Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 41


__ADS_3

Tiga bulan kemudian aisya kembali lagi ke negara tempat asal nya, dia sangat bahagia sepanjang perjalanan dia terus tersenyum sambil membayangkan wajah terkejut Rendy, seperti yang disepakati sebelum nya aisya akan kembali ke rumah Wijaya.


"eh, nona aisya telah kembali" ucap salah satu penjaga yang membuka gerbang.


"gimana mang kabarnya" sapa aisya ramah


"sehat neng, saya beritau orang rumah dulu ya non"


"tidak usah mang, saya mau beri mereka kejutan" ucap aisya


"sini kopernya non biar mang bawa"


"makasih ya mang " aisya menyerah kan kopernya dan masuk kedalam dan karena hari ini hari libur semua orang ada di rumah.


semua orang sedang duduk santai di depan TV sambil memakan cemilan,dan percekcokan antara Rafa dan juga Daniel rangga yang selalu fokus dan juga tenang dan dimas dengan senyuman manisnya,aisya tersenyum melihat kebiasaan orang rumah itu yang tidak pernah berubah.

__ADS_1


"aku sangat merindukan suasana ini" batin aisya "kak rafa, kak Daniel kapan kalian akan dewasa" mendengar suara itu mereka semua bangun dari tempat duduk nya dan menghampiri aisya dan memeluknya satu persatu kecuali rangga yang hanya diam menatap aisya "kenapa rangga apa kamu tidak merindukan kakak apa kamu lupa dengan wajah cantik kakak mu ini selama tiga bulan" tapi rangga hanya diam tidak bergerak aisya menghampiri nya dia menyadari ada yang beda dengan rangga "kenapa apa kamu tidak senang kakak pulang"


"tentu bukan, aku sangat merindukan kakak aku


juga sangat senang kakak kembali mungkin bang Rendy juga kembali" ucap rangga membuat aisya terkejut.


"apa maksud kamu rangga ada apa ini bang" tanya aisya yang sudah mulai khawatir dan juga cemas.


"tiga minggu yang lalu Rendy menghilang dan tidak tahu kemana" ucap Daniel


"kalo menghilang kenapa kalian tidak mencari nya dan kenapa tidak ada yang memberi tahu aku bang"


"kenapa mas Rendy melakukan nya dan kenapa kalian bisa berpikir seperti itu, dan untuk apa mas Rendy bersembunyi dari kita? " tanya aisya sekarang wajah nya penuh air mata "bagaimana jika terjadi sesuatu kepada nya"


"kamu mengatakan apa aisya tidak akan terjadi apapun kepada nya, dan kenapa kami mengatakan itu bukan hanya Rendy yang menghilang, andre dan alex juga menghilang bahkan semua anggota markas kita juga sudah tidak ada dan sebelum Rendy pergi dia juga memberantas para musuh kita itu yang membuat kami berpikir seperti itu, mungkin sekarang dia ada di suatu tempat dan dia pasti akan kembali dan kami akan selalu berusaha untuk mencari nya "ucap dimas dan memeluk aisya untuk menenangkan nya.

__ADS_1


" tapi jika Rendy ingin bersembunyi pasti akan sulit..... awwh sakit Daniel kenapa kenapa kamu menginjak ku"Rafa meringis ketakutan


"lho kalo bicara nggak tahu situasi tahu nggak, liat wajah aisya sama rangga" bisik Daniel.


"ya sudah aisya kamu tenang Rendy pasti akan kami temukan sekarang kamu istirahat di kamar kamu juga pasti lelah kan" aisya mengangguk mendengar perkataan dimas.


Aisya naik ke atas untuk ke kamar nya sebelum


ke kamar nya dia terlebih dulu ke kamar Rendy


dia menatap ke seluruh kamar sangat banyak kenangan di dalam kamar ini, aisya mengambil


salah satu foto Rendy.


"aku rindu kamu mas, kamu kemana?" air mata aisya jatuh membasahi wajah nya "bukankah kamu bilang akan menunggu ku, tapi kenapa sekarang kamu malah nggak ada" aisya memeluk foto Rendy tanpa sadar dia tertidur di kamar Rendy, dimas masuk ke dalam dia melihat aisya tertidur dengan memeluk foto Rendy.

__ADS_1


"es batu lho dimana sih kita cemas tahu nggak" ucap dimas mengambil foto dan menaruhnya kembali dan menyelimuti aisya dan keluar dari kamar.


bersambung❤❤❤ like 🤍🤍coment 🥰🥰🥰🥺🥺🥺


__ADS_2