Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 26


__ADS_3

keesokan paginya rangga perlahan membuka matanya dia melihat sekeliling nya


ternyata itu benar bukan mimpi dia benar benar dirumah nya. dia melihat sekeliling dan ruangan itu sepi dan mengingat kan nya pada tempat di mana dia di sekap karena di tempat itu hanya seberkas cahaya matahari yang masuk. disaat rangga disekap dia benar benar di siksa dengan sangat berat apalagi tubuh nya juga sangat lemah saat itu. rangga melihat sekeliling nya dia merasa sangat ketakutan tiga hari tiga malam dia tersiksa bahkan dia tidak di kasih makan kalau Rendy telah menyelamatkan nya mungkin dia sudah tiada sekarang.


"bang, bang Rendy, kak aisya " rangga memanggil nama mereka dengan bergetar seluruh tubuhnya bergetar"bang Rendy... "panggil rangga berteriak semua orang langsung masuk ke kamar Rangga. saat mereka masuk rangga duduk di lantai dan memeluk lutut nya dengan tubuh bergetar.


" ada apa rangga "ucap Rendy dan memapah rangga ketempat tidur.


" rangga ada apa '"aisya mengelus kepala rangga.


"kak ruangan ini sangat sepi aku takut kak"ucap rangga dengan tubuh yang masih bergetar


" bukankah selama ini kamu suka ketenangan"sambung aisya


rangga tidak menjawab hanya tubuh nya yang bergetar dan seluruh tubuh nya mengeluarkan keringat dia memegang tangan Rendy dengan sangat kuat "bang jangan meninggal kan ku sendiri nanti mereka datang lagi jangan meninggal kan ku sendiri" hanya kata itu yang keluar dari mulut rangga.


"kami tidak akan meninggalkan mu abang akan di sini semua orang ada di sini apa kamu lapar makan dulu ya setelah itu kamu minum obat, Oke" ucap aisya"mas aku ambil makanan buat rangga "


Rendy hanya mengangguk "kalian pergilah lagi pula kalian akan berangkat ke kantor kan nanti kalian terlambat ada aku dan aisya di sini.

__ADS_1


" kami kan bos terlambat dikit nggak apa apa kan lagi pula kami ingin menjaga rangga "ucap Rafa yang di angguki dimas dan deniel


" kenapa kalian nggak bilang aja kalo kalian malas"


"tuh kamu tau badan ku sakit semua karena semalam ya nggak" ucap Rafa


"yaudah kalian istirahat sana"


mereka mengusap kepala rangga dan keluar untuk istirahat.


aisya masuk dan membawa makanan dan menyuapi rangga dengan telaten Rendy yang melihat nya menjadi terharu dia merasa beruntung mempunyai aisya dalam hidup nya tidak hanya cantik baik pengertian dan juga dewasa . setelah menyuapi rangga dan memberi nya obat rangga langsung tertidur karena efek obat dia baru sadar bahwa orang yang duduk di sofa itu dari tadi selalu melihat nya. dia menghampiri orang itu.


"ada" ucap Rendy terus tersenyum melihat aisya


"di mana mas" tanya aisya dan terus mengusap wajahnya "ada apa mas di wajah ku"


Rendy menarik aisya kedalam pangkuan nya memeluk pinggang aisya "ada kecantikan di wajah kamu sayang" blush wajah aisya langsung memerah mendengar bisikan Rendy dia memegang pipinya karena merasa malu Rendy merasa gemes melihat tingkah aisya.


"dari mana kamu belajar ngegombal kayak gitu dari kak Rafa ya" ucap aisya balik menggoda Rendy.

__ADS_1


"aku nggak gombal beneran kok aku merasa beruntung banget punya kamu baik pengertian cantik lagi kamu nggak pernah marah kalau aku sibuk bahkan kita belum pernah ngedet bareng kan karena aku selalu sibuk tapi kamu nggak pernah marah kamu benar benar pacar paling baik di dunia"


"siapa suruh pacar ku sangat tampan sampai membuat ku tidak bisa marah dengan nya, tapi tadi kan kamu bilang aku pacar terbaik dunia mana hadiah ku"


"kamu mau hadiah apa nanti aku beliin"


cup


cup


cup


aisya mencium seluruh bagian wajah Rendy dari kepala sampai mulut dengan singkat


"aku udah dapat hadiah ku" ucap aisya dan mengalungkan tangan nya di leher Rendy


"kamu udah mulai nakal lagi ya" Rendy menggelitik tubuh aisya hingga membuat nya tertawa.


"mas nanti rangga bangun ha.. ha.. ha ampun mas ampun mas.. ha.. ha.. ha.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2