Argantara Mega

Argantara Mega
Di culik


__ADS_3

Jika Mega dan Arga sedag tertawa karena tingkah Arga, lain halnya dengan Bayu. Putra sambung Mega dan Arga itu sedang berhadapan dengan sang kakek yang kini menatap sinis padanya.


Bayu saat ini pura-pura diam dan tidak mengerti apapun. Padahal matanya saat ini sedang melihat sang kakek yang telah tega menculiknya dari kedua orang tuanya demi ingin menjebak Arga dan Mega untuk datang ke Surabaya dan menukar berkas itu dengan Bayu.


Memikirkan ide licik itu, kakek Damar terkekeh kecil. "Sudah kamu katakan kepada orang suruhan si Arga sialan itu??"


"Sudah tuan! Seperti yang kita rencanakan. Jika mereka berdua pasti akan datang kesini dan menjemput tuan muda Bayu." jawabnya


"Bagus! Sekarang, panggilkan istri saya. Saya perlu bicara dengannya. Dan kamu, urus anak ini. Saya butuh dia hanya untuk memancing kedua orang tua sialannya itu!" ketus Kakek Damar dengan segera berlalu ke kamarnya menanti sang istri yang sedang memasak untuknya dan Bayu.

__ADS_1


Bayu terdiam tanpa kata. Ia tidak menyangka. Ternyata dirrinya di culik oleh Kakekknya sendiri. Ia tersenyum saat memikirkan rencana kecilnya ternyata berhasil.


Sesaat sebelum kejadian, Bayu melihat ada seorang wanita berlagat aneh dan mendatangi keduanya.


Wanita itu pura-pura berbelanja diisamping Mega sambil mengawasi sekitar.


Bayu tahu akan hal itu. Tetapi ia lebih memilih diam dan sibuk menikmati es krim yang ada di tangannya.


Bayu segera mendekatkan dirinya pada wanita yang ingin menculiknya itu. Mega tidak menyadari itu karena dirinya sedang melihat ke arah depan sana.

__ADS_1


Bayu terkekeh kecil di sela-sela ia makan es krim miliknya. Ia sengaja mendekatkan dirinya pada penculiknya itu hingga dirinya di bekap dengan obat bius dan tidak sadarkan diri.


Dan saat ia sadar, dirinya sudah berada di kediaman kakek nya sendiri. Kakek Damar yang sebulan lalu itu membuat ribut dirumah sang papa.


Bayu tersenyum sinis melihat punggung kakek Damar yang kini telah berlalu meninggalkan dirinya bersama orang suruhannya.


Tega-tega nya kakek menyuruh orang untuk menculik ku. Untung saja aku sudah tahu jika ini sudah terjadi. Makanya papa Arga tahu jika diriku saat ini berada disini. Kakek salah jika bermain dengan ku. Akan ku pastikan semua perusahaan dan juga Harta papa Surya akan jatuh ke tangan Dinas sosial agar bisa disalurkan kepada yang berhak. Kakek salah jika berpikir, papa Arga memikirkan harta papa Surya. Dia bahkan sengaja ingin membeli perusahaan itu atas nama Mama. Tetapi karena Mama menolaknya, maka sengaja aku membuat rencana ini. Dan ya. Semuanya terlaksana. Terimakasih kakek. Jalan mu mempermudah kami untuk segera menjebloskan kamu ke penjara! Batin Bayu melirik sinis pada semua orang suruhan Kakek Damar itu.


Kini, Bayu hanya bisa menunggu waktunya saja. Waktu dimana sang papa dan Mama nya menjemput dirinya untuk segera pulang ke Medan.

__ADS_1


Bayu sangat berharap pada Arga agar memahami rencananya ini. Rencana yang sengaja ia susun seorang diri.


Rencana yang sudah direncanakan oleh sang papa untuk menjebak kakek Damar. Rencana yang sudah tersusun lama dan akan segera terlaksana.


__ADS_2