Argantara Mega

Argantara Mega
Dua tahun yang lalu


__ADS_3

Dua tahun yang lalu di kediaman Surya dan Purwanti sedang mengadakan acara nujuh bulanan kehamilan anak pertama mereka.


Keduanya begitu bahagia karena penantian setelah sekian tahun lamanya, kini sudah berhasil.


Acara nujuh bulanan itu begitu meriah. Banyak kolega Surya hadir disana untuk mengucapkan selamat padanya.


Salah satunya Argantara.


Ya, Arga merupakan sahabat Surya. Ia di undang untuk mengikuti acara nujuh bulanan itu hingga selesai.


Surya dan Purwanti sempat berbicara dengan Arga sebelum keduanya masuk ke kamar dengan buru-buru.


Arga dibuat heran dengan itu. Tetapi ia tidak ingin bertanya. Karena terlihat jelas jika keduanya sedang tegang dihadapannya tadi.


Sementara di kamar Surya dan Purwanti, mereka berdua sibuk merekam pembicaraan penting mereka tentang perjodohan Arga dan Mega. Juga tentang sesuatu yang akan terjadi.


Berikut dengan cara menangkap pelaku yang akan melakukan sabotase pada mobil mereka berdua.


Ya, Suya dan Purwanti tahu jika keduanya saat ini dalam bahaya. Bahaya yang begitu dekat dengan mereka saat ini.


Bahkan bahaya itu sendiri hadir di tengahacara nujuh bulanan nya.

__ADS_1


Selesai dengan merekam sesutu yang penting, keduanya turun kembali. Mereka berdua mendekati Arga dna memberikan salah satu kunci rahasia tentang perusahaannya untuk dijaga baik-baik.


Arga yang masih kebingungan tetap menerimanya. Tanpa memikirkan sesutu yang buruk akan terjadi pada keduanya.


Kedua orang itu tetap berbaur dengan para tamunya. Masih dnegan menyunggingkan senyum untuk yang terakhir kalinya.


Sebelum berita di keesokan harinya keduanya mengalami kecelakaan parah sampai-sampai keduanya kritis.


Purwanti meninggal setelah mengeluarkan bayinya. Sedang Surya masih koma. Dan saat koma pun ia mencari Mega untuk menitipkan anaknya serta semua aset itu sudah atas namanya yang sekarang kunci itu ada pada arga.


Tetapi Mega tidak tahu itu. Karea dirinya tidak sempat untuk mengatakan lagi. Karena kedua mertuanya memaksa dirinya untuk emnikahi Mega di akhir hidupnya.


Maka terjadilah pernikahan dadakan itu dengan adik iparnya sendiri. Ia pasarah akan takdir hidupnya yang ternyata setelah menikahi Mega ia menuinggal dunia.


Arga sempat shock dengan kepergian Surya. Tetapi ia masih mengingat tentang perkataan Surya yang mengatakan,


"Jaga anak dan calon istrimu. Yaitu adik iparku Mega. Semua aset perusahaan atas namanya. Jika Bayu sudah besar suatu saat nanti, berikan padanya. Aku percaya kamu bisa melakukan nya Ga.. Untuk itu. Aku titip keduanya sama kamu. Lindungi mereka semampu mu."


Ucapan itu masih terngiang di telinga Arga hingga saat ini. Mega menyentuh tangannya.


Arga tersenyum, "Kita sudah bahagia sekarang Bnag. Tidak ada lagi yang perlu di pikirkan lagi. Semuanya sudah selesai. Tinggal kita menunggu anggota baru kita ini lahir kedunia," imbuh Mega yang diangguki oleh arga.

__ADS_1


Saat ini keduanya sedang duduk diranjang dikamar mereka. Dimana Bayu sedang terlelap dengan pulasnya.


"Kamu benar sayang. Kita sudah bahagia saat ini. Begitu juga dnegan kedua saudara kita yang sudah lebih dulu pergi. Mereka pun bahagia melihat kita bahagia. Untuk perusahaan itu, biarlah habis. Mungkin sudah itu jalannya. Kita hanya bisa menggunakan sedikit saja yang tersimpan di deposito atas nama kamu."


"Deposito? Sejak kapan?" tanya Mega sangat terkejut dengan ucapan Arga.


Arga terkekeh. "Ya, deposito yang diberikan kuncinya padaku dua tahun lalu saat acara nujuh bulanan kak Purwanti. Kunci deposito sertaaset lainnya atas nama kamu yng sudah mereka ubah. Karena mereka tahu, jika keduanya sudah dekat dnegan maut.." lirih arga yang membuat Mega tertegun.


"berapa banyak jumlah uang yang ada di deposito itu?"


Arga memeluk Mega dnegan erat. "Sekitar lima puluh milyar nggak kemana sih. Karena baru-baru ini saldo itu bertamabh karena Abang berhasil memenangkan tender tas nama perusahaan milik Bayu yang kini di kelola oleh orang-orang kita!"


"Hah?"


Mulut mega menganga kala melihat deretan angka di ponsel Arga yang membuatnya shock seketika. Mega mendadak pusing. Ia mengurut pelipisnya yang membuat Arga terkekeh-kekeh.


"Berapa banyak lagi rahasia yang kamu sembunyikan dari ku bang Argantara? Kamu itu sungguh misterius!"


Cup!


"Suami kamu ini memnag misterius makanya bang Surya percaya kepadaku dan menitipakn kalian berdua serta hartanya untuk ku kelola demi masa depan Bayu." jawabnya yang membaut Mega membalas pelukannya itu.

__ADS_1


__ADS_2