Argantara Mega

Argantara Mega
Penyesalan selalu datang terlambat


__ADS_3

Tuan Damar menggeleng, "Nggak bisa Ta. Aku masih butuh kamu. Maafkan kesalahan ku yang ternyata menyakitimu. Aku pikir kamu baik-bak saja selama ini. Karena tidak terlihat jika kamu tidak menerima kehadiran Tina.. Maafkan aku Ta.. Aku khilaf.. Tidakkah kamu bisa memaafkan kesalahanku??" tanya nya pada Nita yang kini menatap datar pada dirinya.


"Tidak!"


Deg!


"Ta.. Jangan begini.."


"Kenapa?? Kamu tidak suka??"


"Bukan itu Ta.."


"Lalu apa?? Kamu ingin bilang jika aku sudah tua dan kesehatan ku yang lebih utama makanya aku tidak pantas ikut dengan mu begitu??"


Deg!


"Nggak Ta.. Kamu salah paham sayang.. Tolong dengarkan aku dulu.." pinta nya dengan memelas.


"Tidak! Sekali tidak! Selamanya akan tidak! Nikmati hidup mu hanya berdua saja dengan istrimu yang lain. Kamu bohong jika mengatakan adil. Kamu berbohong Damar! Buktinya saja saat ingin ke medan ataupun kemana pun kamu selalu membawa Tina. Kenapa? Karena istri kedua mu itu lebih hot dan lebih legit dibandingkan aku wanita yang sudah tua dan melahirkan enam anak untukmu???"


Tua Damar lagi dan lagi menggeleng. "Nggak Ta.. Aku nggak gitu. Perasaan ini masih sama.. Kamu salah paham!"


"Aku tidak salah paham!"


Deg!

__ADS_1


Tuan Damar dan Tina terjingkat kaget mendengar lengkingan suara milik Nita yang tidak pernah sekalipun terdengar olehnya selama tiga puluh lima tahun pernikahan mereka.


Tuan Damar menatap datar pada istri pertamanya.


"Aku tidak pernah salah dalam mengenal sesutu. Firasatku selalu benar. Dan ya, hari ini terbukti. Aku sudah tahu semuanya Damar! Kamu menikahi ku karena kamu menginginkan keturunan dariku! Dan sekarang? Ketika kamu sudah mendapatkan anak lelkai dua orang dari istri kamu yang lain, kamu membuangku! Kamu menyisihkan akau! Kamu selalu menomor sepuluhkan aku dibandingakn Tian! Kamu bisa berkata jika itu salah paham. Oke, aku seuju jika itu salah paham. Lalu, bagaiaman dengan ungkapan cinta mu tadi yang aku dengar saat kalain BERCINTA di kamar mandi?? Jika dengan nya kamu lebih lama. Tetapi dengan ku, hanya sepuluh menit! Dan itu pun seperti terpaksa! Waow! Itu yang namanay salah paham ya??" dindir Nita begitu telak hingga keduanya tidak bisa berbicara lagi.


Bibir keduanya terasa kelu untuk berbicara. "Aku tidak ikhlas diriku di madu! Tetapi kamu memaksaku! Aku tidak ikhlas jika Tina sekamar dengan kita bahkan bercinta pun harus bersama. Tidakkah kamu tahu? Kalau hati ini sakit?? Istri mana yang mau dirinya di madu?? Sedang istri nabi saja ada yang cemburu padahal nabi sudah berlaku adil! Maaf Damar! Aku tidak butuh pengakun ataupun pembelaan darimu! hatiku terlanjur sakit melihatmu dan istrimu. Lebih baik aku pergi dan tidak pernah kembali lagi bersama kamu sampai akhir hayatku. Aku pergi! Selamat menikmati hidup kalian berdua! Tega-teganya kamu bercinta di hadapanku dengan madu ku dengan durasi yang begitu lama? Tapi dengan ku?? Cih! Dasar pembohong!"


Deg!


"Munafik!"


Deg!


Deg!


"Ayo, kita harus ke Medan untuk menemui Mega dan Bayu secara langsung. Pesawat kita satu jam lagi." ucapnya pada sang istri yang kini pun sama sepertinya.


Tergugu dengan tatapan mata yang kosong dan juga dengan hati berkecamuk. Ingin menjerit tetapi tidak bisa.


Semua karyawan akan tahu tentang masalah rumah tangganya. Tuan Damar terkenal begitu baik dan adil terhadap kedua istrinya.


Jika sampai mereka mendengar keributan tadi, pastilah pamornya sebagai pemimpin perusahaan akan tercoreng karena ulahnya yang sudah menyakiti istri pertamanya.


Istri yang selama ini selalu bersamanya. Namun, karena kesalahan satu malam dengan Tina, ia menikahi Tina dan membawa pulang istri keduanya itu kerumah mereka.

__ADS_1


Mereka tinggal satu atap bahkan satu kamar. Karena ia pikir Nita akan sakit hati jika berbeda kamar.


Tidak tahunya, kenyataan pahit hari ini yang ia dengar dari mulut istrinya menimbulkan penyesalan yang mendalam dihatinya.


Wanita mana yang tega jika melihat suaminya berbagi kerinagt yang sama dihadapannya? Dirinya di akhirkan. Sedang madu nya di dahulukan.


Jika di lain kamar saja wanita bisa sakit hati saat memikirkannya, lalu bagaimana dengan keseharian ketiganya dalam kamar yang sama.


Mereka berbagi keringat di kamar dan dihadapan mereka berdua. Istri mana yang tidak sakit hati?? istri mana yang tidak terluka?


Tetapi itulah kehebatan hati seorang wanita. Walau dia sakit, tetapi tetap bertahan. Saat rasa sakit itu sudah mendarah daging dan sulit untuk di sembuhkan, maka jalan terakhirnya ialah pergi.


Buat apa bertahan jika terluka? Tidak bertahan saja sudah terluka. Apalagi jika bertahan??


Hanya wanita istimewa yang mampu melewati jika dirinya di madu oleh suami nya. Tetapi hati itu tetaplah terluka. Karena ia tidak pernah rela jika harus mendengar, melihat dan menyaksikan sendiri seperti apa perbuatan suaminya kepada madunya.


Saat ini kedua orang beda usia itu hanya bisa menyesal. Menyesali setiap perbuatan mereka yang telah menyakiti hati orang lain.


Menurut Tina, ia lah yang paling terluka. Namun, ia salah.


Tina baru mengetahui hari ini. Dan saat ia mengetahui semua itu sudah terlambat.


Benar kata orang. Jika penyesalan itu datang terlambat. Jika datang di awal pastilah pendaftaran.


Semoga bagi wanita yang di madu sanggup mengahdapi semua ujian pernikahannya. Jika kamu tidak ingin terluka terlalu dalam, lebih baik mundur dan menjauh.

__ADS_1


Karena dengan kita mundur dan menjauh, paling tidak luka dihati tidak semakin menganga ketika melihat orang yang kita cintai berbagi kasih dengan wanita lain..


__ADS_2