Bereinkarnasi Kedunia Game

Bereinkarnasi Kedunia Game
Chapter 2: A journey full of obstacles


__ADS_3

Hayabusa sudah bangun lebih pagi dari biasanya, dia terus memandangi wajah Hanabi yang masih tertidur pulas di sampingnya. Wajahnya begitu cantik dan imut, rambutnya dibiarkan terurai sehingga menutupi pipinya.


Namun tak lama kemudian Hanabi juga bangun dari tidurnya, dia langsung bangkit membenahi posisinya agar terasa nyaman, kepalanya masih sedikit sakit dan bagian bawahnya juga terasa perih. Hanabi baru menyadari bahwa semalam dia melakukan itu dengan Hayabusa.


Hanabi menolehkan wajahnya kearah Hayabusa yang sedari tadi memandanginya. Hayabusa terus melebarkan senyumnya yang penuh dengan makna. Hanabi menundukkan kepalanya malu karena terus dipandangi oleh Hayabusa, wajahnya juga memerah, dia juga menutupi tubuhnya menggunakan selimut.


"Apa tidurmu nyenyak," sapa Hayabusa seraya mengulum senyuman.


Hanabi tergelak. Ia sedikit gugup. "I-iya," jawab Hanabi dengan terbata-bata.


"Apa semalam menyenangkan?"


Hanabi tambah malu mendengarnya, dia bingung harus menjawab apa, menurutnya itu sedikit sakit karena masih pertama kali namun itu juga terasa enak.


Hanabi memutuskan untuk segera pergi dari sini karena tak mau lagi berduaan dengan Hayabusa karena rasa malunya, dan juga dia memiliki jadwal latihan yang padat pagi ini.


Saat mau berjalan tiba-tiba bagian bawahnya terasa sangat perih membuatnya tersungkur kelantai.


Hayabusa langsung membantu Hanabi untuk berdiri kembali karena merasa sedikit kasihan.


"Hei,istirahatlah dulu, itu akan susah untuk kamu berjalan," nasehat Hayabusa.


"Ini semua salahmu," sergah Hanabi seraya menggembungkan pipinya. Hayabusa yang melihatnya merasa senang dan muncul sebuah ide untuk menggodanya.


"Salahku?" dengan senyuman penuh makna.


"Tentu saja ini salah mu ka-karena kamu terlalu kasar semalam" ucap Hanabi menuntut dengan suara pelan di akhir kalimat, wajahnya kembali memerah.


"Bukankah kamu juga menikmatinya?" tutur Hayabusa masih dengan senyuman.


Hanabi tak bisa mengelak dengan apa yang Hayabusa ucapkan karena memang itu kenyataan.


"Ta-tapi aku punya jadwal latihan pagi ini, jika aku melewatkannya aku pasti akan dihukum oleh guruku." Hanabi memasang raut muka sedih yang membuat Hayabusa juga ikut sedih, karena memang latihan untuk menjadi ninja itu sangat berat.


System apakah kamu semacam obat untuk menghilangkan rasa sakit, batin Hayabusa.


Dalam hitungan detik System langsung merespon.


Ding


[Tentu saja.]


Hayabusa langsung merasa senang mendengarnya.


Baiklah aku beli satu.


...Ding


[Berhasil membeli item penghilang rasa sakit, poin akan dikurangi sebesar 10 poin]


Hmm cukup murah


Kemudian Hayabusa berpura-pura mencari sesuatu di laci meja karena yang terletak di sebelah ranjangnya, karena tak ingin membuat Hanabi curiga. Lalu muncullah sebuah pil dari celah dimensi berwarna coklat tua, Hayabusa langsung mengambilnya dan segera ia menyerahkannya kepada Hanabi.


"Makanlah pil ini," pinta Hayabusa. "ini bisa meredakan rasa sakitmu," ia memberi tahu.


Hanabi mengambilnya dan tanpa basa-basi langsung memakan pil itu. Walaupun rasanya sangat pahit namun pil itu memiliki khasiat yang sangat besar.


Benar saja dalam hitungan detik saat setelah memakan pil itu, rasa sakit bukan di bagian bawah saja melainkan rasa sakit di seluruh tubuh Hanabi menghilang. Hanabi langsung terkagum dengan Hayabusa, selain dia seorang ninja yang hebat dia juga seorang Alkemis yang hebat pikirnya, padahal Hayabusa mendapat pil itu dari system.


"Hayabusa, apakah kau juga seorang Alkemis?" tanya Hanabi dengan wajah berbinar-binar.

__ADS_1


Hayabusa menelan ludah dengan susah payah, lalu ekspresinya langsung kikuk. "Emm,yah,seperti itu." Tentu saja itu adalah kebohongan.


"Bisakah kau merahasiakan hal ini?" Hayabusa bertanya.


Hanabi langsung mengangguk-angguk saja seperti anak kecil, dia percaya dengan apa yang Hayabusa ucapkan walaupun itu adalah kebohongan.


"Kalau begitu cepatlah sana bersiap, katanya mau berlatih?" Ucap Hayabusa langsung berusaha mengalihkan topik.


Hanabi langsung sadar akan hal itu dan ia langsung bergegas pergi tanpa tahu bahwa dirinya telanjang bulat.


Hayabusa langsung menghentikan Hanabi.


"Sebelum itu pakai dulu pakaianmu." sambil menodongkan pakaian Hanabi.


Sontak Hanabi langsung melihat tubuhnya yang masih telanjang bulat dan segera menutupi bagian intimnya menggunakan tangan. Jadi sepanjang obrolan tadi Hanabi telanjang, seketika wajahnya langsung memerah.


Plaakk!


"Mesum!" Hanabi langsung meraih pakaian yang ada di tangan Hayabusa dan langsung memakainya setelah itu dia langsung keluar meninggalkan Hayabusa yang masih berdiri bengong sembari memegangi pipinya.


"Ugh, tamparannya sangat sakit, padahal kita semalam melakukan itu tapi justru dia malah menamparku karena liat tubuhnya. Huh, wanita memang aneh."


Setelah itu Hayabusa langsung pergi mandi, sarapan, dan melakukan latihan kecil karena mendapatkan misi dari system.


Ding


[Berhasil menyelesaikan misi harian mendapatkan :


100 Poin Shop dan 5 Exp.]


"Huh, setelah ini aku harus ngapain ya?"


Ding


[System menyarankan anda untuk berburu monster untuk menaikkan level karena sebentar lagi Dewa kehancuran akan muncul.]


Hayabusa terdiam. Lalu berpikir sejenak. "Boleh juga idemu."


Hayabusa Langsung bergegas pergi menuju guild kota untuk mengambil beberapa misi. Lebih baik berburu monster dan mendapatkan uang daripada tidak dapat sama sekali itulah yang Hayabusa pikirkan.


Setelah sampai di Guild kota Hayabusa mengambil misi yang terpampang di papan misi, Hayabusa mendapatkan misi yang cocok untuk dirinya yaitu berburu Horned Bunny yang sering sekali memakan tanaman milik masyarakat.


..


Hayabusa sudah sampai di tempat di mana tempat ini sering di jadikan sarang Horned Bunny. Haya menelusuri beberapa tempat lalu sampailah dia di hutan. Benar saja, Hayabusa menemukan Horned Bunny yang nampaknya tengah memakan tanaman.


Berbeda dari kelinci pada umumnya, Horned Bunny memiliki tampang yang jauh dari kata imut, biasanya dia akan memakan wortel atau tanaman lain, dan bisa saja dia memakan daging karena dia termasuk jenis omnivora.



Tampilan Horned Bunny.


Horned Bunny yang dilihat Hayabusa berjumlah sekitar 10 ekor dan nampaknya mereka tidak menyadari akan kehadiran Hayabusa. Horned Bunny memiliki kecepatan yang sangat cepat dan tanduknya sangat tajam sampai-sampai bisa menghancurkan batu yang berukuran 2× lipat dari ukuran tubuhnya.


Hayabusa bersembunyi di semak-semak untuk memperhatikan gerak-gerik Horned Bunny. Hayabusa mencoba melemparkan kunai ke arah Horned Bunny namun monster itu dapat dengan mudah menghindarinya.


"Monster itu memiliki refleks yang sangat bagus," gumam


"Sepertinya ini akan sulit."


Sring..

__ADS_1


Hayabusa mencabut pedang dari punggungnya dan segera keluar dari persembunyiannya.


Horned Bunny langsung menyerang kearah Haya dengan serentak.


Slash..


Slash..


Slass..


Slasss


Hayabusa menebasnya satu persatu. Cukup mudah baginya untuk membunuh Horned Bunny hanya cukup dengan 1 tebasan Karena dia termasuk monster tingkat rendah.


Sekarang tersisa 6 Horned Bunny lagi, sepertinya mereka sudah tidak mau menyerang Hayabusa dan lebih memilih untuk melarikan diri. Inilah yang menjadi kesusahan melawan Horned Bunny, mereka memiliki gerakan yang sangat cepat dam kebanyakan pemburu memilih untuk menyerah mengejarnya.


Namun itu lain dengan Hayabusa, dia sangat percaya akan kecepatan dirinya karena telah melewati latihan yang panjang dan berat.


Hayabusa menarik nafas dalam-dalam sambil memasang kuda-kuda, dia menyelipkan pedangnya di pinggulnya. Telinga nya berusaha untuk mendengarkan pergerakan dari musuh, karena dia seorang ninja jadi Hayabusa memiliki pendengaran yang tajam.


Woss


Hayabusa langsung melesat dengan sangat cepat bahkan Horned Bunny yang katanya susah untuk di tangkap dengan mudah Hayabusa kejar.


Slass..


Slass..


Slass..


Slass..


4 tumbang tersisa 2, mereka nampak sangat gemetaran menghadapi Haya dan lanjut melarikan diri, satu ke Utara dan yang satunya lagi ke selatan.


"[ Ninjutsu : Quad Shadow ]." Keluar 2 bayangan dari tubuh Hayabusa dan masing-masing berhasil memasuki tubuh Horned Bunny.


Hayabusa dapat berpindah tempat dengan bayangan mau sejauh apapun itu karena memang inilah salah satu skill yang cukup hebat di Game Mobile legend.


woss...


Hayabusa berpindah ke Horned Bunny yang lari ke Utara.


Slaass..


woss..


Selanjutnya Hayabusa berpindah ke Horned Bunny yang lari ke selatan.


Slass..


Horned Bunny berhasil di bantai habis oleh Haya, senyum pun terlukis di wajahnya.


Ding


[Berhasil mengalahkan Horned Bunny +50 exp.]


Hayabusa senang mendengarnya. Kemudian Hayabusa kembali menuju Guild untuk menyerahkan hasil buruannya.


...----------------...


Jangan lupa like dan Komen nyaung😺

__ADS_1


__ADS_2