Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 35


__ADS_3

sekarang masa liburan sudah habis mereka kembali ke aktifitas masing-masing, sekarang mereka sedang makan malam .


"Apa kamu yakin mau kembali ke sekolah rangga" tanya Rendy yang masih khawatir


"aku yakin bang, lagian nggak mungkin kan aku selama nya di rumah dan hidup dalam ketakutan" ucap rangga


"baiklah, tapi kamu harus di antar andre" tegas Rendy


"tidak usah bang, penjaga itu mengganggu ku, aku tidak suka jadi pusat perhatian"


Rendy melepaskan sendok nya"kalau kamu nggak mau jadi pusat perhatian maka tidak usah sekolah "Rendy meninggal kan meja makan dengan rawut wajah marah.


" mas Rendy "panggil aisya menyusul Rendy


" rangga, Rendy melakukan ini karena dia tidak mau kejadian itu terulang lagi, apa kamu tahu saat kamu hilang Rendy bahkan tidak tidur untuk mencari kamu dia menyalahkan dirinya sendiri, apa kamu tahu abang kamu sebenarnya sangat rapuh dia tidak suka kehilangan orang terdekat nya, dan abang harap kamu mengerti kenapa Rendy bersikap seperti itu"jelas dimas


rangga menyesal karena telah mengatakan mengatakan hal yang menyakiti abang nya, Rendy adalah satu-satunya keluarga nya di dunia ini, rangga meninggal kan meja makan dan pergi ke kamar Rendy. di dalam kamar Rendy duduk di atas sofa dan aisya sedang membujuknya.


"mas dia masih anak anak jadi tidak mengerti

__ADS_1


tentang kekhawatiran kita" ucap aisya Lembut


"masih anak ank apanya dia sudah 17tahun" ucap Rendy dengan wajah kesal, mereka mendengar suara ketukan pintu dari itu adalah rangga.


"rangga, ayo sini bicara sama abang kamu, mas rangga datang" ucap aisya "aku keluar sebentar ya mas"rangga masuk dan duduk di samping Rendy.


" bang, bang Rendy aku salah maaf "ucap rangga dengan wajah di buat seimut mungkin" bang Rendy maaf aku salah"ucap rangga menarik narik lengan baju Rendy.


"rangga apa kamu tahu saat abang tahu kamu masih hidup abang sangat Senang, saat kami menangkap ayah angkat kamu dia memberitahu ku awalnya aku tidak percaya, bagaimana dia tahu tentang ku dan tentang mu, setelah itu abang untuk memenuhi janji bahwa abang akan melindungi keluarga nya, saat itu pertama melihat kamu abang ada perasaan berbeda saat melihat wajah kamu rasanya seperti melihat wajah mama kamu sangat mirip dengan mama, setelah itu abang menyelidiki semua nya abang baru tahu setelah melakukan tes DNA dan menyelidiki tentang ayah kamu ternyata dia orang menyelamatkan kamu dari kobaran api di rumah kita, saat itu abang sangat senang ternyata abang masih punya keluarga di dunia ini, setelah itu abang kehilangan kamu lagi saat itu abang benar benar hancur lalu tiga tahun kemudian abang melihat kamu lagi ternyata kamu menjadi musuh abang jadi memutuskan untuk melindungi kamu bersama rekan kamu setelah itu kamu tahu sendiri kelanjutan nya, jadi rangga abang tidak mau kehilangan seseorang sudah cukup mama papa yang meninggal dihadapan abang tapi saat itu abang tidak bisa melakukan apa apa abang hanya bisa melihat mama papa terbakar dalam kobaran api, abang tidak mau kehilangan kamu juga "tanpa sadar Rendy menitikkan air mata, Rendy mengusap wajahnya.


" bang maaf, aku akan menuruti semua perkataan yang abang katakan, terserah abang mau berapa pengawal suruh jagain rangga asal abang maafin rangga jangan marah sama rangga "bujuk rangga


" cengeng, abang tidak marah sama kamu tapi abang mengkhawatirkan mu, eh abang baru sadar setiap kali kamu bicara sama abang kamu sama seperti gadis kecil manja cengeng kalo diliat sama temen dan sama penggemar cewek kamu bisa ilfil mereka "canda Rendy


"berani kamu ya, sini kamu " Rendy mulai mengejar rangga mereka berlarian di kamar , sebenarnya aisya dari tadi memperhatikan mereka tersenyum kecil lalu masuk ke kamar nya.


keesokan harinya rangga sudah siap ke sekolah rangga turun dan sarapan pagi.


"rangga kamu yakin bisa kesekolah" tanya dimas

__ADS_1


"aku yakin bang dimas aku sudah bilang kan tadi malam" jawab rangga


"ini kunci mobil" ucap Rendy dan memberikan kunci mobil kepada rangga"tapi abang akan tetap kirim orang buat mengawasi kamu"


"beneran Bang" tanya rangga lagi tak percaya


"kalau kamu nggak mau abang ambil lagi"rangga langsung mengambil kunci nya" terimakasih bang"Rendy hanya tersenyum.


"kalo nggak ada pengawal gimana sama pacar kamu itu" canda Rafa


"aku nggak punya pacar bang" kesal Rangga


"aku tidak percaya, andre bilang kamu punya banyak cewek yang ngejar tiap hari bahkan kasih hadiah, berapa banyak pacar yang kamu punya" Rafa mendapat tendangan dari deniel lagi"apaansih "kesal Rafa


" jangan ngajarin yang bukan bukan sama anak kecil"ucap Daniel


"yang gw bilang beneran kok, iya kan rangga" rangga meninggal kan meja makan dan berangkat ke sekolah.


"kak Rafa kamu jangan suka usilin rangga coba lihat wajah nya tadi" ucap aisya

__ADS_1


"imut kan, apalagi saat wajah sama telinga nya merah imut banget dia sama seperti gadis kecil kalo lagi ngambek" mereka semua tertawa.


bersambung😁😁😁 like like likeπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„ πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


__ADS_2