
Devan mengajak Aleta, Vincent, Rubi, dan Andra untuk jalan-jalan ke kebun binatang hari ini. Bahkan Andra yang baru pertama kalinya jalan-jalan bersama dengan papanya pun sangat bersemangat dan sudah bersiap-siap sejak pagi. Sedangkan Vincent dan Rubi hanya menatap malas kearah paper bag berisi pakaian yang dibelikan oleh papanya itu. Bahkan mereka sama sekali belum mandi tak seperti Andra yang sudah rapi.
"Kok kalian belum siap-siap?" tanya Andra pada kedua saudaranya yang tengah duduk di ruang keluarga sambil menatap paper bag.
"Malas" ucap keduanya secara bersamaan.
Mendengar hal itu tentunya Andra langsung menekuk wajahnya lesu. Hal yang ia tunggu-tunggu sedari semalam sepertinya takkan terwujud. Andra segera saja duduk di kursi sofa ruang keluarga kemudian menyibukkan dirinya dengan cemilan yang ada di meja. Ia begitu kecewa karena impiannya untuk jalan-jalan tak terwujud.
Vincent dan Rubi yang melihat reaksi Andra seperti itu pun saling menatap seakan mengisyaratkan saling bertanya dengan apa yang terjadi. Karena tak menemukan jawabannya, keduanya hanya mengangkat kedua bahunya tanpa tak tahu.
__ADS_1
"Napa tuh muka ditekuk kaya gitu? Mau ku setrika biar lurus?" tanya Rubi dengan julid.
"Andra pengen jalan-jalan. Selama ini Andra nggak pernah keluar dari rumah. Kalaupun keluar pasti cuma pindah tempat tinggal" cerita Andra.
Vincent dan Rubi mengernyitkan dahinya heran dengan ucapan Andra. Pasalnya tak mungkin papa dan mamanya Andra tak pernah mengajak dia keluar jalan-jalan walaupun hanya sekedar ke taman atau mall. Walaupun pada kenyataannya adalah memang benar adanya Andra tak pernah pergi jalan-jalan. Walaupun tak tahu kebenarannya, akhirnya Vincent dan Rubi memutuskan untuk pergi bersama dengan Devan dan Aleta juga Andra.
Andra segera mendekat kearah Rubi dan Vincent kemudian memeluk kedua saudaranya itu. Ketakutannya selama ini tentang kehadiran mereka yang akan membuat dia tersisihkan ternyata tak terjadi. Justru dengan kehadiran mereka bisa membuat hidupnya lebih berwarna. Andra tak kesepian lagi karena ada teman bermain terlebih umur mereka hampir sama, hanya berbeda bulan saja.
Tanpa mereka sadari, kebersamaan ketiga bocah kecil itu membuat terharu beberapa orang dewasa yang menyaksikannya terutama Devan. Devan sungguh merasa beruntung karena kedua anaknya dari Aleta mau menerima Andra dengan baik.
__ADS_1
***
Setelah adegan pelukan itu, Vincent dan Rubi segera mandi kemudian bersiap-siap. Aleta pun juga begitu, walaupun dalam hatinya ia tak mau karena adanya Devan namun demi ketiga bocah kecil yang tak tahu apa-apa akhirnya ia menurunkan egonya.
"Ayo..." ajak Devan kepada Aleta dan ketiga anaknya yang sudah menunggu di ruang keluarga.
Keempatnya pun berdiri kemudian berjalan keluar rumah diikuti oleh Devan dari belakang. Terlihat sekali kalau disini yang sangat antusias dengan acara ini adalah Devan dan Andra, sedangkan Aleta hanya menampilkan senyum paksanya begitupun kedua anaknya.
Semuanya segera masuk kedalam mobil dengan Devan yang mengemudi. Aleta duduk disamping Devan sedangkan ketiga bocah kecil ada di kursi penumpang. Devan melajukan mobil itu dengan kecepatan sedang menuju kebun binatang. Devan memang sudah merencanakan ini sejak kemarin untuk kesini agar anak-anaknya tak melulu pergi ke mall. Dan beruntungnya rencana itu terlaksana juga.
__ADS_1