Aku yang telah mencintai mu

Aku yang telah mencintai mu
PART 54


__ADS_3

Di kediaman Reyhan masih terjadi keributan di antara Reyhan dan kedua orang tuanya, kedua orang tua Reyhan masih tidak menyangka bahwa anak lelaki mereka tega menghamili seorang gadis.


" Ya sudah, kalau memang yang di kandung gadis ini adalah anak mu. Kalian harus segera menikah, papah tidak mau nama baik papah tercorek hanya gara-gara masalah ini, kata Tomi dengan tegasnya."


Tomi memang seorang dokter ternama di daerah Jakarta, ia merupakan kepala rumah sakit di salah satu rumah sakit terbaik di kota Jakarta hingga ia malu jika nanti Reyhan di tuntut oleh Rika karena tidak mau bertanggung jawab akan kelakuannya.


" Bagaimana nak Rika, apa kau mau menikah dengan Reyhan dalam waktu dekat ini, biar publik nanti tidak tahu bahwa kau telah hamil di luar nikah, kata Tomi dengan nada suara tegas."


Sementara Irawati dan Jessika tidak terlalu suka dengan Rika, yang menurut mereka terlalu murahan sebagai seorang wanita, dan tidak sebanding jika di bandingkan oleh Andini.


Karena Jessika dan Irawati sangat menyukai Andini. Dengan kecantikan yang ia miliki dan juga kelembuatn sifat Andini, mereka ingin Andini lah yang akan menjadi istrinya Reyhan.


Akan tetapi Irawati tidak bisa membantah perkataan suaminya, sebab Tomi merupakan orang yang sangat tegas dalam mengambil keputusan. Jika ia berkata demikin apa pun yang terjadi itu harus tetap terjadi.


" Kalian menikah dalam tiga hari kedepan. Saya yang akan mengurus semuanya, pernikahan ini tidak terlalu mewah hanya di hadiri keluarga dan rekan kerja terdekat saja, kata Tomi kembali.


" Bagaimana Rey?? kau siap menikah dalam waktu tiga hari ini, papah yang akan mengurus semuanya, tanya Tomi kepada Reyhan."


"Terserah papah saja, kata Reyhan yang pasrah."


" Bagaimana menurut mamah?? tanya Tomi kepada istrinya."


Irawati tidak dapat berkata apa-apa lagi, ia hanya pasrah akan semuanya. Pada hal dalam impiannya ia ingin Andini lah yang akan menjadi menantunya. Dan berharap pernikahan anak pertamanya akan di adakan secara besar-besaran dan di hotel yang mewah, akan tetapi semuanya jadi berantakan karena kehamilan Rika.


" Terserah papah saja lah, mamah ikut aja, kata Irawati yang terduduk lemas."


" Jessika lebih suka kak Reyhan menikah dengan kak Andini pah, kata Jessika dengan wajah murung dan pergi meninggalkan mereka semua."


Tentu saja Tomi, Irawati dan juga Reyhan terdiam melihat Jessika seperti itu, mereka tidak ingin menyakit hati Rika makanya tidak bertanya soalnya Andini dari tadi. Rika yang merasa tersinggung dengan perkataan calon adik iparnya tersebut hanya bisa diam dan tidak berkata apa-apa.


Karena tidak ingin anaknya kesayangannya menjadi murung terus Tomi menyusul Jessika ke kamarnya untuk memberikan penjelasan kepada anak gadisnya tersebut.


" Ya sudah lah, mamah ingin istirahat dulu, capek. kata Irawati pergi meninggalkan Reyhan dan juga Rika dan berkata apa-apa."

__ADS_1


Rika yang mendapat perlakuan yng tidak terlalu menyenangkan dari mamahnya Reyhan hanya bisa menangis tanpa berkata apa-apa. Ia hanya memandang Reyhan dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Dan tentu saja tidak suka melihat Rika yang terus-terusan saja menangis seperti itu. Ia pun memalingkan wajahnya yang menandakan tidak terlalu menyukai Rika.


" Kau ingin pulang?? tanya Reyhan."


" Apa kau bisa mengantarkan ku?? jawab Rika."


" Aku tidam bisa, aku ingin membicarakan masalah ku kepada papah, kata Reyhan."


" Oh...!!! jadi kau tidak mau mengantar ku?? tanya Rika kembali."


" Apa kah tidak mengerti hahhkkk.....!!! sejak kau hadir, semua masalah timbul dalam hidup ku, coba lah mengerti Rika...!! saat ini aku sedang menghadapi masalah besar, karena mu. Apa kau tau masalah yang ku hadapi sekarang?? tanya Reyhan dengan nada suara marah dan juga kesal."


" Apa kau pikir hanya kau saja yang menderita saat ini?? aku juga menderita karena melihat ketidak sukaan mamah mu dan juga adik mu terhadap ku, kata Rika dengan nada suara yang marah dan bercampur dengan kesedihan dan juga air mata."


" Nangis, nangis saja kau terus, buat kepala ku pusing saja, jawab Reyhan dengan nada suarah yang marah."


Rika menjadi menangis tersedu-sedu saat ini, akibat perlakuan kasar Reyhan terhadapnya. Ia tidak menyangka bahwa Reyhan yang ia kenal dulu menjadi seperti ini. Sementara Reyhan pergi meninggalkan Rika seorang diri di ruang tamu, ia pergi untuk mengambil kunci mobilnya.


" Ayok ikut aku, biar aku antar kau pulang, kata Reyhan dengan nada cuek."


Rika pun hanya bisa menatap Reyhan dangan kesedihannya, ia masih tidak menyangka bahwa Reyhan yang ia kenal baik menjadi Serigala yang siap memangsa musunya.


Rika pun mengikuti langkah Reyhan, dan mereka memasuki mobil dan pergi menujuh apartemen Rika.


Saat Rika hendak duduk di depan, Reyhan melarangnya. Ia menyuruh Rika untuk duduk di belakang saja, ya...!! tentu saja, itu membuat Rika menjadi tambah sakit hati oleh perlakuan kasarnya Reyhan. Ia pun menjadi dendam akan Andini, gadis yang Reyhan cintai itu, ia ingin membuat Andini mengalami hal yang sama dengan apa yang ia alami. Kini mereka pun pergi menujuh apartemen Rika dengan menggunakan mobil.


Di sisi lain Irawati masih termenung di dalam kamarnya. Ia masih belum terima akan keputusan suaminya untuk menikahkan Reyhan dengan Rika, gadis yang ia tidak kenal latar belakangnya. Dan tidak lama kemudian.Tomi suaminya masuk kedalam kamarnya, setelah menenangkan putri kesayangannya itu, Tomi masuk kedalam kamar miliknya dan di situ ia melihat istrinya sedang melamun di atas kasur.


" Mamah kenapa ?? tanya Tomi kepada istrinya."


Irawati yang mendengar suara suaminya itu hanya diam saja saat suaminya itu menanyakannya.

__ADS_1


" Tidak apa-apa, kata Irawati kepada suamunya tersebut."


" Kalau tidak apa-apa, kenapa wajah mamah cemberut seperti itu, kata Tomi kembali."


" Mamah masih belum terima sama gadis itu, kata Tomi."


" Hmmmm....!! jawab Irawati."


" Mamah tidak boleh seperti itu, gadis itu sedang mengandunga anaknya Reyhan, kata Tomi kepada istrinya."


" Tapi tetap saja mamah tidak suka dengan gadis itu pah, kata Irawati dengan wajah ynag masih cemberut."


" Mah, sebagai orang tau kita tidak boleh seperti itu, Reyhan yang salah di sini mah, ia telah berani menghamili seorang wanita yang bukan istrinya, kata Tomi kepada istrinya."


" Hmm...!!! mamah jadi bingung pah, bagaimana bisa membuat mereka menikah dalam waktu tiga hari ini, kata Irawati kepada suaminya."


" Mamah tenang saja, itu semua biar papah yang urus, kata Tomi.


Bersambung.


Untuk visualnya saja ya


Andini Nasrani



Rikardo/ Riko



Reyhan


__ADS_1


Rika



__ADS_2