
sudah lima hari semenjak aisya pindah ke Mession Rendy dia sudah merasa bosan sudah sore dan sudah waktunya Rendy pulang aisya yg dari tadi menunggu nya di rumah saat mendengar suara mobil aisya langsung turun dan menghampiri Rendy sambil membawa kopi
ini pak kopi nya ; aisya sambil menaruh kopi dimeja didepan Rendy, aisya memasang wajah imutnya Rendy yg melihat itu sudah mengerti
disana juga ada dimas dan yg lain
ada apa baru beberapa hari kerja udah ada permintaan mau apa; tanya Rendy dengan ketus
tuan boleh nggak kalau saya ajak teman saya disini, disini saya nggak ada teman; jawab aisya sambil tersenyum manis
nggak boleh ; jawab Rendy tegas
tapi tuan... ; jawab aisya tapi langsung dipotong oleh Rendy.
tidak boleh ; jawab Rendy tegas dan sedikit berteriak
aisya yg mendengar Rendy berteriak menjadi marah saat Rendy mau mengambil aisya mengambil kopi itu
yaudah kopi nya juga nggak jadi; jawab aisya merajuk dan mengambil kopi nya kembali mereka terkejut dengan perilaku aisya tidak ada yg berperilaku seperti itu didepan Rendy.
asyik kop
aisya kopi nya buat aku aja gimana ; tanya dimas
nggak boleh ; jawab aisya dengan menatap tajam dimas aisya melihat sekeliling andre ; panggil aisya berteriak, yg diruangan itu merasa terkejut tapi tidak ada yg berbicara entah mengapa mereka sangat takut dengan kemarahan aisya begitu juga dengan Rendy dia sangat gugup
andre pun datang, ada apa nona aisya ; tanya andre gugup kenapa gue jadi patuh sama nona aisya
sini cobain kopi gue buat tanda Terima kasih karena udah jemput gue ; jawab aisya dengan wajah kesal
kan udah lima hari kok baru sekarang Terima kasihnya ; gumam andre dalam batin nya
andre melihat kearah tuan nya. mereka berempat langsung mengangguk ngangguk.
ngapain liatin mereka minum; bentak aisya
__ADS_1
andre langsung menghabiskan kopi itu sekali teguk..
mulai sekarang bikin kopi sendiri ; bentak aisya
eh teman kecilku jangan gitu dong kita nggak bisa tanpa kopi spesial mu apalagi dipagi hari
iyakan ; tanya dimas pada mereka sambil memberi isyarat kepada mereka, mereka mengangguk cepat tapi tidak dengan Rendy iya kan ren; tanya dimas pada Rendy dan memberikan isyarat
heemm; jawab Rendy dengan deheman saja
tapi kak aku tidak punya temen disini kak; sambung aisya dengan wajah sedih
emang kami bukan teman mu kan kami ini juga teman mu; jawab dimas lembut
iya asyi, kan kamu suruh kami panggil asyi karna kamu menganggap kami sahabat mu ; jawab Rafa membelai rambut aisya
iya asyi jangan sedih lagi dong ; jawab Daniel menghapus air matanya aisya.
tapi kan aku perempuan, coba lihat dirumah ini nggak ada perempuan yg masak bersih bersih semua laki-laki baju di loundry lama lama aku yg jadi laki; jawab aisya yg berlinang air mata
siapa yg ngelawak aku serius kak; jawab aisya merengek
iya, iya nanti kita cari temen wanita dirumah ini buat jadi teman kamu ya ; jawab Daniel tersenyum.
serius kak ; jawab aisya dengan mata penuh harap tapi raut wajahnya berubah saat melihat Rendy. mereka paham dengan tatapan aisya
Rendy.... ;panggil mereka bertiga dengan tatapan tajam yg dilihat pun menoleh dan ia melihat wajah aisya penuh harap ia pun melepaskan nafas kasar
beneran tuan; tanya aisya tak percaya, benar tuan tanya aisya lagi
mau saya berubah pikiran; balas Rendy ketus
nggak tuan yee.. makasih kak; aisya sambil memeluk mereka satu persatu dan saat tiba di Rendy aisya memeluk nya
terimakasih tuan ; ucap aisya ia melepaskan pelukan nya dan duduk di pangkuan Rendy
__ADS_1
dan memegang wajah Rendy dan menatap nya dalam, Rendy hanya diam dan aisya langsung mencium bibir Rendy, rendy tidak bergerak
1 menit
2 menit
aisya melepaskan ciuman nya dan dia membisikkan kepada Rendy
ini ciuman pertama ku tuan manis bukan seperti nya juga Ciuman pertama mu; ucap aisya dengan lembut
hei kalian menganggap kami tidak ada; ucap dimas menggoda mereka
aisya pun sadar, apa yg kulakukan aku pasti akan dipecat; gumam aisya
maaf tuan, tuan terlalu menggoda ; ucap aisya keceplosan, apa yang kukatakan; gumam aisya
dia pun berlari dengan wajah memerah karena malu
Rendy masih terdiam tidak bergerak Rafa berniat menjahili nya, gimana rasanya Rendy
tanya rafa
"manis" jawab Rendy tanpa sadar
benar itu ciuman pertama ren ; sahut Daniel
Rendy, ren; panggil dimas tapi Rendy tidak menjawab
gue mau mandi panas; jawab Rendy dengan tatapan kosong
ha ha sontak mereka tertawa melihat tingkah Rendy
bersambung
jangan lupa vote sama komen 👍😄
__ADS_1