
seperti biasa di pagi hari mereka akan sarapan bersama, tapi yang berbeda kali ini adalah wajah rangga yang terlihat bahagia tidak seperti biasa nya yang terlihat murung, Rafa yang heran membuka suara nya.
"Rangga seperti nya bahagia sekali kamu hari ini apa ada hal baik yang terjadi" tanya Rafa mereka semua melihat kearah rangga.
"nggak kok biasa aja" jawab rangga dengan senyuman.
mereka heran baru kali ini mereka melihat rangga tersenyum seperti itu semenjak tinggal dengan mereka.
"apakah kamu jatuh cinta dengan seseorang atau kamu sedang pacaran" sambung Daniel menggoda rangga.
rangga terbatuk batuk"uhuk.. uhuk... tidak kak"rangga langsung membantah, dia melihat rendy yang sudah menatap tajam kearah nya.
"nggak bang Rendy. aku tidak pacaran. "
Rendy masih menatap tajam kearah nya.
"Aku bahagia karena beban dalam hatiku sudah hilang dan semua pertanyaan ku sudah terjawab" jelas rangga "mereka bingung dengan pernyataan rangga, tapi mengerti apa yang dikatakan rangga" lagian aku juga nggak ada niat pacaran ribet tau nggak apalagi aku sudah tau gimana kerjaan teman tamanku yang pada pacaran, pertama mereka harus menemani pacar mereka belanja yang abang tau kan belanja itu lama dan kita juga harus membawa belanjaan mereka, ke dua wanita itu sangat pe cemburu, dan ketiga kalau ngambek Heem itu paling ribet yang jelas wanita itu merepotkan "
dia terus melanjutkan betapa ribet nya perempuan tanpa sadar kalau aisya menatap tajam dirinya.
"Ekhem.. ekhem.. " mereka terus memberi isyarat kepada rangga untuk tidak bicara lagi
tapi dia tetap tidak paham.
"bang tenggorokan kalian sakit ya, bagaimana mana menurut kalian benar kan" tanya rangga dengan polosnya, mereka semua memalingkan wajah mereka , rangga baru sadar kalau aisya menatap tajam dirinya.
"tapi kalau kak asyi adalah wanita sempurna, cantik, baik, lemah lembut nanti kalo udah dewasa aku akan cari yg seperti kak asyi kayak bang Rendy iya kan bang"
Rendy hanya mengangguk agar singa ini tidak mengamuk kalau singa mengamuk bisa habis mereka.
"ya udah aku berangkat sekolah dulu ya" rangga berusaha menghindari tatapan aisya.
"biar Andre yang mengantar" ucap Rendy
__ADS_1
"kan aku udah bilang aku bisa me..
" rangga kesehatan mu masih belum pulih, seharusnya kamu tidak perlu sekolah tapi kamu bilang ada ulangan makanya kami mengijinkan, tapi sekarang kamu harus mendengar kan kami, lagi cuma beberapa hari aja kok sampai kesehatan kamu membaik liat tuh wajah kamu aja m pucat banget, kamu diantar andre ya biar kami juga tenang "aisya memberi pengertian pada rangga.
" baiklah "jawab rangga
" nanti langsung pulang jangan keluyuran "ucap dimas saat rangga menyalami mereka satu persatu.
" benar kamu nggak punya pacar kalau kamu mau abang bisa kenalin "goda Rafa yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Rendy.
" jangan dengarkan playboy itu belajar aja yang benar.
rangga sangat bahagia bertemu dengan orang sebaik mereka dia merasa sangat bersyukur.
di luar andre sudah menunggu nya, rangga sangat bahagia bahagia dia langsung memeluk andre.
"Ada apa tuan. " tanya andre apa yang membuat tuan muda nya itu tersenyum yang tidak pernah iya lakukan semenjak di rumah ini, kalau pun dia tersenyum itu seperti dipaksa kan.
"Bang andre aku sangat bahagia hari ini, ayo kita berangkat.
sekolah rangga adalah sekolah terbaik di kota x
sekolah itu milik LSN group yaitu milik Rendy. rangga dia sangat cerdas mungkin kalau dia tidak masuk mafia mungkin di usia nya itu dia sudah kuliah sekarang saja dia langsung naik kelas tiga .
di sekolah dia punya tiga teman atau mungkin yang mau berteman dengan rangga yang sifatnya hampir sama kayak Rendy(es batu) begitulah julukannya dan tentu saja dia menjadi favorit para gadis di sekolah nya. setiap dia masuk kelas hadiah sudah menumpuk di mejanya.
rangga sampai di sekolah yang membuat nya langsung di ke rumuni oleh wanita, bukan hanya melihat rangga tapi juga andre yang memiliki wajah yang tampan.
a.. aa.. Aa "Teman-teman rangga udah dateng" teriak para siswi mereka semua segera datang dan memberi hadiah.
andre segera menghalangi para wanita itu karena rangga sedang tidak sehat tapi jadi dia yang jadi korban wanita itu, para siswa yang melihat rangga ada yang iri ada juga yang kagum memang benar mereka harus mengakui ketampanan rangga dan kecerdasan nya.
semua siswi memberi hadiah sudah hampir setiap hari seperti itu dan para bodyguard yang menjaga rangga dari jauh juga menghampiri dan membantu karena kemarin rangga tidak masuk sekolah jadi gitulah tapi mereka juga senang karena kebanyakan hadiah yang mereka kasih adalah makanan jadi sekarang tiap pagi mereka akan ada makanan enak.
__ADS_1
akhirnya rangga lepas juga rangga dari cewek cewek yang menurutnya jadi merepotkan. dan dia sampai di kelas nya.
di dalam kelas sudah ada tiga teman nya, Yuda raka dan aldi mereka melihat rangga yang menarik nafas panjang sudah tau kenapa. rangga langsung menghampiri mereka dengan senyuman membuat mereka tercengang karena teman mereka belum pernah tersenyum.
"kenapa kalian liat gw begitu" tanya rangga
"lho senyum ngga " ucap raka
"emang kenapa kalo gw senyum"
"Nggak sih tapi kita heran aja semenjak kita kenal lho nggak pernah kita liat lho senyum gitu.
" masa...
"iya.. " jawab mereka kompak
yang membuat rangga tertawa mereka yang melihat rangga tertawa lepas makin merasa aneh mereka bertiga mendekat ke arah rangga.
"wajahnya memang pucat sih" kata raka
"dahinya juga sedikit panas" sambung aldi
"kyaknya nya beneran sakit deh" ucap Yuda
"Yaaak... kalian pikir gw gila" teriak rangga yang di pikir gila oleh temannya
"iya.. tidak tidak.. " sambung mereka bersamaan
"tapi lho beneran pucat ngga lho sakit" tanya Yuda
"iya tapi udah mendingan, gw juga udah minum obat" jawab rangga
mereka mengangguk "tapi kalo lho sakit bilang sama kita" ucap raka
__ADS_1
rangga hanya mengangguk tak lama kemudian bel berbunyi tanda masuk kelas dan mereka memulai pelajaran mereka.
bersambung jangan lupa tinggal kan jejak 👍