Bos Ku Dia Milikku

Bos Ku Dia Milikku
part 53


__ADS_3

Aisya menghubungi kakak wanita nya untuk


membantu nya dia juga menghubungi Sinta.


"sini hubungi semua orang dan periksa semua CCTV di daerah taman bermain dan cari tau ke beradaan mas Rendy" ucap aisya dan langsung mematikan ponsel nya. "kak seharusnya tadi aku mengikuti nya" ucap aisya wajahnya penuh air mata.


"ini bukan salahmu, seharusnya aku tidak mengikuti keinginan Rendy" dimas menyalahkan dirinya sendiri "kalo ketemu dengan mereka akan ku habisi mereka,sungguh berani bermain dengan keluarga Wijaya" dimas mengeluarkan sisi menakutkan nya lagi.


"kak dimas sekarang kamu lebih menakutkan daripada mas Rendy" ucap aisya.


"sebenarnya aku memang lebih menakutkan dari mereka" ucap dimas dan menancap mobil nya dengan ke cepatan tinggi.


ponsel aisya berdering "asyi, kakak bilang ke hotel nya sekarang" Sinta juga langsung memutuskan ponsel nya untuk membalas dendam pada aisya.


"dasar sisin balas dendam awas lo ya" aisya yang kesal sekarang"mungkin ini yang dia rasain tadi, kak kita ke hotel XX sekarang, mereka juga menghubungi Rafa Daniel dan Juga rangga.


Setelah sampai aisya melihat Sinta menunggu nya di lobi, aisya langsung menghampiri nya.


"Sinta.. di mana mas Rendy dia baik baik aja kan, dimana dia sekarang" tanya aisya bertubi-tubi.


"tenang ai, dia aman sekarang ayo ikut aku" Sinta mengajak aisya ke kamar hotel, di dalam kamar Rendy sedang terbaring, aisya langsung menghampiri nya dan memeluk nya.


"dia kenapa" tanya aisya karena melihat Rendy tidak sadar


"dia dalam pengaruh obat bius, apa kau tahu dia hampir di perkosa, untung saja ada kakak kalo tidak kamu tidak akan punya suami lagi"


"apa yang sebenarnya terjadi sin " tanya aisya


"saat itu kebetulan kakak sedang ada di hotel, awalnya kakak berpikir Rendy mengkhianati lo, rencana nya dia mau menghabisinya, tapi untung ada gw menghubungi nya tepat waktu kalo tidak.. "


"terimakasih... " ucap seorang yaitu dimas.


"sama sama... sangat tampan" ucap Sinta tanpa sadar saat melihat dimas yang membuat dimas salah tingkah"kalo mau berterima kasih kasih aku WA kamu "Sinta memberikan ponsel nya kepada dimas.

__ADS_1


" ah.. "awal nya dimas bingung tapi dia tetap memberikan nya.


" kak dimas selamat ya dan juga kamu mungkin akan repot "ucap aisya penuh arti


" oh iya Sinta di mana orang itu "tanya Rafa yang membuyarkan lamunan Sinta yang dari tadi menatap dimas.


" ayo ikut aku"Sinta menarik tangan dimas dan menuju salah satu ruangan "kak tika gimana orang nya.


Cantika juga seorang pemilik hotel dia sangat cuek terhadap laki laki dia mandiri dan juga cantik orang nya baik dan juga tulus.


" itu dia "tika menunjukkan wanita yang sudah babak belur


" kak tika kamu terlalu kejam"ucap Sinta sambil melihat wanita yang tidak tampak lagi wajahnya.


"dia sudah berani menyentuh punya adikku kalo punya mu disentuh aku juga akan melakukan hal yang sama"


"baiklah, dia milikku kamu harus melindungi nya" ucap Sinta sambil menunjuk dimas. yang di tunjuk malah terbatuk batuk.


"dimana asyi " tanya tika


"dia sedang menemani kekasih nya"jawab Sinta


Dimas mendekati wanita itu dengan tatapan penuh amarah dan mencekik nya" siapa yang memberimu ke beranian untuk menyentuh keluarga Wijaya "ucap dimas dan makin mencekik wanita itu.


" apa kalian tidak tahu dia Riska salah satu karyawan di perusahaan nya Rendy dan dia juga ngaku ngaku pacar nya Rendy "sahut Sinta


" wanita seperti mu ingin masuk keluarga kami tidak pantas sama sekali dasar wanita murahan, kamu benar benar membangkitkan rasa membunuh ku"ucap Dimas karena baginya tidak ada yang boleh menyentuh keluarga nya apalagi Rendy.


"ampun tuan saya hanya menerima perintah pak irwan dan pak ilham ampuni saya tuan" ucap Riska


"berani mengkhianati keluarga Wijaya harus mati"ucap dimas


" tuan tolong ampuni saya"Riska menangis tersedu sedu dan memohon ampun.

__ADS_1


"dim ampuni dia" ucap Daniel


"kenapa Daniel semenjak kapan kamu jadi lembut, apa karena dia wanita" ucap dimas


"bukan, ampuni dia demi Rendy bukan kah lo juga mengatakan itu ke mereka" sambung Daniel, dimas melepas cengkraman nya.


"ingat saat irwan dan ilham bertanya katakan bahwa kau berhasil kalo tidak aku sendiri yang akan melenyapkan mu dari dunia ini" ucap Daniel, Riska langsung berlari keluar dari kamar itu.


Aisya dan rangga menunggu Rendy bangun, rangga sudah tertidur di sofa sementara aisya terus menatap Rendy. dimas Rafa dan juga Daniel masuk ke kamar.


"ssht... kita berbicara di luar rangga sudah tertidur"


"bagaimana kak" tanya aisya


"ilham dan irwan" jawab Rafa


"mereka benar benar kelewatan padahal mas Rendy sudah memperingati mereka " aisya mengepalkan tangan nya


"asyi gw pulang dulu ya nanti bokap nyariin" Sinta yang tiba-tiba datang.


"sejak kapan Sinta jadi patuh" goda aisya


"gimana nggak patuh dari pada nanti gw di jodohin" Sinta memutar bola matanya.


"perlu gw suruh kak dimas anterin" ucap aisya penuh arti


"itu lebih tidak boleh, kalo papa gw tahu diantar sama cowok habis gw di serbu pertanyaan, gw pulang dulu ya bye"


"bye.. "aisya melihat Sinta pergi dan melirik dimas" gimana kak apa kakak suka"


"ahhh.... " wajah dimas tersenyum "dia ,aku tidak tahu"


bersambung❤❤❤❤🐭🤍👩‍🦳👍😇🦁🥰🥺🤑

__ADS_1


__ADS_2