Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 37


__ADS_3

sekarang aisya sedang duduk melamun di ruangan nya, dia menaruh pulpen di hidungnya dan menjatuhkan nya lagi dia melakukan nya berulang-ulang tanpa dia sadari ada yang memperhatikan nya dari tadi, rendy memperhatikan aisya dari tadi dia gemes sendiri melihat tingkah aisya setelah beberapa saat dia menghampiri aisya.


"ngapain cium pulpen mending cium aku aja" aisya terkejut melihat rendy di depan nya.


"ada apa tuan " tanya aisya yang malu malu


"nggak ada apa apa, aku tadi liat kamu bengong tadi sambil monyongin bibir kamu sambil cium Pensil, kalau kamu mau cium kenapa nggak aku aja ngapain cium pensil" canda Rendy


"jangan ngomong sembarangan ini di kantor tuan" ucap aisya khawatir jika ada yang lihat mereka.


"memang nya kenapa, aku kan lagi sama pacar ku, nggak ada yang larangkan aku mau mesraan sama pacar ku, lagian kan aku bos siapa yang berani melarang ku "


"iya ia, kamu memang bos nggak ada yang bisa ngelarang kamu, tapi kan aku pacar mu dan sekarang aku melarang kamu untuk bermesraan di kantor, sekarang cepat kamu keluar nanti ada yang liat" ucap aisya sambil mendorong rendy tapi sebaliknya rendy malah menghantukkan tubuh aisya ke dinding dan menatap nya tiga senti.


"tidak apa sekarang tidak ada orang jadi nggak masalah kan" ucap rendy, aisya pun memilih pasrah.


"jadi kamu mau apa" rendy tersenyum dan mendekatkan wajahnya dengan wajah aisya mata mereka saling bertemu aisya memejamkan matanya, rendy tersenyum licik.


"sebenarnya aku mau bilang hari ini ada klien dari paris, kita akan makan siang dengan mereka" rendy tertawa terbahak bahak setelah melihat reaksi aisya yang kesal dan juga malu wajahnya memerah.

__ADS_1


"kamu mempermainkan ku " ucap aisya dan mencubit rendy.


"aww, sakit sayang" ucap rendy


"rasain" ucap aisya kesal"eh soal klien itu kok tiba tiba sih mas "


"mana ada tiba tiba, sebenarnya mereka langsung menghubungi ku tapi aku lupa kasih tahu kamu"


"aku tidak percaya kamu lupa hal sepenting ini, kamu nggak pernah lupa, apa lagi soal kerjaan" selidik aisya.


"Aku itu manusia tentu saja bisa lupa" jawab rendy


aisya hanya mengangguk"baiklah aku akan persiapkan semua nya "ucap aisya


"keluar" ucap aisya, rendy keluar dengan senyuman "sayang aku akan beri kejutan untuk kamu hari ini" senyum rendy penuh arti.


setelah beberapa menit aisya membereskan berkas nya mereka berangkat menuju tempat tujuan, setengah jam kemudian mereka sampai salah satu restoran mewah di sana, mereka masuk ke restoran itu dan masuk kesalah satu ruangan VIP di restoran, setelah masuk ke ruangan itu sejenak aisya tertegun sejenak karena melihat salah satu orang di sana orang itu juga melihat aisya, tapi aisya berusaha menahan nya karena di sana ada orang lain selain mereka, setelah beberapa saat makan siang selesai semua orang keluar kecuali aisya rendy dan orang itu, mata aisya mulai berkaca kaca.


"asyi" ucap orang itu dan langsung memeluk aisya tapi aisya tidak membalas pelukan nya

__ADS_1


dia hanya diam dengan air mata yang terus mengalir, rendy tidak mengatakan apa apa.


"bang syan " aisya melepaskan pelukan nya "kenapa kamu kembali" tanya aisya dengan berlinang air mata tapi juga ada kebencian di matanya "kenapa kalian datang lagi kedalam hidupku" tanya aisya dengan berteriak untung ruangan itu kedap suara, rendy terkejut dengan reaksi aisya ini bukan seperti yang dia bayangkan.


Arsyan Chandra gubta adalah abang dari aisya


saat orang tua mereka berpisah mereka juga ikut di pisahkan, Syan lelaki yang lembut dan juga penyayang dia juga selalu tenang apapun yang dia hadapi dia juga memiliki wajah yang tampan dia juga pengusaha yang sukses.


"asyi, maaf kami tidak bermaksud meninggal kan mu saat itu dengarkan abang ya" ucap syan


"tidak bermaksud, tapi kalian semua meninggal kan ku,kalian meninggal kan ku sendirian, kalian tidak ada yang mempedulikan ku, kalian semua egois aku membenci kalian" aisya keluar dari ruangan itu dengan terisak, saat syan ingin mengejar nya rendy menghentikan nya "biarkan dia tenang dulu" setelah mendengar ucapan rendy syan mengangguk karena rendy juga yang mengundang nya.


rendy mengejar aisya sampai ke mobil dia melihat aisya di dalam mobil rendy Juga masuk ke mobil.


"mas, kenapa kenapa semua orang meninggal kan ku, apakah aku tidak baik apakah aku buat sesuatu yang salah sehingga semuanya orang meninggal kan ku" ucap aisya dengan terisak


"kamu tidak salah mereka yang salah karena meninggal kan mu" ucap rendy dan memeluk aisya.


"mas, kamu tidak akan meninggalkan aku kan, aku sangat takut" ucap aisya dan memeluk rendy semakin kuat

__ADS_1


"dasar tengil, apa yang kamu katakan aku tidak akan meninggalkan mu, bagaimana aku bisa melakukan nya" ucap rendy sambil mengelus kepala aisya.


Bersambung ❤😃😃🐭🤍👩‍🦳😍😘😭💕😁😂❤😍😌👀🙈👄👄👄💅😊👍✨semoga semua orang bahagia sehat dan juga panjang umur. AMIN.


__ADS_2