Biarkan Ikhlas Menjadi Doa

Biarkan Ikhlas Menjadi Doa
SHERIN DATANG


__ADS_3

Hari H pun sudah datang. Ruangan yang penuh dengan bunga dimana-mana dan kesibukan pun tak terhindarkan. Semua bersorak gembira. Pesta yang diadakan di hotel berbintang itu masih kurang cukup menampung tamu yang datang karena sangking antusiasnya mereka dengan berita pernikahan Tiuga dan Aisyah.


Sampai lah pada waktunya Tiuga dan Aisyah menuju Pelambinan yang di ikuti oleh bridesmaids dan Groomsmen, serta ada tambahan bridesmaid dan Groomsmen cilik. Mereka sengaja menambahkan anak-anak kecil yang menjadi Bridesmaids dan Groomsmen nya karena biar rame dan lucu. Yang terdiri dari keponakan dan anak tetangga. Benar saja terjadi keseruan yang luar biasa saat mereka keluar karena kehebohan dari empunya anak dan aksi menggemaskan bocah lucu itu saat mereka menabur bunga di sepanjang jalan yang di lalui Tiuga dan Aisyah, di tambah lagi sepasang pengantin yang cantik dan tampan yang menambah kesan sempurnanya beserta bridesmaids dan Groomsmen pria pilihannya yang tak kalah tampan dan cantik yang mengikuti di belakang. yang merupakan teman dari mereka , serta Adel dan teman-temannya yang notabene nya adalah model. Tepuk tangan yang gemuruh dan teriakan dari tamu yang hadir menambah keseruan yang terjadi. Sampai lh pada sesi foto yang heboh karena semuanya ingin foto. itu menjadi hiburan tersendiri bagi tamu yang lain. Apalagi bagi tamu ayah Tiuga, mereka tertawa lepas melihat aksi tamu-tamu yang heboh, mereka adalah kerabat dan tetangga dekat mereka, jadi rebutan tidak sabar menunggu antrian buat foto dengan sepasang pengantin yang cantik dan tampan ini, Aisyah yang mengenakan gaun putih panjang dengan hijabnya yang panjang hingga menutup dada, Tiuga dengan tuxedo hitam dan dalaman putihnya yang elegan menambah ketampanan nya hari ini. Tiuga hanya geleng-geleng kepala.



Sampai akhirnya Tiuga dan Aisyah di paksa untuk bernyanyi menghibur tamu undangan. Tiuga yang tidak pernah bernyanyi di atas panggungpun menolak.


"gue nggak bisa" tolak Tiuga.


tapi yang lain mendesak, hingga Aisyah menghampiri Tiuga dan meletakkan teks lagu di atas stand lirik. Terlihat itu lirik lagu indah cintaku dari Vanessa angle dan nicky tirta. musik pun di mulai... Tiuga mulai panik. disambut tepuk tangan yang gemuruh dari para tamu undangan. akhirnya Tiuga pun mengalah dengan kemampuan ala kadarnya dia mulai mengeluarkan suaranya.


...ku ingin kau tau, ku ingin kau slalu...


...dekat denganmu setiap hariku...


...sudah kah kau yakin untuk mencintaiku...


...ku ingin hanya satu tuk selamanya...


...kuis tak melihat dari sisi sempurnamu...


...tak peduli Kelemahanmu...


...yang ada aku jatuh cinta karena hatimu...


...cintaku tak pernah memandang siapa kamu...


...tak pernah menginginkan kamu lebih...

__ADS_1


...dari apa adanya dirimu selalu...


...cintaku terasa sempurna karena hatimu...


...selalunya menerima kekuranganku...


...sungguh indah cintaku*......


Itu lah penggalan lirik lagunya yang di nyanyikan dengan gaya asal-asalan oleh Tiuga dengan gaya slenge'an dan jahilnya, tapi suaranya masih bisa di nikmati, karena walaupun dia tidak serius suaranya lumayan bagus. sedangkan Aisyah sangat menjiwai, hingga kesan romantisnya sangat terasa. Dan lagu pun di tutup dengan aksi Tiuga memeluk Aisyah seraya mencium lembut kening Aisyah yang di sambut sorak sorai tamu undangan.


Setelah selesai merekapun kembali ke pelambinan untuk menyalami satu-satu para tamu undangan dan melayani permintaan foto bersama. Dan pada satu kesempatan teman-teman Alfina datang untuk minta foto. Tapi riwehnya minta ampun, dari susun posisi hingga pengambilan angle foto.


"Ribet yaaa... kalo sama cabe-cabean... " gerutu Tiuga dengan nada bercanda seraya bertolak pinggang. memang sebagian dari mereka Tiuga sudah kenal.


"Miring dikit mas tiunya...Biar lebih mirip lee jun ki nya, ntar mau masuk instagram buat ngerjain teman-teman hehehe.... " tawanya sambil ambi posisi.


Tiuga hanya bisa mengernyitkan keningnya. Dia tidak paham dengan drama korea. Tapi di rumah Alfina dan Adel penggemar berat drama korea.


Tentu yang di maksudnya anggota baru itu adalah calon anak Tiuga dan Aisyah. Merekapun pergi sambil melambaikan tangan dan kiss byenya.Tiuga hanya bisa memasang wajah aneh dan bingung seraya mengernyitkan keningnya sambil tersenyum , sedangkan Aisyah hanya tersenyum melihat tingkah suaminya dan memukul lembut bahu Tiuga agar berhenti begitu.


"Jangan izinin anak kita dekat-dekat dengan mereka nanti" seru Tiuga pada Aisyah, tentu saja hanya bercanda. Aisyah hanya geleng-geleng kepala sambil tertawa kecil.


suasana semakin siang semakin ramai saja.


sampai pada salah satu tamu naik pelambinan dan Tiuga langsung pucat melihatnya, dia datang dengan dress merah seksinya dengan belahan dada yang rendah dan lipstik merona merah, dia lah Sherin. Entah bagaimana dia bisa datang padahal dia tidak di undang, itu tidak hanya membuat Tiuga yang kaget, tapi juga ayah, ibu, temannya, semua yang mengenal siapa Sherin kaget dengan kedatangan Sherin.


Sherin datang menghampiri Tiuga, dia mengulurkan tangannya pada Aisyah untuk memberi selamat, ia pun menyambutnya dengan ramah karena dia memang belum mengenal Sherin, dia hanya tau namanya tapi belum pernah tau bagaimana rupa orangnya. lalu dia juga memberi selamat pada Tiuga. Tiuga berusaha menutupi perasaannya dengan menyambut tangan Sherin saat memberi ucapan selamat.


"selamat yaaa sayangku. aku juga kasih kado buat kamu... semoga kamu suka" bisik nya di telinga Tiuga.

__ADS_1


Tiuga hanya terdiam terpaku. dia juga minta untuk di foto oleh fotografer yang ada di bawah panggung. Dengan berani dia menggandeng tangan Tiuga, Tiuga berusaha melepasnya tapi tidak berhasil. Aisyah mulai tidak suka melihat tingkah Sherin yang menempel pada Tiuga, apa lagi sekarang ia meletakkan wajahnya di dada Tiuga. Setelah itu ia segera turun dengan elegan dan mengabaikan tatapan geram dari ayah dan ibu Tiuga.


Tiuga segera mengambil handphone nya untuk menghubungi Adel dengan pesan agar dia segera mengambil kado dari Sherin.


Saat Azan shalat Zuhur berkumandang, acara pun di hentikan sejenak untuk shalat. Tiuga dan Aisyah segera turun. Mereka shalat berjamaah di kamar hotel, kamar pengantin mereka. Setelah itu ia segera menemui adel di kamarnya. dia mendapati adel tengah membongkar isi kado sherin.


"Niiihhh yang di kirim mantan lo... ada suratnya juga" ucap Adel memperlihatkan surat berwarna hitam dengan tinta merah menyala.


"selamat atas pernikahan kalian berdua, ini kado dari ku berupa barang-barangmu yang masih tertinggal di rumahku. Tadinya mau aku pakai untuk menyantetmu, tapi aku pikir-pikir bodoh juga kalau aku harus percaya dukun, jadi aku kembalikan saja. karena aku akan membalasmu sendiri....


by your secret love"


Tulis sherin di kartu ucapannya.


"Kayaknya dia mulai menabuh gendang perang! " ucap Adel sambil memperlihatkan barang kiriman Sherin yang berupa, pakaian Tiuga. Celana, baju, pakaian dalam serta k**dom utuh lengkap dengan bungkusnya yang sudah tidak ada isinya juga ada, tidak ketinggalan foto-foto kebersamaan mereka dulu. Tiuga termenung menatap barang pemberian Sherin.


Tiba-tiba pintu di buka, itu sontak membuat Tiuga dan Adel kaget, apa lagi yang datang adalah Aisyah yang secara tidak sengaja melihat barang-barang tersebut. Tadi nya Tiuga ingin membawa Aisyah segera keluar tapi ia terhenti saat Aisyah mendapati foto-foto Tiuga dan Sherin. Ia memungut tumpukan foto tersebut. Ia melihat satu persatu, foto yang cukup fulgar bagi Aisyah. Tidak terasa ia meneteskan air matanya, Tiuga semakin merasa bersalah dan Adel bingung diam tidak tau hrs berbuat apa. Aisyah kembali memeriksa isi kotak itu ia mendapati barang-barang lain yg tidak kalah mengagetkannya. Dia segera berlari ke kamarnya meninggalkan Adel dan Tiuga, tanpa sepatah kata. Tiuga pun segera menyusul Aisyah. Sebelumnya ia meminta adel untuk segera membakar semuanya. Adel pun segera membereskan semua.


Di kamar dia tidak berhenti menangis, Tiuga tidak tau harus berbuat apa, Aisyah tidak ingin di sentuh Tiuga. Tiuga hanya duduk di pinggir ranjang. Fikiran nya sudah jauh menerawang, bagaimana kalau Aisyah menuntut cerai setelah ini pikir Tiuga, dia tidak ingin kehilangan aisyah. Dia sangat mencintai Aisyah. Apa yang harus dia lakukan untuk meyakinkan Aisyah dengan perasaannya.


Tiba-tiba pintu kamar mereka di ketuk seseorang, ternyata itu ibu Aisyah.


"Kok belum keluar, tamu sudah pada nunggu tuuhhh... " Seru ibu Aisyah.


"iya umi sebentar lagi kita turun" ucap Tiuga penuh sopan santun. Dia melihat Aisyah tengah duduk di depan meja rias. Aisyah tampak sedang menyeka air matanya. Tiuga tidak mau mendekati Aisyah dulu. Dia memberi waktu untuk Aisyah tenang, dia pergi ke kamar mandi sebentar. dan saat keluar Aisyah sudah rapi.


Untung ibunya tidak sempat melihat wajah sembabnya Aisyah tadi, kalau tidak betapa kagetnya beliau nanti.


Merekapun kembali ke pelambinan tapi tidak seceria tadi. Meskipun mereka berusaha keras bersikap wajar. Sampai acara selesai Aisyah masih tidak mau bicara. Dia diam seribu bahasa terhadap Tiuga. Tidurpun ia membelakangi Tiuga, ada rasa cemburu, jijik, marah, kecewa, shock, campur aduk jadi satu.

__ADS_1


💒💒💒


BERSAMBUNG...


__ADS_2