Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 14


__ADS_3

mereka sampai di rumah langsung membawa rendy keruang perawatan yang ada dirumah mereka yang penuh dengan alat medis dan obat obatan maklum lah mereka kan mafia jadi mereka juga ada ruangan khusus seperti itu dan tidak banyak orang yang tahu bahkan aisya baru tau tapi dia tidak mempedulikan itu yang paling penting baginya sekarang adalah rendy.


"andre cepat hubungi dokter aku akan menghubungi kak dimas dan yang lain" aisya mengambil ponsel nya dan menghubungi dimas.


tut tut"halo kak dimas tolong cepat pulang tuan pingsan "ucap aisya dengan isak tangisnya


".........


" ia kak aku juga nggak tau kakak tolong pulang "ucap aisya yang terus menangis


"......


" iya kak, hubungi yang lain juga ya kak "aisya mematikan ponsel nya dan melihat keadaan rendy lagi, tak berapa lama kemudian dokter kepercayaan mereka datang dan memeriksa rendy , tidak lama dimas Rafa dan Daniel juga datang.


" ai gimana keadaan rendy "Rafa dudu di samping aisya.

__ADS_1


" nggak tau kak sekarang lagi di periksa dokter"jawab aisya yang masih terisak


"apa yang seberapa terjadi ai" tanya Daniel


"aku juga nggak tahu kak waktu itu aku beli makan siang untuk tuan terus aku bawa ke ruangan nya tapi aku lihat dia tidak ada diruangan nya terus saat aku masuk ke kamar pribadi nya tuan sudah pingsan dan Kepala nya berdarah" jelas aisya yang terus menangis


"sudah asyik jangan menangis lagi rendy akan baik baik aja kok" ucap dimas menenangkan aisya.


ceklek


suara pintu saat dokter keluar mereka langsung menghampiri dokter menanyakan keadaan rendy


"iya dok, kok dokter gak jawab sih tuan saya baik baik aja kan" tanya aisya yang sudah mulai panik.


"eh, siapa nona yang menangis untuk es batu aku tidak pernah lihat ada wanita yang menangis untuk nya jangan jangan kau pacar nya es batu ya ha haaaaaa akhirnya es batu udah punya pacar jadi tenang gue" rey yang masih tenang tenang nya sementara aisya yang berdiri disana karena tidak mendapat jawaban yang dia ingin kan

__ADS_1


"aku tanya keadaan tuan ku bagaimana" aisya bertanya dan menatap rey dengan tatapan membunuh. rey yg melihat tatapan aisya akhirnya langsung menjelaskan tentang rendy


"tenang saja dia tidak akan mati " jawab rey santai walau sebenarnya dia sangat gugup dengan tatapan aisya tapi dia sebagai lelaki tidak boleh runtuh harga diri nya


"jelasin yg benar rey" tanya dimas


"lo tau kan si es batu itu kan gua selalu bilang jangan terlalu memaksa untuk kerja kan jantung nya drop lagi" jawab rey kesal"dan kayak nya tadi dia marah besar ya "tanya rey lagi"apa dia bertengkar dengan mu cantik" tanya rey menggoda aisya


aisya yang semula wajah kesal sekarang jadi tersipu karena di bilang pacarnya rendy


"tapi sekarang dia baik baik aja kan dok" tanya aisya


"dia baik aja sekarang tapi pasti kan dia tidak bekerja terlalu keras buat apa juga Sekarang harta nya ada dimana mana nggak akan habis tujuh turunan dan satu lagi pola makan nya juga harus benar dan bilang sama dia jangan suka marah marah nanti cepat mati" jawab rey


"yang ada cepat tua kalik " jawab Rafa dengan gelak tawa kecuali aisya yang masuk untuk melihat rendy.

__ADS_1


didalam aisya memegang tangan rendy dan menggenggam tangan rendy kuat kuat dan terus menatap mata rendy yang terpejam


. bersambung


__ADS_2