
sampai di mesion mewah yang sangat megah seperti istana, tapi dia tidak terkejut lagi karna rumah nya juga tidak kalah dari mesion Rendy, dia langsung masuk tanpa Andre suruh masuk
ini cewek nggak ada sopan santun nya dari mana tuan dapat barang kayak gini; gumam andre sambil menggeleng kepalanya.
di dalam sudah ada pelayan yang menyambut aisya, halo nona aisya ; kompak seluruh pelayan dan membuat aisya terkejut
astaga; aisya terkejut dan terus berjalan sambil mengelus elus dada nya yg hampir copot, mbak nanti nggak usah gitu lagi ya hampir copot jantung ku.
di ruang tamu aisya melihat tiga lelaki tampan
Hai adik kecil; panggil Rafa dengan senyuman licik
sini mbak aisya saya bawa barang nya ke kamar ; ucap salah satu pelayan
aisya memberikan koper nya dan mengucap terimakasih dengan ramah
aisya kembali melirik rafa dari atas sampai bawah, apart ; jawab aisya ketus
galak banget sih ; jawab rafa dental menggoda Dan meraba pinggang aisya, aisya geram dia mengambil tangan rafa Dan memutar nya kebelakang Dan mengambil pisau yg dia sembunyikan di sod paha nya Dan menaruh nya dia leher rafa dimas yg melihat itu terkejut
aisya ; panggil dimas
aisya menoleh ke suara tersebut aisya membungkuk kan badan nya, pak dimas ; shut aisya, Dan menghampiri dimas Dan melepaskan rafa.
lho kok pak dimas Ada disini; tanya aisya
says tinggal disini aisya ; jawab dimas
ha..... terus mereka berdua ; tanya aisya dental wajah yg music terkejut,
__ADS_1
iya aisya; jawab dimas dengan data
apa, saya nggak mau; jawab aisya dengan tegas
saya mau batalin kontrak nya, jawab aisya meninggikan suara nya
baik lah anda tinggal bayarin 10 kali lipat karma memutuskan kontrak secara sepihak itu yg tertulis didalam kontrak nya ; jawab dimas dengan datar
aisya tidak mengatakan apa apa lagi dia hanya bisa pasrah toh yg pending disini Ada pak rendy kan, gumam aisya dalam hati, yaudah lah
nggak apa; jawab aisya dengan senyumannya
mereka bertiga terkejut dengan perubahan raut aisya tadi seperti singa yang mau membunuh sekarang malah wajah polos dan tersenyum manis padahal mereka udah was was dengan pisau ditangan aisya
dimas memperkenalkan teman nya
aisya ini Daniel dan yg itu Rafa kami tinggal disini bersama Rendy kami temannya; jawab dimas dan menjelaskan tentang mesion Rendy
Hai kak dani Hai kak Rafa aku aisya kalian bisa panggil aku asyi temanku memanggilku itu kalian juga bisa; jawab aisya dengan wajah polos nya
kak Rafa tangan nya masih sakit nggak; tanya aisya dengan senyum manis nya
nggak kok udah biasa ; jawab Rafa santai
kak Rafa sih pakek pegang pinggang ku segala untung pak dimas kalau nggak kamu pasti udah di liang lahat, kalau sebelumya tidak ada yg hidup ; jawab aisya santai
mreka menelan saliva nya
memang pilihan Rendy ;mereka dalam batin@
__ADS_1
asyi kok mereka kamu panggil pak mereka kak sih berarti saya bukan teman kamu dong; tanya dimas menggoda aisya.
nggak gitu kok pak eh kak dimas ; jawab Sinta terkejut
kami cuma becanda kamu jangan merasa nggak enak gitu dong kami udah biasa kayak gini tiap hari jadi ; jawab dimas lembut
iya teman kecil ; jawab dani mencair kan suasana
iya, mulai sekarang kami akan melindungi mu
jawab Rafa, eh teman kecil kenapa panggil kami kak ; sambung Rafa
emang nya kenapa nggak boleh ya ; jawab aisya dengan wajah sedih
eh bukan cuma penasaran aja kenapa nggak panggil tuan atau mas aja; tanya Rafa
begini kak kalau tuan aku cuma mau panggil tuan Rendy dengan sebutan tuan kalau mas juga mau panggil mas Rendy dengan itu nggak cuma itu beby, honey, sayang hanya untuk Rendy adi Wijaya; jelas aisya sambil memegang wajah@ semerah tomat.
mereka yg mendengarkan itu menganga dengan pikiran masing-masing
Rendy lo bakal repot ; batin dimas
rasain lo Ren ; batin; batin Daniel
bakal sulit ni ren ; batin dani
yaudah kak aku pergi kekamar dulu ya dada; Sinta pergi meninggalkan mereka yg masih terkejut
kasian teman kecil kita; Daniel sambil melihat Rafa dan dimas, dimas dan Rafa hanya mengangguk.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote & komen ya😃👍🙆♂️