" Kau tidak boleh seperti itu sayang....!!!


jodoh itu di tangan Tuhan, kata Tomi kepada putrinya."


" Benar pah.....


Jessi lebih suka kak Reyhan nikah sama kak Andini. Jawab Jessika lagi dengan wajah cemberutnya."


Tentu saja hal itu membuat Jackob semakin menyukai Jessika.


" Ya Tuhan...


anak ini imut sekali jika sedang marah, kata Jackob dalam hatinya."


Ia masih saja memandangi wajah Jessika tanpa berkedip. Di sisi lain Reyhan sedang beristirahat di kamarnya, ia tidak tahu bahwa Jackob sedang di introgasi oleh kedua orang tuanya beserta adik kecilnya.


" Om...


saya sedang ada urusan apa saya boleh pulang dulu, kata Jackob yang ingin berpamitan dengan kedua orang Reyhan."


" Oh...


cepat sekali Jack, kau kan sudah lama tidak main kesini. Nanti saja lah pulangnya. " Kata Irawati kepada Jackob."


" Sebentar lagi saja la kak pulangnya, kita ngobrol-ngobrol dulu tentang kak Reyhan dan kak Andini, jawab Jessika kepada Jackob."


Tentu saja Jackob yang mendengar permintaan Jessika tidak bisa menolak, akhirnya mereka pun mengobrol bersama lagi.


Di sisi lain Riko dan Andini beserta dengan kedua orang tua mereka masih berada di cafe tempat Reyhan dan Jackob tadi. Mereka ingin membahas masalah rencana pernikahan Andini dan juga Riko.


Awalnya mereka ingin mengadakan pertemuan ini di kediaman Andini, akan tetapi tidak jadi di karenakan ada hal yang penting sehingga pertemuan ini di lakukan di luar saja.


" Bagaimana menurut mu Dang, kalau pernikahan anak kita di percepat.


Soalnya dalam minggu depan Riko akan melakukan perjalanan ke Singapore??


" Kalau aku sih terserah nak Riko saja Fred, mana yang terbaik untuk mereka. Saya akan ikuti, kata Endang."


Melisa dan Bertha sedang sibuk membahas gaun dan desain untuk kedua anak mereka. Sementara Riko dan Andini hanya sibuk mendengar perkataan orang tua mereka.


Sampai akhirnya mereka sudah menetapkan tanggal pernikahan untuk kedua anak mereka.


Setelah cukup lama mereka di cafe tersebut, sehingga akhirnya Andini beserta keluarganya pulang.

__ADS_1


Sesampainya Andini dirumah ia melihat pesan singkat dari Reyhan. Yang ternyata melihat ia dan Riko sedang berada di cafe tersebut.


Dalam pesannya Reyhan mengatakan bahwa ia sangat mencintai Andini.


Tetapi Andini tidak menghiraukan pesan dari Reyhan ia mala melakukan rutinitasnya. Dan pergi beristirahat di kamarnya.


Saat hendak tidur tiba-tiba hp nya Andini berbunyi, ia melihat kelayar hp nya dan Riko yang meneleponnya. Ia pun mengangkat telepon itu dengan perasaan bahagia.


" Malam An....


sapa Riko dari balik layar hp nya."


" Malam juga kak....


balas Andini."


" Apa kau belum tidur?? tanya Riko kembali."


" Belum....


jawab Andini singkat."


" Oh....!!!


apa aku menanggu mu?? tanya kembali."


" Tidak...!!! jawab Andini."


" Maaf ya An...!!!


aku mempercepat pernikahan kita, jawab Riko kepada Andini."


" Tidak apa-apa kak,


cuma aku heran kenapa kak Riko tidak ngomong dulu kepada ku?? tanya Andini kepada Riko."


" Owh......!!!!


itu karena aku takut kau menolak ku An...!!! sebenarnya aku sangat ingin cepat-cepat menikah dengan mu, jawabnya kepada Andini."


" Apa kau tidak mau secepatnya menikah dengan ku?? tanya lagi kepada pujaan hatinga."


" Tidak kak.....!!!!


aku merasa heran saja, kata Andini kembali."


" Kalau kita tidak menikah minggu ini, aku takut jika aku kembali dari Singaopre nanti kau akan di milikk oleh orang lain, jawab Riko dengan jujur."


" Apa kau benar-benar mencintai ku???


tanya Andini kepada Riko."


Bersambung......


MOHON TETAP DUKUNG KARYA SAYA INI YA TEMAN-TEMAN.......

__ADS_1


__ADS_2