Bitter Sweet Marriage

Bitter Sweet Marriage
Bab 31 - Celine mendatangi kantor Candra


__ADS_3

Tiga hari setelahnya, Celine datang ke kantor untuk menemui Candra. Ia menantikan jawaban Candra akan ajakannya waktu itu. Namun, ia malah ditahan di resepsionis karena sudah mengaku-ngaku jadi tunangan Candra. Padahal para pegawai pun sudah tahu bahwa Candra telah menikah dan bukan Celine orangnya.


"Maaf, anda tidak bisa menemui pak Candra begitu saja. Anda harus memiliki janji temu terlebih dahulu," ucap si resepsionis.


"Hei, kau siapa hah!? Berani mengusirku! Sudah aku bilang aku ini tunangannya Candra! Aku ingin bertemu dengannya!"


Suara amarah dan teriakan Celine membuat keributan di kantor. Hingga informasi tersebut pun terdengar di telinga Raka. Raka hanya bisa menghela napas dan kemudian berjalan ke tempat keributan itu.


"Kerjamu bagus! Hanya saja wanita ini yang tidak memiliki etika! Biar aku yang mengurusnya." Raka pun menarik tangan Celine dengan kasar.


Setelah pergi menjauh dari sana, Celine menghempaskan tangan Raka tersebut.


"Antar aku bertemu Candra!" perintah Celine pada Raka.


"Harusnya kau menyerah. Candra sudah menikah. Biarkan dia bahagia dengan pilihan orang tuanya," ujar Raka.


"Siapa kau berani mengatur-atur diriku! Cukup dulu saja kau selalu mengganggu kencan kami berdua. Dasar pengganggu!"


Celine pergi begitu saja dan berjalan ke ruangan Candra sendirian. Raka yang melihat itu merasa kesal sendiri. Bagaimana bisa bosnya menyukai wanita kasar dengan mulut yang tidak bisa dikontrol seperti itu? Beda jauh sekali dengan Hana yang lemah lembut dan perhatian. Ia hanya akan menggigit ketika orang lain yang menindasnya duluan.


****


Di dalam ruangan, Candra dikejutkan dengan Celine yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Wanita itu bahkan dengan mudahnya langsung memeluk dirinya.


"Can, kenapa kau tidak menghubungiku lagi? Padahal aku menantikan jawabanmu!" ucap Celine dengan suara manjanya.


"Celine lepas! Ini di kantor!" ucap Candra berusaha melepaskan pelukan Celine. membuat Celine kesal dan cemberut.

__ADS_1


"Kenapa sih Can?! Sejak kita pacaran dulu saja kau tidak pernah memperkenalkan aku ke orang lain bahwa aku adalah kekasihmu. Aku bahkan sangat jarang mengunjungimu ke kantor. Kecuali jika aku yang membuat alasan sudah memiliki janji temu denganmu. Kenapa?" Celine mempertanyakan alasan kenapa Candra selalu menyembunyikan status mereka dari dulu.


"Semua itu atas perintah papa," ucap Candra. Meski hanya lima kata, akan tetapi sudah menjelaskan semuanya.


"Mau apa kau datang ke kantor? Jangan buat keributan dan menimbulkan gosip! Bila terdengar oleh papaku. Kau tidak akan bisa lari kemana pun," ucap Candra mengingatkan Celine akan tindakannya yang bisa membuat dirinya terancam juga.


"Ayo kita menikah!" ajak Celine lagi.


"Aku tidak bisa," jawab Candra.


"Aku tahu itu jawaban bohong mu. Can, coba tanyakan pada hatimu. Kau jangan mau-maunya saja menurut terus pada perintah papamu. Kehidupanmu kan yang menjalani adalah kau bukan dia," ucap Celine lagi menyadarkan Candra.


"Entahlah, aku tidak tahu," jawab Candra.


Huh! Kenapa sih tidak menjawab mau saja! Aku kan tidak usah pusing untuk merayu Candra. Kini aku jadi bingung bagaimana caranya agar Candra mau menikah denganku. Hanya ada satu cara yang terpikirkan olehku yaitu membuat Candra tidur bersamaku.


Setelah itu Celine pergi dari ruangan Candra.


Candra mengacak-acak rambutnya sendiri. Ia pusing dengan dua wanita yang ada di hidupnya. Yang satu terus-terusan meminta status, sementara yang satu terus memberikan perhatian lewat makanan dan perhatiannya meski tidak terlihat.


"Sial! Kenapa sih wanita harus membuat aku pusing!"


Tak lama kemudian Raka datang.


"Maaf bos, saya tidak bisa mencegah Celine untuk tidak masuk ke ruangan ini. Soalnya tadi dia membuat keributan di resepsionis. Saya tidak ingin hal tersebut akan menjadi viral lagi dengan munculnya berita tentang bos yang dikatakan selingkuh dari Nona Hana. Dan akibatnya nama baik bos yang akan jelek."


"Ya baiklah, semua ini bukan salahmu. Salah Celine sendiri yang dengan tanpa hati-hatinya datang dan menemui ku. Lebih baik kau urus saja orang-orang yang mendengar ucapan Celine tadi. Aku tidak ingin mengurusnya. Aku ingin mendinginkan pikiranku yang panas ini!"

__ADS_1


Raka mengangguk dan kemudian keluar dari ruangan Cakka.


"Semakin hari, aku semakin yakin untuk tidak memilih Celine. Ia seperti orang yang berbeda kepribadian setelah aku bertemu kembali dengannya. Padahal dulunya ia adalah gadis yang lemah lembut dan perhatian. Kenapa sekarang berubah jadi liar seperti ini? Apa sebenarnya ini yang sifat aslinya?" Candra terus bertanya-tanya tentang perubahan sikap Celine dulu dan sekarang. Rasanya ia seperti bertemu dengan orang lain.


****


Setelah turun dari ruangan Candra, di lantai bawah Celine seperti melihat wajah Hana, istrinya Candra memakai seragam office girl.


"Apa aku tidak salah lihat?" tanya Celine. Untuk memastikan penglihatannya tidak salah, Celine pun mendekati orang yang mirip dengan Hana. Benar saja orang itu adalah Hana. Seketika Celine langsung tertawa sangat puas.


"Hahahah, rupanya ini benar kau ya Hana. Sangat cocok sekali dengan dirimu. Aku tidak menyangka rupanya kau adalah tukang bersih-bersih! Hahaha.. bagaimana bisa Candra mau menikah denganmu? Ups! Aku lupa kau kan hanya istri pengganti ku! Sebentar lagi juga kau akan dihempaskan oleh Candra! Jadi kau jangan terlalu berharap. Ingat itu!"


Celine benar-benar puas melihat Hana yang seperti itu. Ia yang awalnya pergi dari kantor Candra dengan kekecewaan kini berubah jadi bahagia. Rupanya saingannya itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dia.


Sementara Hana, ia hanya diam saja ketika dihina oleh Celine. Toh, apa salahnya jadi tukang bersih-bersih? Yang penting ia mencari uang dengan cara yang baik. Mau jadi apapun itu tidak masalah bagi Hana. Selagi tidak merugikan orang lain dan dirinya sendiri.


****


Terima kasih sudah membaca ceritaku sampai di bab ini. Semoga kalian menyukainya.


Jangan lupa berikan like dan vote nya teman-teman.


Ramaikan juga cerita ini dengan komentar-komentar kalian.


Kalian bisa juga memberikan dukungan untuk yoyo dengan menonton iklan yang ada di kolom pemberian hadiah.


Jangan lupa follow akun Ig ku ya

__ADS_1


@yoyotaa_


__ADS_2