Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 34


__ADS_3

di atas komidi putar aisya seperti sendiri Rendy sibuk dengan ponsel nya, entah apa yang dia lakukan, aisya sangat kesal dengan sikap Rendy yang tidak pernah peka kalau bukan cinta udah dia depak Rendy dari hadapannya sekaligus hidup nya.


"mas kamu lagi ngapain sih" aisya menahan marah nya padahal tadi pagi Rendy bilang mau ajak dia kencan sekarang malah sibuk sama HP nya "mas" aisya mengeraskan suaranya


"sebentar sayang, kerjaan aku ini penting banget sayang bentar ya" ucap Rendy yang tidak menghiraukan aisya.


Aisya tidak menghiraukan Rendy lagi dia sangat kesal kali ini. padahal dia pingin nya sekarang suasana romantis tapi sekarang dia malah kayak sendiri Rendy cuma sibuk dengan pekerjaan nya. setengah jam kemudian aisya dan Rendy turun aisya masih marah pada Rendy tapi Rendy tetap tidak menghiraukan nya.


mereka memutuskan untuk untuk pulang di dalam perjalanan pulang aisya terus berwajah cemberut bahwa Rendy bukan membawa nya pulang melainkan ke hotel bintang lima.


"mas kenapa kita kesini" tanya aisya penasaran


"nanti kamu juga tahu" Rendy menarik aisya kedalam hotel, didalam hotel mereka sudah di sambut oleh pegawai hotel. dan datang beberapa wanita menghampiri Rendy itu adalah Mua yang di panggil khusus oleh Rendy.


"mas ada apa ini" aisya makin penasaran


"kamu ikut aja mereka" ucap Rendy. aisya mengikuti mereka seperti yang di suruh Rendy.


setelah beberapa jam aisya selesai di dandani. sekarang dia sangat cantik memakai dres berwarna putih sederhana tapi sangat elegan dan kelihatan mewah dengan kecantikan alami aisya dan di tambah keahlian para Mua itu menambah kecantikan aisya dan sangat sempurna.

__ADS_1


para pelayan membawa aisya ke taman hotel yang sudah di hiasi dengan lilin sepanjang jalan, setelah sampai para pelayan meninggal kan aisya di sana aisya melihat sekeliling nya dia terus berjalan menuju depan lalu dia melihat Rendy yang sedang berdiri membelakangi nya"mas Rendy "Rendy berbalik setelah mendengar suara aisya, dia terpana melihat kecantikan aisya bahkan tidak mengedipkan matanya. lalu Rendy menghampiri aisya "gadis cantik apakah kamu mau berdansa dengan ku" ucap Rendy sambil menjulurkan tangannya "tentu, dengan senang hati" aisya membalas ajakan Rendy.


mereka berdansa di tambah iringan musik membuat suasana jadi sangat romantis "jadi kamu sibuk dengan HP tidak mempedulikan ku itu semakin karena ini"


"iya, jadi sekarang nona cantik apakah aku sudah di maafkan"


"tergantung kerja anda tuan tampan"


setelah selesai dansa Rendy membawa aisya kemeja makan di sana sudah ada semua makanan kesukaan aisya, mereka duduk saling berhadapan."aisya, ada sesuatu yang ingin ku katakan "ucap Rendy dan menggenggam tangan aisya"aisya kamu tahu sebenarnya aku tahu aku banyak kekurangan dalam percintaan, aku tidak peka, romantis dan mungkin juga kurang perhatian, tapi aku bisa memastikan aku sangat mencintaimu dan hari ini aku ingin memintamu untuk jadi pacar ku, apa kamu bersedia "ucap Rendy dengan tulus.


" sayang apa kamu tahu saat pertama kali melihat mu, aku sudah jatuh cinta sama kamu, aku juga tidak tahu kenapa aku mencintaimu, jadi karena aku mencintaimu aku juga mencintai semua kekurangan kamu, jadi aku bersedia menjadi pacar kamu "jawab aisya dengan tetesan air mata.


"hadiah apa" jawab aisya penuh semangat.


"tutup mata kamu" aisya menutup mata nya, Rendy bangun dari tempat duduk nya dan memperlihatkan kalung yang terpisah "sekarang buka mata kamu" aisya membuka mata nya bukan wajah gembira yang dia perlihatkan tapi bingung dengan kalung yang diperlihatkan Rendy.


"sayang kenapa kamu memberiku kalung putus, apa kamu sudah tidak ada uang untuk membeli ku kalung yang bagus" canda aisya


"bukan sayang coba kamu liat ya" lalu Rendy menyatukan kedua kalung nya "nama kalung ini tidak terpisah kan, lihat ini huruf inisial nama kita berdua R&A setelah kita menyatu kan kalung ini apapun yang kamu lakukan mereka tidak akan terpisah kan"

__ADS_1


"keren sekali, berarti kita tidak akan terpisah kan seperti kalung ini" ucap aisya sumringah


"sini aku Pakaikan kalungnya" Rendy memakai kan kalung di leher aisya dan memeluk aisya dari belakang, sekarang mereka berdiri di dekat jendela dan melihat pemandangan kota yang sangat indah.


"sangat indah" ucap aisya


"iya, memang sangat indah, sayang aku punya hadiah satu lagi buat kamu"


"kenapa kamu hari ini kasih aku banyak hadiah, ada apa hm "


"aku ingin menyenangkan orang yang ku cintai apa tidak boleh"


"boleh tentu boleh jadi apa hadiah nya" tanya aisya semangat


"sekarang kamu tutup mata kamu aku hitung sampai tiga kamu buka mata"aisya menutup mata nya satu dua tiga, sekarang buka mata kamu" aisya membuka matanya dia melihat kembang api yang sangat indah"gimana apa kamu suka "


"tentu saja suka" jawab aisya


"karena suka apa aku dapat.. " sebelum melanjutkan bicara nya aisya langsung membungkam mulut Rendy dengan ciuman.

__ADS_1


bersambung 😁like like like πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„coment πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2