
guru mengakhiri pelajaran karena sudah waktu
istirahat mereka semua ke kantin tapi rangga dia masih sangat lemah dan wajahnya semakin pucat dia memilih duduk di dalam kelas .
"lho yakin gak papa ngga wajah lo pucat banget ngga" ucap raka khawatir dan memegang dahi rangga dan terkejut dahi nya sangat panas.
"udah gw nggak apa apa kalian pergi aja gw istirahat di kelas aja kalian pergi aja ke kanti nanti waktu istirahat keburu habis" ucap rangga dan membenamkan wajah nya di atas meja.
"yaudah kita pergi nanti kita bawain makanan buat lho" jawab raka dan keluar dari kelas menuju kantin.
sementara rangga tertidur ada seseorang yang mendekat pada nya, rangga menyadari bahwa ada suara nafas seseorang tapi tidak mungkin teman nya karena mereka belum keluar, rangga mencoba untuk tidak panik tapi suara nafas dan suara langkah kaki itu makin mendekat pada nya lalu dia melihat ke belakang nya dan orang itu menyemprotkan obat bius kepada rangga.
"kamu.. bang Rendy" ucap rangga lalu kehilangan kesadaran nya.
lalu tiba tiba terdengar suara alarm kebakaran semua murid tampak berlarian dan berteriak, Yuda raka dan juga Aldi juga berlari tapi bukan keluar tapi untuk mencari rangga karena rangga bilang dia sedang sakit, mereka teman yang setia kan, mereka masuk ke kelas tapi rangga sudah tidak ada mungkin dia sudah keluar pikir mereka dan akhirnya mereka juga berlari dan anak buah Rendy juga ikut ke dalam untuk mencari rangga tapi nihil hasilnya tidak ada lalu Andre juga sampai di sana.
"dimana tuan muda" tanya andre
__ADS_1
"tuan rangga tidak ada tuan kami sudah mencari nya ke seluruh tempat tapi tuan muda tidak ada tuan. " jawab salah satu dari mereka
"apa, apa kau sudah bosan hidup cepat cari lagi kalau sampai dia terluka tuan tidak akan memaafkan kalian" teriak andre mereka segera kembali rangga begitu pula dengan andre lalu dia bertemu dengan teman rangga.
"tunggu kalian teman nya rangga kan" tanya andre
"iya, kami temannya kalau nggak salah anda yang selalu mengantar rangga kan" jawab raka ramah.
Andre mengangguk "apa kalian melihat rangga " tanya andre.
mereka melihat satu sama lain mereka semua menggeleng "apa dia belum keluar" tanya aldi
mereka mulai panik karena tidak tahu keberadaan rangga "dan kayaknya kebakaran ini ada yang jahil tadi gw udah cek ada yang bakar sampah di dekat alarm, dasar orang nggak punya otak" gerutu Yuda
"gawat jebakan" andre langsung berlari dan meninggal kan teman teman nya rangga yang sedang bingung mendengar perkataan andre
Di kantor Rendy merasa sangat gelisah di uring uringan dan tidak fokus melakukan pekerjaan nya, aisya yang sedang membacakan laporan yang melihat Rendy memutuskan untuk bertanya.
__ADS_1
"kamu kenapa mas " tanya aisya menutup laporan nya dan memegang tangan Rendy.
"Aku juga tidak tahu aku merasa sangat gelisah Ai " jawab Rendy dengan wajah khawatir.
"mungkin itu perasaan kamu saja " ucap aisya menenangkan Rendy
Rendy hanya mengangguk tapi hatinya tetap merasa gelisah.
drutt
drutt
suara ponsel Rendy dari andre, Rendy mengangkat nya dan saat mendengar yang dikatakan andre mata nya membelak wajah nya
memancar aura membunuh tangan nya mengepal tanpa sadar dia meninju mejanya yang membuat aisya yang dari tadi fokus memeriksa laporan menjadi terkejut.
"ada apa" tanya aisya yang melihat kepanikan rangga.
__ADS_1
"rangga menghilang" ucap Rendy dan langsung pergi menuju markasnya dengan wajah membunuh dia sangat kesal dengan kecerobohan anak buah nya dalam menjaga rangga di ikuti oleh aisya di belakang nya dia masuk ke dalam salah satu ruangan yang penuh dengan alat penyiksa dan orang orang yang sudah babak belur.
bersambung❤jangan👩🦳lupa🤍like💙and💕comment ya👍