
Setelah menyeleksi beberapa calon asistennya dibantu oleh Vincent langsung, akhirnya Aneta bisa mendapatkan asisten baru yang akan membantunya dalam mengurus pekerjaan. Vincent sudah memastikan jika gadis yang menjadi asisten mamanya ini adalah orang yang baik dan cekatan dalam bekerja. Gadis itu bekerja karena membutuhkan biaya untuk membiayai ibu dan kedua adiknya.
Dari banyaknya calon asisten baru, hanya gadis ini lah yang memenuhi syarat dari Vincent. Syarat yang diajukan oleh Vincent adalah berpakaian sopan dan tidak genit dengan laki-laki. Ia juga harus bisa menjaga mamanya dengan mempunyai bakat bela diri. Pasalnya lingkungan kerja Aneta kebanyakan adalah pekerja laki-laki untuk crew nya.
"Kamu sudah bisa bekerja mulai besok pagi" ucap Aneta dengan lembut.
"Terimakasih nona sudah percaya dan memilih saya sebagai asisten anda" ucap gadis bernama Margareta atau Reta itu.
Aneta menganggukkan kepalanya kemudian Reta berlalu pergi setelah berpamitan dengan atasannya dan Vincent juga. Aneta cukup kagum dengan asisten barunya yang terlihat polos namun tegas secara bersamaan. Bahkan dibalik kepolosannya itu ternyata ia mempunyai bakat bela diri yang tentunya menguntungkan dirinya.
***
"Ibu, Reta sudah mendapatkan pekerjaan" seru Reta yang baru saja membuka pintu rumah kontrakannya.
__ADS_1
Rumah kontrakan sederhana yang hanya terdapat dua kamar tidur saja. Satu kamar digunakan untuk Reta dan ibunya sedangkan kedua adik laki-lakinya singgah di kamar lainnya. Disana juga ada dapur sederhana dengan satu ruang tamu yang biasa mereka gunakan untuk makan.
"Syukurlah..." ucap Ibu Reta lega.
Ibu Reta langsung memeluk anak sulungnya dengan erat. Setelah sang suami tiada, gadis itulah yang harus kerja banting tulang demi membiayai kehidupannya dan kedua adiknya. Bahkan ia rela putus sekolah agar kedua adiknya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Ibu Reta sudah tak bisa bekerja lagi semenjak dirinya sudah sakit-sakitan.
"Lumayan bu gajinya bisa buat bayar kontrakan, sekolah adik-adik, dan makan sehari-hari. Bahkan mungkin sisa banyak untuk kita tabung" ucap Reta bercerita.
"Memangnya kamu kerja apa?" tanya ibu Reta.
Ibu Reta bersyukur anaknya bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak daripada kuli panggul di pasar. Ia tak keberatan jika anaknya pulang malam karena ia yakin jika Reta bisa menjaga dirinya.
"Tak apa, asalkan kamu bisa jaga diri. Bekerjalah sebaik mungkin, ini kesempatan kamu untuk menaikkan derajat keluarga kita. Nanti sisa gaji kamu tabung buat lanjutin sekolahmu, nak" pesan Ibu Reta.
__ADS_1
Reta menganggukkan kepalanya antusias. Ia ingin sekali kembali melanjutkan pendidikannya jadi sebisa mungkin akan bekerja dengan sebaik-baiknya.
***
"Sepertinya kita harus hati-hati sama Lucas dan Seina" ucap Devan tiba-tiba.
Saat ini Devan dan Aneta sedang berada di halaman belakang rumah. Mereka tengah menikmati moment kebersamaan berdua tanpa gangguan ketiga anaknya yang sudah tidur.
"Ya, aku khawatir jika anak kita akan menjadi target keduanya untuk membalas sakit hatinya pada kita" ucap Aneta dengan lirih.
"Apa aku sewa bodyguard untuk melindungi mereka dari jauh? Ku rasa rumah ini juga tak aman" ucap Devan mengutarakan kegelisahannya akhir-akhir ini.
"Aku setuju" jawab Aneta dengan yakin.
__ADS_1
Keduanya akhirnya sepakat untuk menggunakan jasa bodyguard agar bisa mengawasi anak-anaknya disaat mereka tengah bekerja. Pergerakan Lucas dan Seina kini tampak terang-terangan membuat keduanya selalu khawatir jika tak berada disamping mereka.